Merasa Terancam, Warga Siap Bongkar Sendiri Tower Telkomsel 


Rabu, 07 Oktober 2020 - 19:13:51 WIB
Merasa Terancam, Warga Siap Bongkar Sendiri Tower Telkomsel  RDP mengenai pembangunan tower PT Telkomsel di RT 10 RW 15 Kav Kamboja Kel Sei Pelunggut Kec Sagulung.(Damri/Haluankepri.com)

HARIANHALUAN.COM-Sejumlah warga RT 10 RW 15 Kavling Kamboja Kelurahan Sei Pelunggut Kecamatan Sagulung, meminta dan mendesak DPRD Kota Batam untuk memberikan rekomendasi kepada pihak terkait untuk membongkar sebuah tower PT Telkomsel jenis monopole yang dibangun di pemukiman mereka.

Hal itu disampaikan warga saat  mengadu kepada komisi I DPRD Kota Batam, Rabu (7/10/2020).

Menurut mereka keberadaan towor Telkomsel tersebut sangat meresahkan warga disitu, sebab jarak toweritu sangat dekat sekali dengan rumah warga.

Sehingga apabila angin kencang warga harus keluar rumah karena takut tower tersebut bakal tumbang dan menimpa rumah mereka, baik itu siang maupun malam hari.

Pospita Mini, salah seorang warga RT 10 RW 15 Kavling Kamboja Kelurahan Sei Pelunggut Kecamatan Sagulung mengatakan, dulu saat dimintai persetujuan warga untuk pembagunan tower tersebut janjinya dari pihak Telkomsel tinggi tower tersebut tidak sampai 30 meter.

“Tapi setelah tower itu berdiri kami kaget dan tingginya tidak sesuai dengan perjanjian awalnya,” ucap Pospita saat melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPRD tersebut.

Dikatakan Pospita, saat ini warga yang rumahnya sangat dekat dengan pembangunan tower tersebut tidak merasa nyaman. “Sebab apabila datang angin kencang, tower tersebut seperti ingin tumbang dan kami terpaksa harus keluar rumah dulu,” ujarnya.

Rimau Rajagukguk yang juga salah seorang warga RT 10 RW 15 Kavling Kamboja Kelurahan Sei Pelunggut mengatakan, dirinya dan warga disekitar tower tersebut sangat merasa terganggu dengan adanya tower itu.

Oleh karena itu dia bersama warga yang bermukim disitu meminta agar tower tersebut segera dibongkar dan dipindahkan. Apabila tidak di bongkar maka jangan salahkan pihaknya yang akan bertindak sendiri.

“Sekarang ini nyawa kami terancam, rumah saya sudah rusak akibat dari pembagunan tower tersebut. Makanya kami minta tower tersebut agar segar dibongkar, apabila tidak maka jangan salahkan kami yang akan bertindak sendiri,” ucapnya.

Hal senada disampaikan oleh Asriani yang juga salah seorang warga yang hadir dalam RDP tersebut dia mengatakan, jarak tower tersebut sangat dekat kali dengan rumahnya, yakni lebih kurang 5 meter saja.

“Posisinya bagunan tower itu pas dibelakang rumah saya pak. Tanah disitu adalah tanah timbunan, jadi kalau seandainya towe itu tumbang dan pondasinya terbongkar maka rumah saya juga bakal terangkat dan hancur. Tower itu baru dibangun beberapa bulan yang lalu,” tuturnya.

RDP tersebut dipimpin oleh ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Budi Mardiyanto dan dihadiri oleh sejumlah anggota Komisi 1 DPRD Kota Batam,

Selanjutnya juga dihadiri oleh Dinas Penanaman Modal PTSP Kota Batam, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam, perwakilan dari PT Telkomsel Batam, Camat Sagulung, Lurah Pelunggut Ketua RT 05 dan beberapa orang perwakikan warga Pelunggut. (*)

loading...
 Sumber : Haluan Media Group /  Editor : Dodi

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 11 Maret 2020 - 09:14:13 WIB

    Positif Korona Jadi 27 Pasien, DPR Merasa Prihatin

    Positif Korona Jadi 27 Pasien, DPR Merasa Prihatin JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay mengaku prihatin atas bertambahnya kembali pasien yang terinfeksi virus Korona (Covid-19). Total saat ini setidaknya ada 27 orang dinyatakan positif.
  • Senin, 20 Januari 2020 - 11:57:07 WIB

    Kasus Asusila Oknum Dosen, Polda Sumbar: Yang Merasa Jadi Korban Silakan Melapor!

    Kasus Asusila Oknum Dosen, Polda Sumbar: Yang Merasa Jadi Korban Silakan Melapor! PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Pasca viralnya kasus asusila salah seorang oknum dosen di Universitas Negeri Padang (UNP) beberapa hari lalu, Polda Sumbar kini terus melakukan penyelidikan intensif terhadap kasus tersebut. Bahkan.
  • Rabu, 20 November 2019 - 15:38:08 WIB

    Gempar..!! Merasa Tidak Hamil, Warga Sungai Batang Agam Ini Melahirkan Bayi Perempuan

    Gempar..!! Merasa Tidak Hamil, Warga Sungai Batang Agam Ini Melahirkan Bayi Perempuan AGAM, HARIANHALUAN.COM - Masyarakat warga Kubu, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, gempar, Pasalnya, salah seorang warganya melahirkan tanpa diketahui sebelumnya telah hamil. Dewi Rosnita melahirkan di kamar mandi .
  • Rabu, 30 Januari 2019 - 14:54:55 WIB

    Merasa Dirugikan, Pemilik Sate KMS Asli Siap Menempuh Jalur Hukum

    Merasa Dirugikan, Pemilik Sate KMS Asli Siap Menempuh Jalur Hukum PADANG, HARIANHALUAN.COM- Kasus temuan sate yang menggunakan daging babi tersebut membuat pemilik sate KMS asli, Ilyas (30) geram. Dalam waktu dekat ia akan menempuh jalur hukum dengan laporan pencemaran nama baik..
  • Kamis, 30 Agustus 2018 - 10:01:49 WIB

    Merasa Was-was, Orang Tua Murid Tolak Vaksin MR

    Merasa Was-was, Orang Tua Murid Tolak Vaksin MR Perasaan was-was terutama dengan fatwa  Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyatakan Measles Rubella (MR)  haram dan hanya boleh digunakan bila keadaan darurat membuat sejumlah orang tua murid memilih menolak anaknya diimu.

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]