Ini Langkah yang Harus Dilakukan Jika WhatsApp Dibajak


Senin, 28 September 2020 - 21:21:53 WIB
Ini Langkah yang Harus Dilakukan Jika WhatsApp Dibajak Ilustrasi WA

HARIANHALUAN.COMAkhir-akhir ini, berita pembajakan akun WhatsApp semakin marak. Kejadian semacam itu sudah pasti merupakan hal yang paling ingin dihindari karena kita tentu tidak ingin informasi pribadi maupun akses terhadap aplikasi sepenuhnya jatuh ke tangan orang tidak dikenal.

Namun, bagaimana jika akun WhatsApp telanjur dibajak oleh orang lain?.

"Bila sudah telanjur WA diambil pelaku kejahatan dan kita belum mengaktifkan two step verification, maka yang bisa dilakukan adalah melapor ke WA Center, meminta pemblokiran WA. Tunggu 7 hari bila tidak bisa, maka dalam 30 hari WA dengan nomor tersebut akan hangus. Setelah itu kita mendaftar kembali ke WA, namun semua grup sudah hilang," terang Pratama Persadha, pakar keamanan sekaligus chairman lembaga riset siber Indonesia, Communication and Information System Security Research Center (CISSReC), dikutip dari Teknologi.id (Haluan Media Group), Senin (28/9).

Sebenarnya, ada langkah antisipasi yang bisa kita lakukan, yaitu melalui pengaktifan fitur pengamanan akun dengan two step verification (verifikasi dua langkah) melalui menu Setting di WhatsApp. Menurut Pratama, langkah two step verification ini penting karena dapat mencegah pelaku langsung masuk ke akun WhatsApp kita. 

"Langkah ini sangat penting untuk mencegah orang mengambil alih WA (WhatsApp) kita. Biasanya kita mudah menjadi korban saat pelaku melakukan social engineering, seperti mengaku ada 6 digit yang dibutuhkannya masuk ke nomor kita, padahal itu adalah nomor untuk aktivasi WA di ponsel lain," ungkap Pratama.

Jika pelaku berhasil masuk ke akun WhatsApp yang tidak diamankan dengan two step verification, pelaku biasanya langsung mengaktifkan verifikasi dua langkah dan mengubah e-mail sehingga pengguna tidak lagi mendapatkan akses untuk masuk ke akun alias gagal.

Pratama pun mengimbau agar selalu mewaspadai jika ada permintaan dari orang tidak dikenal untuk memberikan 6 digit angka yang masuk ke ponsel melalui SMS. Pelaku pembajakan sering menyamar dengan akun palsu dan meminta 6 digit angka tersebut kepada korban dengan berbagai alasan. (*)

loading...
 Sumber : Haluan Media Group /  Editor : Milna Miana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 25 Oktober 2020 - 10:13:17 WIB

    RI Punya Modal di Industri Gim, Ini Alasannya

    RI Punya Modal di Industri Gim, Ini Alasannya HARIANHALUAN.COM - Asosiasi Olahraga Video Games Indonesia (AVGI) berharap Indonesia tak sekadar menjadi pasar gim video, tapi juga pemain dalam industri tersebut..
  • Sabtu, 24 Oktober 2020 - 18:33:25 WIB

    Begini Cara Memblokir Orang di Twitter

    Begini Cara Memblokir Orang di Twitter HARIANHALUAN.COM - Jika Anda menggunakan Twitter dan ada orang yang tidak ingin diajak bicara, Anda bisa memblokir mereka dengan mudah. Artinya, orang-orang ini tidak dapat lagi mengikuti atau melihat tweet Anda..
  • Sabtu, 24 Oktober 2020 - 15:57:21 WIB

    Ingin Cari Handphone Dibawah Rp1 Juta untuk Belajar Daring, Ini Rekomendasinya

    Ingin Cari Handphone Dibawah Rp1 Juta untuk Belajar Daring, Ini Rekomendasinya HARIANHALUAN.COM - Cari HP murah untuk kepentingan komunikasi hingga belajar online saja? Tenang, ada banyak produk harga terjangkau yang bisa kamu temukan di pasaran. Tidak hanya merek lokal yang menawarkan HP murah, namun a.
  • Sabtu, 24 Oktober 2020 - 10:31:45 WIB

    Ini Cara Menghemat Kuota Internet Agar tak Cepat Habis

    Ini Cara Menghemat Kuota Internet Agar tak Cepat Habis HARIANHALUAN.COM - Untuk mencegah persebaran wabah yang lebih besar, di masa pandemi Covid-19 ini banyak orang melakukan aktivitas dari rumah, mulai belajar hingga bekerja..
  • Kamis, 22 Oktober 2020 - 23:49:00 WIB

    Belanja Kini Bisa Lewat WhatsApp, Peluang Nih Buat UMKM untuk Memulai Bisnis

    Belanja Kini Bisa Lewat WhatsApp, Peluang Nih Buat UMKM untuk Memulai Bisnis HARIANHALUAN.COM - WhatsApp resmi meluncurkan fitur belanja bagi pengguna di sejumlah negara termasuk Indonesia. WhatsApp mengklaim fitur tambahan itu untuk membantu para pelaku bisnis dan konsumen berniaga di aplikasi WhatsA.

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]