Polisi Temukan 5 Mayat di Dalam Kulkas Saat Bagikan Masker


Jumat, 18 September 2020 - 07:23:12 WIB
Polisi Temukan 5 Mayat di Dalam Kulkas Saat Bagikan Masker Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Saat membagikan masker serta sosialisasi protokol kesehatan di atas kapal ikan Star Indo Jaya Maju VI, pada Kamis, 17 September 2020, Petugas Polres Kepulauan Seribu malah menemukan lima sosok mayat di dalam kulkas atau lemari es. Lima mayat tersebut ternyata Awak Buah Kapal (ABK) Star Indo Jaya Maju VI.

Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP Morry Ermond menjelaskan, awalnya, para petugas sedang melaksanakan operasi yustisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di pesisir laut utara Jakarta. Operasi menyasar kapal ikan yang mengangkut banyak penumpang. Salah satunya, kapal ikan Star Indo Jaya Maju VI, karena terlihat padat.

"Kemudian kita bagikan masker sama imbauan untuk protokol kesehatan pada saat patroli ngecek ke kapal ini. Kapal ternyata jumlah ABKnya cukup banyak. Kemudian cek manifes, dari sana diketahui nahkoda dan abk mengakui bahwa ada lima abknya yang meninggal dunia dan ditaruh dalam freezer," kata AKBP Morry Ermond saat dikonfirmasi, Jumat (18/9/2020)

Petugas dikagetkan adanya temuan lima mayat dalam freezer saat membagikan masker. Berdasarkan hasil keterangan dari nakhoda dan para ABK kapal tersebut, lima jenazah yang disimpan dalam freezer meninggal usai menenggak minuman keras (miras) oplosan.

"Keterangan awal dari Nahkoda (lima jenazah) meninggal dunia karena meminum miras oplosan," terangnya.

Kendati demikian, kata Morry, pihaknya masih menyelidiki terkait penyebab pasti meninggalnya lima ABK kapal yang kemudian jenazahnya disimpan dalam freezer tersebut. Polisi pun telah mengevakuasi lima jenazah tersebut ke RS Polri Kramat Jati untuk diautopsi.

"Penyebab kematian akan dipastikan dari hasil autopsi jenazah," jelasnya.

Selain itu, Morry juga belum bisa memastikan apakah ada tanda-tanda kekerasan di tubuh lima jenazah yang ada di dalam freezer tersebut. Dia hanya mengatakan kapal tersebut ditemukan saat akan kembali ke daratan setelah melaut selama dua bulan.

"(Kapal) mau kembali ke darat setelah kurang lebih dua bulan berlayar," ungkapnya. (*)

loading...
 Sumber : okezone.com /  Editor : Rahma Nurjana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]