Kematian Dokter akibat Covid-19 Kian Tajam, IDI Minta Masyarakat Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan


Jumat, 18 September 2020 - 08:52:42 WIB
Kematian Dokter akibat Covid-19 Kian Tajam, IDI Minta Masyarakat Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan Dok IDI

HARIANHALUAN.COM - Jumlah kematian dokter dan tenaga kesehatan Indonesia akibat Covid-19 semakin meningkat tajam. Data yang dihimpun oleh Tim Mitigasi PB IDI yang diupdate, Kamis, 17 September 2020 pukul 14.00 WIB menyebutkan bahwa dalam kurun waktu 3 hari sejak data terakhir, dua dokter umum meninggal dunia.

Dengan begitu menambah total 117 dokter Indonesia yang meninggal akibat terpapar Covid-19. Dua dokter tersebut berasal dari Jakarta dan Jatim.

Ketua Tim Mitigasi PB IDI, dr Adib Khumaidi, SpOT mengatakan, angka kematian dokter yang semakin cepat dan tajam ini menunjukkan masyarakat masih abai terhadap protokol kesehatan yang diserukan oleh para tenaga kesehatan dan pemerintah.

"Kami mewakili seluruh tenaga kesehatan di Indonesia memahami bahwa ada kebutuhan ekonomi yang juga perlu diperhatikan. Namun, kami meminta masyarakat sebagai garda terdepan dalam penanganan Covid ini agar disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktifitas kesehariannya," kata dr. Adib dalam keterangan tertulis yang diterima Harianhaluan.com, Jumat (18/9/2020).

Menurut dr. Adib, hal ini bukan hanya untuk keselamatan para tenaga kesehatan, namun juga keselamatan diri mereka sendiri dan orang-orang disekitar. Pandemi ini tidak akan pernah berakhir apabila tidak disertai peran serta semua elemen masyarakat . Dan hal ini tentunya juga akan berdampak negatif bukan hanya pada kesehatan namun juga ekonomi secara berkepanjangan.

Dr. Adib menyebutkan, bahwa dengan jumlah dokter yang berguguran maka menjadi pekerjaan besar untuk tetap bisa memberikan proporsional dalam pelayanan kesehatan , para tenaga kesehatan kini menjadi benteng terakhir dalam penanganan Covid-19.

"Indonesia bahkan belum mencapai puncak pandemi gelombang pertama pandemi ini dikarenakan ketidakdisiplinan protokol kesehatan yang masif. Apabila hal ini terus berlanjut, maka Indonesia akan menjadi episentrum Covid dunia yang mana akan berdampak semakin buruk pada ekonomi dan kesehatan negara kita," ucap dr. Adib. (*)

loading...
 Sumber : Relis /  Editor : Milna Miana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]