Apakah Muslim Diperbolehkan Melakukan Yoga?


Sabtu, 26 September 2020 - 06:53:27 WIB
Apakah Muslim Diperbolehkan Melakukan Yoga? Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Mohsen Haredy memberikan pandangan terkait hukum yoga dalam Islam. Dalam jawaban yang disampaikannya di laman About Islam, dilansir Selasa (22/9), Mohsen mengatakan Muslim lebih baik menghindari yoga jika mempraktikkannya yang berakar pada teologi agama lain. 

Namun, Muslim diperbolehkan melakukan yoga jika itu dilakukan sebagai salah satu bentuk senam, seperti halnya pilates. 

"Jika Anda melakukan yoga sebagai salah satu bentuk senam seperti pilates, tanpa terikat pada konsep yang dalam dari praktik yoga, maka Anda diperbolehkan mempraktikkannya," kata Mohsen.

Mohsen menyandang gelar PhD dalam bidang sastra Hadits dari Universitas Leiden, Belanda. Dia adalah mantan manajer eksekutif dan Pemimpin Redaksi Komite E-Dakwah di Kuwait, dan penulis kontributor serta konselor Reading Islam. Ia lulus dari Universitas Al-Azhar dan memperoleh gelar MA dalam bidang sastra Hadits dari Universitas Leiden.

Yoga dipercaya sebagai salah satu cara terbaik menjaga kesehatan fisik dan mental. Namun, apakah sebenarnya jenis olahraga satu ini diperbolehkan dalam Islam?

Kepala Studi Islam dan Asisten Kepala Sekolah di Langford Islamic College, Australia, Imam Yahya Ibrahim mengatakan terdapat gerakan dan keyakinan yang mendasari yang menghubungkan yoga dengan praktik dan tradisi agama lain yang bertentangan dalam Islam. Menurutnya, yoga adalah suatu bentuk pemujaan yang dilakukan dalam arti spiritual. 

Dalam hal ini, seseorang yang melakukannya mencari suatu bentuk pencerahan dan mendekatkan diri dengan pernyataan dari chakra dan chi, serta hal-hal lain yang bersifat semacam itu.

"Kalau dilakukan dengan tujuan itu, dan bukan sekadar bentuk senam pilates dan senam yoga, tapi sebenarnya ada unsur teologi yang melekat padanya, lebih baik dihindari," kata Imam Yahya dalam penjelasan video di About Islam.

Namun, jika gerakan yoga dan peregangan di dalamnya dilakukan tanpa unsur teologi, hal itu menurutnya menjadi gerakan tubuh yang dibolehkan. Ia menekankan untuk memberi perhatian khusus terkait dari mana menerima suatu pelatihan.

Banyak tempat memiliki teologi yang mendasarinya dan mereka memiliki kesempatan khusus yang mungkin terdengar seperti gerakan udara. Akan tetapi, pada kenyataannya, mereka memiliki pernyataan yang bermakna dalam teologi dan kepercayaan dalam tradisi agama lain. (*)

loading...
 Sumber : Republika /  Editor : Rahma Nurjana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 09 Maret 2020 - 01:33:18 WIB

    Corona Semakin Mewabah, Apakah Serie A akan Dihentikan?

    Corona Semakin Mewabah, Apakah Serie A akan Dihentikan? BOLA, HARIANHALUAN.COM -- Seruan yang meminta kompetisi Serie A dihentikan karena adanya wabah virus Corona semakin menguat. Kali ini seruan tersebut datang dari Menteri Olahraga Italia, Vincenzo Spadafora. Italia bisa disebu.
  • Selasa, 10 Desember 2019 - 14:04:47 WIB

    Sisa Tiga Pertandingan Liga 1 2019, Siapakah yang Bakal Turun Kasta?

    Sisa Tiga Pertandingan Liga 1 2019, Siapakah yang Bakal Turun Kasta? BOLA, HARIANHALUAN.COM -- Kompetisi Liga 1 2019 tinggal menyisakan empat pertandingan lagi. Persaingan tim papan bawah semakin memanas untuk mempertahankan posisinya di kasta tertinggi sepak bola Indonesia..

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]