Bawaslu Dharmasraya Ingatkan Paslon Aktif Wujudkan Pilkada Ramah Anak


Jumat, 18 September 2020 - 19:18:53 WIB
Bawaslu Dharmasraya Ingatkan Paslon Aktif Wujudkan Pilkada Ramah Anak Bawaslu Dharmasraya

HARIANHALUAN.COM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, ingatkan seluruh Pasangan Calon (Paslon) beserta Tim Pemenangan dan Relawan agar turut berperan aktif dalam mewujudkan Pilkada Serentak 2020 yang ramah anak. 

"Hal itu sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Bersama (SEB) tentang Pilkada Ramah Anak dalam Pilkada oleh Kementrian PPPA bersama Komisi Pemilihan Umum dan Bawaslu," ungkap Koordinator Divisi Hukum dan Pengawasan pada Bawaslu setempat, Alde Rado MA di Dharmasraya, Jumat (18/9/2020). 

Dalam edaran tersebut, jelasnya, Menteri Bintang Puspayoga menegaskan tentang larangan terkait pelibatan anak-anak dalam politik praktis. Ketegasan itu, lanjutnya, dilatari oleh lahirnya Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. 

"Dalam aturan tersebut jelas diamanatkan bahwa anak-anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi serta jaminan untuk memperoleh perlindungan dari penyalahgunaan dalam kegiatan politik bagi anak-anak yang masih berumur dibawah usia 17 tahun," jelasnya. 

Terkait tindakan, pihaknya jika menemukan adanya unsur pelibatan anak-anak atau hadir dalam suatu kegiatan bersifat kampanye dan sejenisnya, akan meminta kepada penanggungjawab kegiatan untuk memulangkan mereka atau meminta pulang orang dewasa yang membawa anak tersebut.

"Jika menolak atau tidak memungkinkan karena terkait keamanan dan keselamatan si anak, maka minimal harus disediakan tempat khusus yang tidak berada dalam lingkungan kegiatan tetapi harus berada dalam pengawasan khusus guna memastikan anak-anak tersebut terlindungi dengan baik," tegasnya. 

Dia mengimbau kepada seluruh pihak terkait pada masa kampanye nanti agar melakukan langkah-langkah pencegahan guna menekan potensi terjadinya pelanggaran Pemilu pada Pilkada 2020. "Jika ada masyarakat mengetahui atau memiliki informasi tentang adanya dugaan tindakan pelanggaran pemilu, segera melaporkan ke pihak Bawaslu Dharmasraya," jelasnya.

Pantauan harianhaluan.com, meskipun belum ditetapkan sebagai pasangan calon kepala daerah, namun sejumlah potensi pelanggaran oleh bakal pasangan calon sudah terlihat muncul pada rangkaian kegiatan sosialisasi yang digelar di sejumlah tempat umum dan rumah-rumah ibadah. 

Terpisah, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan mengapresiasi ditandatanganinya surat edaran bersama (SEB) tentang perlindungan anak dari kegiatan kampanye politik. Sebab, UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada tidak mengatur secara lugas bahwa anak-anak dilarang dilibatkan dalam kampanye politik.

"Dalam UU Pilkada, kita tidak menemukan norma eksplisit yang menyebut adanya larangan pelibatan anak atau orang tak punya hak pilih," ujar Abhan dalam acara penandatanganan SEB tersebut di Kantor Kementerian Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Perempuan (PPPA), Jakarta, Jumat (11/9/2020), sebagaimana dilansir di sejumlah media massa Nasional. (*)

loading...
Reporter : Rully Firmansyah /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]