Sholat Cerminan Pemimpin Beradab


Rabu, 07 Oktober 2020 - 19:11:02 WIB
Sholat Cerminan Pemimpin Beradab

HARIANHALUAN.COM - Pemilihan kepala daerah (Pilkada) adalah bagian dari proses memperbaiki tatanan kebijakan daerah untuk warganya. Sebuah keharusan bagi warga masyarakat untuk memilih pemimpin yang lebih baik dari pemimpin lima tahun sebelumnya.

 

Oleh: Pandong Spenra
Direktur Eksekutif Perkumpulan PEDULI

 

Ini bukan tentang wajah lama dan baru, calon bupati Dharmasraya petahana Sutan Riska Tuanku Kerajaan dengan penantang Panji Mursyidan. Namun, menyoal program apa yang akan mereka tawarkan. Sederhananya, hendak dibawa kemana Dharmasraya ke depan?

Bagi saya, ada tiga pokok utama yang harus digenggam teguh oleh calon pemimpin, khususnya untuk Dharmasraya. Tiga dasar itu perlu diwujudkan, agar tujuan mensejahterakan warganya terwujud nyata.

1. Memenuhi Kebutuhan Pokok Warganya

Pemimpin harus memahami bahwa pemerintah bertanggung jawab untuk memberikan pemenuhan kebutuhan pokok warganya. Hal ini setali antara ekonomi keumatan dan atau kerakyatan, pendidikan dan layanan kesehatan yang prima. 

Pemimpin mesti memahami kondisi ekonomi warganya. Harus mampu melahirkan kebijakan-kebijakan yang menguntungkan hajat hidup orang banyak. Mewujudkan ini tentu saja perlu strategi perencanaan yang matang.

Setelah itu, harus ada eksekusi yang tertata. Selaras dengan pengembangan potensi daerah dan kondisi warga di Dharmasraya itu sendiri.

Jangan sampai, telah merasa membangun banyak. Tapi, bukan untuk kesejahteraan warganya! Tapi, untuk kesejahteraan sekelompok orang dan bahkan bukan warga Dharmasraya. 

2. Menjaga Hak Warganya

Pemimpin harus mampu menjaga hak Warganya. Mengamankan semua sektor yang terpaut dengan warganya. Jangan sampai, pemimpin itu sendiri yang justru mengkibiri hak-hak warganya. Hal ini bisa saja terjadi dalam berbagai hal. Karena kepentingan pembangunan, abai untuk adil kepada warganya.

Dalam melindungi hak warga, pemimpin wajib berpihak kepada warganya. Bukan kepada segelintir pihak yang notabenenya hadir untuk meraup keuntungan pribadi dari kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) Dharmasraya.

Kita tidak menafikan keberadaan perusahaan dalam setiap pembangunan di daerah. Namun, semua tentu harus dijalankan tanpa merugikan warga. Buang cara-cara kotor; perselingkuhan penguasa dengan pengusaha, sogok, suap hingga intimidasi. Hak-hak warga adalah tiang utama menegakkan keadilan di sebuah daerah.

3. Keteladanan Berawal dari Sholat

Sudah menjadi keharusan bagi seorang pemimpin untuk memberi contoh yang baik kepada warga. Pemimpin yang baik baik akan membawa keberkahan bagi daerah dan warganya.

Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita untuk menjadi pribadi yang baik, bermanfaat bagi siapa saja. Sebagai seorang muslim, sepantasnya pemimpin meneladani Baginda Rasulullah SAW, ketika berjuang menegakkan agama Allah SWT di semesta alam ini.

Bagi seorang muslim, landasan keteladanan pertama adalah sholat. Jika benar sholatnya, maka diyakini baik semua rencana dan langkahnya ke depan. Sebab, sholat adalah tiang agama dan secara otomatis menjadi tiang dari sebuah keteladanan. Apa yang hendak kita tiru, jika sholat pemimpin di Minangkabau tidak ditegakkan dengan benar.

Apalagi, jika seorang pemimpin muslim tidak menunaikan sholat Jumat. Ironinya, kita mengajak orang ke jalan yang benar, sedangkan kita lupa dengan kewajiban sebagai hamba Sang Khalik, Na'uzubillahiminzalik.

Tak elok rasanya di tanah Minang, pemimpin tidak sejalan dengan apa yang diucapkan. Bukankan falsafah Minangkabau yang kerap kita "kunyah-kunyah" Adat Basandi Syara', Syara' Basandi Kitabullah (ABS-SBK). Maka, zolim sekali pemimpin yang tidak mengamalkan fondasi agama dan adat dimana ia tumbuh, dibesarkan dan dihidupkan.

Selain itu, seorang pemimpin harus mampu menciptakan keteraturan sosial yang berkeadilan. Tanpa nilai agama dan keteladanan, pembangunan di sebuah daerah hanya akan meninggalkan sejarah euforia.

Tanpa keteladanan, pembangunan seperti pesta-pora memupuk pundi-pundi rupiah segelintir orang. Pemimpin kerap luput memaknai kemanusiaan yang adil dan beradab. Semoga di Pilkada 2020 ini, Dharmasraya memiliki pemimpin yang betul-betul mampu memberi teladan baik untuk masyarakat. Semoga. (*)

loading...
 Editor : Heldi Satria

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]