Ramai soal 'Video Tersembunyi' di Uang Rp 75.000, Ini Penjelasan BI


Ahad, 27 September 2020 - 07:04:00 WIB
Ramai soal 'Video Tersembunyi' di Uang Rp 75.000, Ini Penjelasan BI Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Bank Indonesia (BI) angkat bicara mengenai teknologi augmented reality (AR) di uang edisi khusus Rp 75.000. Hal ini disampaikan karena dunia maya dihebohkan soal "video tersembunyi" di uang edisi Rp 75.000.

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Onny Widjanarko menegaskan bahwa BI tidak membuat konten AR di UPK75 ataupun di uang Rupiah lainnya. "AR tidak termasuk dalam ciri uang Rupiah yang diedarkan Bank Indonesia," tegas Onny kepada CNBC Indonesia, Sabtu (26/9/2020).

Dia menambahkan bahwa BI akan mempelajari lebih lanjut mengenai penggunaan AR di UPK75. "Namun kami mengingatkan masyarakat/pengembang aplikasi untuk berhati-hati dalam memperlakukan uang Rupiah, karena uang Rupiah dilindungi oleh UU. Masyarakat juga dilarang untuk merusak atau merendahkan sesuai pasal 25 (UU Mata Uang)," tegasnya.

Sebelumnya dunia maya heboh soal video tersembunyi di uang baru Rp 75.000. Untuk membuka video ini, tak bisa dengan mata telanjang, melainkan lewat sebuah aplikasi bernama Ivive.

Caranya adalah membuka aplikasi Ivive lalu akan terbuka layar seperti layaknya kita mau mengambil foto/video di smartphone.

Lalu arahkan camera ke arah uang baru edisi khusus Kemerdekaan RI 75 Tahun. Dalam hitungan detik, maka akan muncul video lagu Indonesia Raya.

Ivive sendiri adalah perusahaan yang berbasis di Vienna, Austria. Ivive merupakan Aplikasi augmented reality (AR) yang memungkinkan seniman menambahkan dimensi digital pada barang fisik.(*)

loading...
 Sumber : CNBC /  Editor : Nova Anggraini

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 18 Oktober 2020 - 12:22:20 WIB

    Pihak RI 'Ramai-ramai' Terbang ke Tiongkok Pastikan Kualitas Vaksin Covid-19

    Pihak RI 'Ramai-ramai' Terbang ke Tiongkok Pastikan Kualitas Vaksin Covid-19 HARIANHALUAN.COM - Tim Inspektur Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan inspeksi ke Tiongkok, Kamis (15/10), untuk memastikan kualitas vaksin Covid-19 yang akan dibeli oleh pemerintah Indonesia..
  • Rabu, 14 Oktober 2020 - 15:21:52 WIB

    Menteri Jokowi Ramai-ramai ke Wamena, Ngapain?

    Menteri Jokowi Ramai-ramai ke Wamena, Ngapain? HARIANHALUAN.COM – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto bersama para menteri, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian melakukan kunjungan kerja ke Wamena, Pa.
  • Rabu, 07 Oktober 2020 - 18:11:17 WIB

    Ramai Hoax UU Cipta Kerja, Menaker: Upah Minimun Tak Dihapus, Tapi...

    Ramai Hoax UU Cipta Kerja, Menaker: Upah Minimun Tak Dihapus, Tapi... HARIANHALUAN.COM - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkap banyak berita bohong alias hoax soal Undang-undang Omnibus Cipta Kerja. Salah satunya, mengenai penghapusan ketentuan upah minimum. Airl.
  • Kamis, 01 Oktober 2020 - 17:10:05 WIB

    Khawatir Klaster Pilkada, Pemerintah Batasi Izin Keramaian

    Khawatir Klaster Pilkada, Pemerintah Batasi Izin Keramaian HARIANHALUAN.COM - Pelaksanaan Pilkada Serentak di beberapa daerah di Indonesia perlu diwaspadai. Bukan tanpa alasan, Pilkada Serentak memiliki resiko menjadi klaster penularan COVID-19. Sebagai salah satu daerah yang menjadi.
  • Senin, 21 September 2020 - 19:29:05 WIB

    Ramai Insentif Prakerja Diduga buat Booking PSK, Ini Penjelasan Pihak Terkait

    Ramai Insentif Prakerja Diduga buat Booking PSK, Ini Penjelasan Pihak Terkait HARIANHALUAN.COM - Belakangan ini sebuah postingan mengenai pemanfaatan dana insentif Kartu Prakerja viral. Sebab, dalam unggahan tersebut diceritakan seorang peserta program Kartu Prakerja menggunakan uang insentif tersebut .

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]