DPRD Mentawai Dukung Rencana Pengalihan Fungsi Kapal Tangkap 


Selasa, 22 September 2020 - 16:07:42 WIB
DPRD Mentawai Dukung Rencana Pengalihan Fungsi Kapal Tangkap  Parsaoran Simanjuntak

HARIANHALUAN.COM - Lama tidak beroperasi 15 Kapal tangkap bantuan Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI di Sikakap, Kepulauan Mentawai Tahun depan akan dialihkan menjadi Kapal penampung ikan dari nelayan-nelayan kecil di sekitar wilayah Sikakap.

Rencana tersebut didukung oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Mentawai, melalui Komisi III sebagai mitra kerja dari Dinas Perikanan setempat, karena dinilai pengoperasian kapal tangkap tersebut tidak berhasil.

"Sebagai mitra kita tentu kita harus dukung rencana alih fungsi kapal tangkap menjadi kapal pengepul, karena selama kapal tersebut digunakan untuk menangkap ikan ternyata tidak berhasil, alasannya tidak sesuainya antara modal dan hasil tangkap, " Kata Wakil Ketua Komisi III DPRD Mentawai Parsaoran Simanjuntak kepada haluan.com, Selasa (22/09) di Sekretariat DPRD Mentawai.

Dalam sepengetahuannya kapal bantuan dari pusat untuk mendukung Sentra Kawasan Perikanan Terpadu (SKPT) tersebut saat ini hanya parkir di perairan Sikakap, bahkan ada beberapa kapal sudah rusak berat.

"Rugilah kita kalau tidak difungsikan, pemerintah pusat sudah mau memberikan bantuan tetapi tidak kita manfaatkan dengan baik, kalau ada nelayan tidak sanggup menjalankan kapal tersebut harus dialihkan ke nelayan lain atau dialihfungsikan, dari pada rusak begitu saja," timpalnya.

Sementara secara terpisah Kepala Bidang Tangkap Dinas Perikanan Mentawai Rudi Sorga menyebutkan kapal tangkap dari SKPT merupakan kewenangan pusat dan langsung diserahkan ke koperasi nelayan yang ada di Sikakap.

"Jadi dalam konteks pengawasan itu kewenangannya pusat melalui SKPT, seperti apa teknis pengawasannya kita tidak tahu, tetapi terkait sumber daya manusia atau nelayan yang mengoperasikan kapal tersebut tentu pihak skpt berkoordinasi dengan kita karena kan masih masyarakat nelayan kita," Terang Rudi kepada haluan.com di ruang kerjanya.

Ia menyebutkan pengalihan fungsi menjadi kapal penampung bukan berarti kapal tersebut tidak boleh melakukan kegiatan penangkapan ikan, namun pada prinsipnya pengalihan fungsi tujuannya kapal tersebut bisa dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Rencana tersebut kata dia masih dalam bentuk wacana yang akan diwujudkan Tahun depan.

"Sebenarnya boleh-boleh saja dialih fungsikan dan kapal tersebut dialihkan kepada nelayan yang lain, karena nelayan yang sebelumnya sudah menyerah tidak sanggup menjalankan kapal, buktinya kapal tersebut tidak lagi beroperasi, disamping itu sebenarnya meskipun bantuannya hiba, dalam perjanjian kalau operasinya tidak maksimal akan dipindah kepada Nelayan yang lain," paparnya. 

Ia berharap kapal pengadaan dari Pusat Tahun 2017 dengan kapasitas 5 Gt tersebut bisa beroperasi kembali, sehingga perekonomian masyarakat nelayan di Kepulauan Mentawai dapat meningkat lagi. (*)

loading...
Reporter : Redi /  Editor : Heldi Satria

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]