Waspada Kondom Daur Ulang! Polisi Sita 300.000 Lebih di Vietnam


Jumat, 25 September 2020 - 09:06:56 WIB
Waspada Kondom Daur Ulang! Polisi Sita 300.000 Lebih di Vietnam Kondom Didaur Ulang di Vietnam (Binh Duong market management department)

HARIANHALUAN.COM - Biasanya kegiatan mendaur ulang merupakan ide yang baik, tetapi tidak berlaku untuk alat kontrasepsi, kondom. Tetapi, pada Sabtu (19/9) lalu, pihak berwenang Vietnam melakukan penggerebekan di sebuah gudang di provinsi Binh Duong dan menemukan 324.000 kondom bekas dengan berat total 360kg sedang didaur ulang.

Melansir asiaone.com, Jumat (25/9/2020), saat penggrebekan, para pekerja sedang membersihkan dan mengeringkan kondom tersebut dan dibentuk kembali dalam kondisi tidak higienis. Diketahui ribuan kondom tersebut akan dikemas ulang dan dijual kembali kepada pelanggan yang tidak menaruh curiga.

Semua barang tersebut pun segera disita oleh pihak berwenang.

Pemiliknya, Pham Thi Thanh Ngoc, 33, mengatakan bahwa dia menerima ribuan kondom bekas setiap bulan dari orang yang tidak diungkapkan identitasnya.

Direktur Manajemen Pasar Provinsi Tran Van Tung mengatakan saat ini kondom telah disita untuk digunakan sebagai barang bukti, tetapi akan segera dibuang karena dianggap limbah medis berbahaya.

"Kondom diklasifikasikan sebagai barang medis, jadi kami akan melihat Undang-Undang yang dilanggar dari aktivitas ini," ujar salah satu petugas pemerintah.

Seperti yang diketahui, kondom berguna untuk melindungi orang dari penyebaran penyakit menular seksual serta kehamilan yang tidak diinginkan. Namun, kondom yang diproduksi di tempat yang meragukan dapat menimbulkan ancaman bagi kesehatan pengguna.

Menurut Tuoi Tre News, orang Vietnam menggunakan sekitar 500 dan 600 juta kondom setiap tahun. Itu artinya beberapa orang di negara itu mungkin tidak menyadari bahwa sedang memakai kondom daur ulang dan terancam berbagai macam penyakit.

Seorang ahli epidemiologi dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menjelaskan bahwa mencuci kondom dengan sabun tidak akan membunuh bakteri atau virus yang bersembunyi di permukaannya. Melakukan hal itu hanya akan membuat lateks robek.

Menyusul kekhawatiran publik tentang penggunaan kondom, pada 2018 CDC sudah melakukan peringatan kepada masyarakat untuk tidak mencuci atau menggunakan kembali kondom. "Kami mengatakannya, karena banyak orang melakukannya," kata mereka dalam sabuah unggahan di Twitter. (*)

loading...
 Sumber : Liputan6.com /  Editor : Heldi Satria

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]