Luar Biasa, APBD-P Alokasikan Rp23,2 Miliar untuk Kegiatan DPRD Dharmasraya


Rabu, 16 September 2020 - 14:19:02 WIB
Luar Biasa, APBD-P Alokasikan Rp23,2 Miliar untuk Kegiatan DPRD Dharmasraya Gedung DPRD Kabupaten Dharmasraya terlihat berdiri megah sebagai simbol demokrasi di daerah yang juga dikenal sebagai Ranah Cati Nan Tigo.

HARIANHALUAN.COM - Senyum sumringah bercampur lelah diprediksi akan menghiasi wajah para legislator di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, hingga akhir 2020. Hal itu terkait angka-angka yang tercantum dalam dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah - Perubahan (APBD-P) Tahun 2020.

Pantauan HarianHaluan.Com, pada lampiran dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah - Perubahan (APBD-P) Tahun 2020, anggaran sebesar Rp 23,2 miliar dialokasikan untuk membiayai kegiatan kunjungan kerja, studi banding dan kegiatan rutin lainnya bersifat belanja langsung.

Banyak pihak menilai, kebijakan anggaran tersebut dianggap tidak bijak dan belum mencerminkan rasa kepedulian dan keberpihakan kepada rakyat pemilihnya.

Salah satunya sebagaimana diungkapkan oleh seorang tokoh masyarakat, Syamsuir Djaka, di Dharmasraya, Rabu (16/09).

Menurutnya, selaku wakil rakyat yang mendapat amanah dari hasil pemilihan langsung dalam sebuah proses demokrasi, seharusnya kepentingan masyarakat di atas segalanya apalagi di tengah suasana pandemi Covid-19.

"Anggaran Rp23,2 miliar untuk kunjungan kerja, studi banding dan kegiatan rutin lainnya termasuk besar. Alangkah baiknya dana itu dikurangi, kemudian dilalokasikan untuk program berbasis kerakyatan untuk mengantisipasi timbulnya gejolak sosial di tengah masyarakat yang hampir seluruhnya sudah mulai terdampak oleh kebijakan pemerintah terkait penanganan virus Covid-19," katanya. 

Menurutnya, dengan mengurangi angka tersebut, anggaran pro rakyat yang digaung-gaungkan selama ini menjadi nyata karena keberadaan mereka dipilih bukan untuk memuluskan kepentingan pribadi, tapi untuk kepentingan rakyat. 

Ia berharap, DPRD selaku perpanjangan tangan rakyat, yang dipercaya mampu menjalankan harapan rakyat serta mengawasi jalannya roda pemerintahan lebih mendengarkan jeritan aspirasi warganya.

"Saat ini masyarakat tengah menjerit karena impitan ekonomi, seharunya kondisi itu yang menjadi perhatian serius dari para wakil rakyat tersebut. Saya menilai DPRD belum pro rakyat,"  pungkasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Badan Keuangan Daerah (BKD) Dharmasraya, Pariyanto melalui Kepala Bidang dinas setempat, Rasym Nofriadi, mengatakan pembahasan APBD-P ini sudah melalui proses panjang dan kajian yang jelimet dengan besaran akhir yang ditetapkan senilai Rp1,015 triliun. 

"APBD-P sudah disahkan, Selasa (15/9). Selanjutkan dokumen APBD-P ini akan dikirim ke Gubernur Sumatera Barat untuk dilakukan evaluasi guna mendapatkan registrasi perda," terangnya. 

Menurutnya, selain angka Rp 23 miliar lebih tersebut pada pos anggaran lembaga DPRD juga dialokasikan dana bersifat belanja tidak langsung sebesar Rp 12,2 miliar yang dipergunakan untuk membayar gaji serta tunjangan pimpinan dan anggota DPRD dan gaji staf sekretariat sebesar Rp 1,6 miliar dengan nilai total keseluruhan berjumlah Rp 27 miliar.
 
Terkait proses lanjut realisasi anggaran tersebut nantinya, ia menjelaskan setelah disahkan maka akan dilakukan evaluasi akhir sebelum dikirim ke Gubernur Sumatera Barat melalui pihak pemerintah provinsi untuk mendapatkan registrasi peraturan daerah.

"Setelah mendapatkan registrasi maka anggaran tersebut bisa dicairkan berdasarkan Rencana Kerja Anggaran (RKA) yang sudah disepakati dan diperkirakan bisa dicairkan pada pertengahan Oktober 2020," tutupnya.(*)

loading...
Reporter : Rully Firmansyah /  Editor : Nova Anggraini

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]