BNNP Sumbar Ungkap Tiga Tersangka Pemasok dan Pengedar Ganja, Sabu serta Ekstasi


Selasa, 29 September 2020 - 20:42:37 WIB
BNNP Sumbar Ungkap Tiga Tersangka Pemasok dan Pengedar Ganja, Sabu serta Ekstasi Tiga tersangka satu jaringan narkoba, diduga dikendalikan seorang narapidana di Lembaga Permasyarakatan Kota Pariaman, berhasil diringkus Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatra Barat.

HARIANHALUAN.COM - Tiga tersangka satu jaringan narkoba, diduga dikendalikan seorang narapidana di Lembaga Permasyarakatan Kota Pariaman, berhasil diringkus Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatra Barat.

Kepala BNNP Sumbar Brigjen Pol Khasril mengatakan, tersangka ditangkap bersama barang bukti berupa ganja seberat 53 kilogram lebih yang dibalut dalam 58 paket. 

"Selain itu, turut disita satu paket sabu seberat 198,28 gram. Kemudian 200 butir pil ekstasi terdiri dari warna hijau dan biru juga ikut ditemukan," sebut Khasril, Selasa (29/9/2020).

Dijelaskan Khasrial, untuk tersangka ganja yakni Joni Irawan dan Erick Aditya Korniawan yang merupakan pemasok dan penerima ganja yang telah disita.

"Kasus ini berhasil diungkap sejak dua bulan lalu. Namun karena kondisi pandemi Covid-19, kasus ini baru dirilis kepada awak media," terangnya.

Untuk kronologis penangkapan berawal dari informasi masyarakat, dimana akan ada penyeludupan narkoba dari Bukittinggi menuju Kabupaten Sijunjung. Saat dilakukan pengintaian, ditemukan pengendara sepeda motor yang membawa karung ternyata isinya ganja. 

Para tersangka ditangkap di lokasi yang berbeda di Sumbar. Dari tersangka pertama, berhasil disita 22 paket ganja yang dibungkus dalam karung. Selanjutnya dilakukan pengembangan terhadap penerima.

Kemudian tersangka kedua bernama Teguh Putra Darwin berhasil ditangkap bersama barang bukti 36 paket ganja. Kemudian tersangka tersebut juga sedang membawa pil ekstasi dan sabu dari Kota Pekanbaru menuju Kota Padang dengan mengendarai minibus. 

Saat dilakukan penggeledahan di flyover Kelok Sembilan, kembali ditemukan satu paket sabu dan dua bungkus pil ekstasi yang berisikan 200 butir dan barang haram itu akan diserahkan kepada seseorang yang kini telah dalam penelusuran (DPO). 

Untuk mengantarkan barang haram tersebut, Teguh menerima upah sebesar Rp3 juta. Sedangkan untuk tersangka yang masuk DPO, masih dilakukan pengejaran.(*)

loading...
Reporter : Buliza Rahmat /  Editor : Nova Anggraini

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]