Usaha Membunuh Karakter Audy Joinaldy


Selasa, 22 September 2020 - 11:54:48 WIB
Usaha Membunuh Karakter Audy Joinaldy Jubir Mahyeldi -Audy, Miko Kamal. Ist

Audy Joinaldy adalah bakal calon wakil gubernur Sumbar di Pilkada 2020. Beliau maju mendampingi Buya Mahyeldi. Diusung oleh 2 partai politik PKS dan PPP. Sudah banyak orang tahu itu.

Oleh: Jubir Mahyeldi -Audy, Miko Kamal

Ayah Audy bernama Joinerri Kahar. Akrab dipanggil Joy Kahar. Punya nama belakang yang sama dengan seorang pengusaha Sumbar yang tersangkut perkara di Solok Selatan, yakni Yamin Kahar.

Joy dan Yamin memang bersaudara. Seibu sebapak. Joy lebih tua dari Yamin. Keduanya sama-sama pengusaha. Sama seperti Audy. Bedanya, Joy dan Audy berkiprah di rantau, sementara Yamin lebih banyak berusaha di Sumbar.

Karena hubungan darah Yamin dengan Joy, otomatis Audy adalah anak Yamin juga. Tepatnya, anak kakaknya. Itu tak bisa dipungkiri.

Di kampung saya, Pariaman, adik atau kakak dari ayah dipanggil bapak. Panggilan sehari-hari biasanya Pak Etek atau Pak Adang. Audy tidak memanggil Yamin Kahar dengan panggilan Pak Etek. Panggilannya agak kekinian, yaitu Om. Lengkapnya Om Yamin.

Sebenarnya, hubungan Audy dan Yamin ini tidak ada yang spesial, selain hubungan tali darah sebagaimana orang-orang bertali darah lainnya. Tapi, itu menjadi menjadi spesial karena Audy memutuskan terjun ke dunia politik disaat Pak Eteknya sedang menghadapi masalah hukum.

Dalam politik praktis, apa saja memang bisa digembungkan-gembungkan (baca juga kapitalisasi). Jangankan fakta, yang hoaks pun dibuat seolah-olah ada.

Hubungan darah Audy dengan Yamin Kahar dikapitalisasi sedemikian rupa. Framming melalui media sosial dilakukan. Audy diidentikkan dengan Omnya Yamin. Lebih parahnya lagi, perbuatan hukum Yamin hendak dibebankan kepada Audy. Tujuannya membunuh karakter Audy.

Secara hukum, itu tidak benar. Tangan mencincang, bahu memikul adalah prinsip universal penegakan hukum. Si sunguik bertanggung jawab penuh atas semua perbuatannya. Bukan si jangguik ataupun si gurambeh. Saya yakin, tidak ada yang tidak tahu dengan prinsip universal itu.

Saya dengar, Yamin Kahar sedih benar dengan kurenah tidak bertanggung jawab tukang kapitalisasi isu hubungan darah dirinya dengan Audy untuk kepentingan politik. Sudahlah tidak bisa membantu, Audy berusaha dicitrakan buruk dengan masalah hukum yang sedang dihadapinya. Itu yang disedihkan Yamin.

Audy santuy saja menghadapi propoganda murahan itu. Beliau mantap, selain hubungan darah yang memang dekat, relasinya dengan Yamin sangat berjarak terutama dalam bisnis. Baik jarak lokasi maupun jarak bidang bisnis yang ditekuninya.

Audy berbisnis di Indonesia bagian timur dalam bidang peternakan dan pertanian di bawah bendera Perkasa Group dan Lintas Agro Group. Sementara Yamin mengibarkan bendera Dempo di Sumbar yang bergerak di bidang property dan energy.

Menurut Audy, isu itu, insyaallah, tidak akan mempengaruhi preferensi pilihan orang Sumbar yang terkenal logis dan independen. Audy percaya, dalam politik, orang Sumbar sangat lihay membedakan mana yang atah dan mana yang beras. (**)

loading...
 Sumber : Relis /  Editor : Milna Miana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]