Sadis, Begini Kebrutalan 5 Pemuda yang Habisi Nyawa Korban di Payakumbuh


Selasa, 22 September 2020 - 16:27:28 WIB
Sadis, Begini Kebrutalan 5 Pemuda yang Habisi Nyawa Korban di Payakumbuh Reka adekan pembunuhan di Payakumbuh.

HARIANHALUAN.COM - Ruas jalan lingkar utara Kota Payakumbuh, persisnya sekitar 300 meter dari simpang Parik Lamposi mendadak ramai pada Selasa (22/9) pagi. Puluhan petugas kepolisian bersenjata lengkap berjejer mengamankan ruas jalan tersebut  sekaligus lokasi penggeroyokan terhadap salah seorang pemuda hingga tewas, dua pekan lalu.

Petugas kepolisian, juga sibuk untuk mengatur desakan warga yang terus ramai berdatangan ke lokasi yang sudah dipasangi garis polisi itu. Begitupun, arus laluntas di jalan setempat yang biasanya dilewati truk-truk bertonase besar terpaksa dihentikan.

Sekitar dua jam, lokasi tersebut terpaksa ditutup untuk umum untuk mempermudah proses gelar perkara pengeroyokan hingga tewasnya pemuda asal Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota  ditangan  5 orang tersangka.

"Ada 34 adegan yang diperagakan," terang AKBP Alex Prawira Kepala Polisi Resor Payakumbuh serta AKP M Rosidi Kepala Satuan Reserse Kriminal saat gelar perkara berlangsung.

Dari adegan-adegan yang diperagakan oleh ke 5 tersangka, tergambar jelas aksi kebrutalan kelimanya dalam mengeroyok korban Wanido Anafiska warga Jorong Talang, Nagari Talang Maua. Dari adegan awal, otak pelaku yakni tersangka DN (20) menjebak korban untuk bertemu melalui chattingan akun media sosial milik pacar tersangka. DN cs pun, mengajak 4 teman lainnya untuk bertemu korban.

DN cs berjanji untuk bertemu korban di sekitar Simpang Parik Lampasi sekitar pukul 03.00 WIB.  Ketika korban sampai dilokasi yang dijanjikan, dia  mengendarai sepeda motor, ternyata kelima tersangka sudah bersembunyi disemak-semak disekitar lokasi. Dan saat itu kelima tersangka keluar dari persembunyian, langsung memukul korban dari arah samping dengan sebilah kayu.

"Pada adegan 24 hingga 30, korban dipukul oleh tersangka. Kayu yang digunakan tersangka, didapat di semak-semak persembunyian. Usai dipukul, korban terjatuh dan dipukul lagi hingga terluka," terangnya.

Korban mengalami luka parah dan dilarikan ke rumah sakit. Sedangkan, kelima pelaku kabur setelah melihat cahaya kendaraan yang akan melintasi lokasi kejadian dan meninggalkan korban dalam kondisi terluka. Kurang dari 10 jam dalam perawatan medis, akhirnya korban tak tertolong lagi hingga meninggal dunia.

"Reka ulang ini untuk melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Payakumbuh," ungkapnya. Rekonstruksi yang berlangsung hingga pukul 12.00 Wib itu, sempat jadi tontonan warga. (*)

loading...
Reporter : Dadang Esmana /  Editor : Heldi Satria

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 08 Mei 2020 - 14:41:23 WIB

    Dor! Jadi Begal Sadis, Napi Asimilasi Ditembak Polisi di Padang

    Dor! Jadi Begal Sadis, Napi Asimilasi Ditembak Polisi di Padang PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Narapidana (napi) asimilasi yang baru bebas dari Lapas Klas II A Padang kembali dibekuk. Tak tanggung-tanggung, tersangka terpaksa dihadiahi timah panas karena mencoba untuk kabur dari kejaran tim .
  • Sabtu, 15 Februari 2020 - 08:02:11 WIB

    Sadis, Virus Corona COVID-19 Sehari Makan Korban 5.000 Orang

    Sadis, Virus Corona COVID-19 Sehari Makan Korban 5.000 Orang JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - umlah kasus orang yang terpapar Virus Corona COVID-19 di China pada Jumat 14 Februari 2020 kemarin sungguh sangat mencengangkan. Lebih dari 5.000 kasus ditemukan orang terpapar virus yang menyerang.
  • Selasa, 30 Mei 2017 - 20:17:07 WIB

    Sadis, Geng Motor di Padang Mulai Menyerang Aparat

    Sadis, Geng Motor di Padang Mulai Menyerang Aparat PADANG, HARIANHALUAN.COM—Aksi geng di Kota Padang mulai mengkhawatirkan, tidak hanya tawuran di depan umum. Kini geng yang mayoritas masih siswa sekolah itu mulai berani menyerang aparat. .

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]