3.000 Orang di Lanzhou China Terinfeksi Wabah Brucellosis


Sabtu, 19 September 2020 - 06:52:19 WIB
3.000 Orang di Lanzhou China Terinfeksi Wabah Brucellosis Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Sekitar tiga ribu orang di Lanzhou, China positif terinfeksi penyakit yang disebabkan oleh bakteri, brucellosis. Penyakit brucellosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri brucella, bakteri yang umumnya dibawa oleh hewan ternak.

Di China, wabah Brucellosis menyebar karena terdapat kebocoran pada sebuah pabrik biofarmasi yang tengah memproduksi vaksin brucella untuk hewan ternak. Hewan yang paling umum membawa bakteri ini adalah domba, sapi, kambing, babi, dan anjing.

Penyakit brucellosis dikenal juga dengan demam malta atau demam Mediterania. Infeksi bakteri ini menyebabkan munculnya sejumlah gejala pada tubuh seperti sakit kepala, nyeri otot, demam, dan kelelahan.

Berikut gejala awal brucellosis:
1. Demam
2. Berkeringat
3. Rasa tidak enak
4. Sakit kepala
5. Nyeri pada otot, sendi, dan atau punggung
6. Kelelahan

Umumnya, gejala brucellosis ini dapat mereda dalam beberapa hari. Namun, pada sejumlah kasus, beberapa gejala juga dapat berubah menjadi kronis atau bahkan tidak pernah hilang. Misalnya, radang sendi atau pembengkakan pada organ tertentu seperti testis, jantung, hati dan/atau limpa.

Menurut Pusat Pencegahan dan Penularan Penyakit Amerika Serikat (CDC), penularan brucellosis dari orang ke orang sangat jarang terjadi. Kebanyakan orang yang terinfeksi mendapatkan virus dari makanan yang terkontaminasi atau menghirup bakteri. Pada kasus yang baru terjadi di Lanzhou, China penularan diperkirakan karena menghirup bakteri yang bocor dari pabrik.

Diagnosis brucellosis harus dilakukan oleh dokter dengan melakukan sejumlah tes seperti pengujian sampel darah, sumsum tulang, atau cairan tubuh lainnya. Tes darah juga dapat dilakukan untuk mendeteksi antibodi yang melawan bakteri.

Setelah menegakkan diagnosis, dokter biasanya akan mengobati dengan meresepkan antibiotik. Waktu yang dibutuhkan untuk sembuh umumnya bergantung pada tingkat keparahan penyakit. Kematian akibat brucellosis jarang terjadi, atau tidak lebih dari 2 persen dari semua kasus.

Dikutip dari CNN, brucellosis bukan kali ini terjadi. Wabah ini umum terjadi di China pada 1980-an.  Pada 2008, brucellosis juga mewabah di Bosnia . Beberapa vaksin sudah diciptakan untuk mencegah wabah bakteri ini. Demikian cnnindonesia.com.(*)

loading...
 Sumber : cnnindonesia /  Editor : Nova Anggraini

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 05 Juni 2020 - 20:31:45 WIB

    Iran Hadapi Gelombang Kedua Corona: 3 Hari Berturut-turut Laporkan 3.000 Kasus

    Iran Hadapi Gelombang Kedua Corona: 3 Hari Berturut-turut Laporkan 3.000 Kasus HARIANHALUAN.COM - Selama tiga hari berturut-turut, Iran mencatatkan penambahan kasus harian yang tinggi. Selama tiga hari itu, angka kasus harian dilaporkan lebih dari 3.000 kasus. .
  • Selasa, 24 Maret 2020 - 21:17:36 WIB

    Alhamdulillah, 103.000 Pasien Corona di Seluruh Dunia Sembuh

    Alhamdulillah, 103.000 Pasien Corona di Seluruh Dunia Sembuh JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Di tengah duka dan kepedihan karena wabah virus corona yang saat ini sudah menyebar ke seluruh dunia, terselip sebuah kabar baik..
  • Kamis, 27 Februari 2020 - 11:24:37 WIB

    Kisah Dokter yang Meninggal Setelah Rawat Lebih dari 3.000 Pasien COVID-19

    Kisah Dokter yang Meninggal Setelah Rawat Lebih dari 3.000 Pasien COVID-19 JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Seorang dokter di China bernama Dr Liu Wenxiong meninggal setelah merawat lebih dari 3.000 pasien virus corona COVID-19 dalam satu bulan. Pihak keluarga mengatakan, penyebab meninggalnya karena ser.
  • Selasa, 28 Januari 2020 - 12:05:10 WIB

    Mumi Berusia 3.000 Tahun Bisa Bersuara Kembali?

    Mumi Berusia 3.000 Tahun Bisa Bersuara Kembali? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Sebelumnya, sejumlah ilmuwan dari Universitas London berhasil membuat mumi Nesyamun berusia 3.000 tahun kembali bersuara. Nesyamun dikenal sebagai seorang pendeta Mesir yang suka bernyanyi..
  • Jumat, 27 Desember 2019 - 18:27:06 WIB

    3.000 Orang India Berencana Masuk Islam

    3.000 Orang India Berencana Masuk Islam TAMIL NADU, HARIANHALUAN.COM - Sebanyak 3.000 orang dari kasta Dalit di India berencana masuk Islam karena merasa diperlakukan tidak adil. Sebelumnya, nyawa 17 orang kasta Dalit terenggut dalam tragedi ambruknya sebuah tembok.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]