Ribuan Demonstran di Yerusalem Tuntut Netanyahu Mundur


Ahad, 27 September 2020 - 08:05:46 WIB
Ribuan Demonstran di Yerusalem Tuntut Netanyahu Mundur Benjamin Netanyahu

HARIANHALUAN.COM – Ribuan orang Israel berkumpul di Kota Yerusalem, Sabtu (26/9/2020) malam. Mereka menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, sehari setelah pemerintah zionis memperketat karantina wilayah (lockdown) untuk membendung kasus infeksi virus corona (Covid-19) yang terus melonjak.

Antrean panjang mobil yang membawa massa demonstran dari seluruh negeri menyebabkan kemacetan lalu lintas di Yerusalem. Di samping itu, ratusan aksi protes kecil juga diadakan di jembatan-jembatan dan berbagai persimpangan jalan di seluruh negeri.

Israel memulai lockdown nasional untuk kedua kalinya pada 18 September. Tingkat infeksi virus corona di Israel saat ini menjadi yang tertinggi di dunia jika diukur per kapita. Pada Jumat (25/9/2020) lalu, Israel memperketat kebijakan pembatasan lebih lanjut, termasuk membatasi perjalanan internasional dan beribadah di dalam ruangan.

Akan tetapi, para anggota legislatif di parlemen menolak usulan pemerintah untuk membatasi kegiatan unjuk rasa. Sebelumnya, pemerintah memang mengusulkan agar orang-orang hanya dapat berdemonstrasi dalam kelompok kecil yang terdiri atas maksimal 20 orang dan dalam radius 1 kilometer dari tempat tinggal mereka.

Netanyahu, dalam sebuah video yang dirilis tadi malam, mengecam keputusan parlemen membatalkan pembatasan demonstrasi itu. Sementara, para pengunjuk rasa mengatakan, upaya pemerintah untuk mencegah mereka berunjuk rasa justru menjadisalah satu motivasi mereka turun ke jalan.

“Saya datang ke sini (Yerusalem) karena alasan mereka (pemerintah) mencoba menyetop aksi protes,” kata Adi, pria berusia 48 tahun asal Tel Aviv yang berdemonstrasi di luar kediaman resmi Netanyahu tadi malam.

“Orang-orang yang hadir di sini adalah kesempatan terakhir bagi Israel untuk bebas dan demokratis,” katanya kepada AFP.

Seorang peserta aksi dari Yerusalem, Shoshanna mengatakan, pemerintah menutup semua akses selama lockdown, tanpa memberikan sedikit pun bantuan ekonomi kepada rakyat. “Jadi, hal yang paling bisa saya lakukan sekarang adalah hadir dalam unjuk rasa ini,” ucap perempuan berusia 34 tahun itu.

Netanyahu diadili karena kasus penyuapan, penipuan, dan pelanggaran kepercayaan publik. Namun, politikus Partai Likud itu menyangkal melakukan semua tuduhan tersebut.

Hukum Israel tidak memaksa seorang perdana menteri untuk mundur setelah didakwa di pengadilan.

Israel telah mencatat lebih dari 225.000 infeksi dan 1.417 kematian dari populasi sembilan juta, dengan lebih dari 8.200 kasus baru pada hari Jumat saja.(*)

loading...
 Sumber : inews.id /  Editor : Nova Anggraini

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 11 Oktober 2020 - 08:39:34 WIB

    Misterius, Ribuan Burung Mati Jatuh dari Langit

    Misterius, Ribuan Burung Mati Jatuh dari Langit HARIANHALUAN.COM - Tiba-tiba saja, ribuan burung jatuh dari langit dan mati. Diperkirakan 1.500-an burung jatuh dari langit di daerah Philadelhia, AS, pada malam hari, tepatnya, di tengah kota tersebut..
  • Jumat, 18 September 2020 - 11:44:30 WIB

    Limbah Pabrik Bocor, China Temukan Ribuan Orang Terinfeksi Bakteri

    Limbah Pabrik Bocor, China Temukan Ribuan Orang Terinfeksi Bakteri HARIANHALUAN.COM - Sedikitnya 3.245 orang telah terjangkit penyakit brucellosis di kawasan barat laut China. Penyakit tersebut akibat terinfeksi oleh bakteri menyusul adanya kebocoran di limbah pada sebuah perusahaan biofarma.
  • Selasa, 18 Agustus 2020 - 11:31:35 WIB

    Wuhan Normal Kembali Usai Pandemi Covid-19, Ribuan Warga Berpesta

    Wuhan Normal Kembali Usai Pandemi Covid-19, Ribuan Warga Berpesta HARIANHALUAN.COM - Ribuan pengunjung memadati taman air selama akhir pekan di Kota Wuhan, China Tengah yang merupakan tempat virus corona (Covid-19) pertama kali muncul pada akhir 2019. Mereka sengaja berkumpul untuk berpesta.
  • Sabtu, 04 Juli 2020 - 08:34:32 WIB

    Ribuan Warga di Melbourne Ogah Dites Corona, Kenapa?

    Ribuan Warga di Melbourne Ogah Dites Corona, Kenapa? HARIANHALUAN.COM - Menteri Kesehatan Victoria, Jenny Mikakos mengatakan lebih dari 10 ribu orang Melbourne yang tinggal di wilayah hostspot corona menolak dites. Sebagian di antaranya karena percaya virus corona adalah sebuah.
  • Ahad, 07 Juni 2020 - 11:50:54 WIB

    Nekat, Ribuan Warga Australia Abaikan Peringatan Covid-19

    Nekat, Ribuan Warga Australia Abaikan Peringatan Covid-19 HARIANHALUAN.COM - Puluhan ribu warga Australia, Sabtu (6/6), mendukung gerakan Black Lives Matter menyusul kematian seorang pria Afrika-Amerika setelah ditahan oleh seorang polisi berkulit putih..

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]