Warganet Kecam Aksi Tak Manusiawi Saat Penangkapan Pelaku Mesum di Pasaman


Selasa, 01 September 2020 - 15:22:40 WIB
Warganet Kecam Aksi Tak Manusiawi Saat Penangkapan Pelaku Mesum di Pasaman ilustrasi viral

HARIANHALUAN.COM - Warganet ramai-ramai mengecam aksi main hakim dan tidak manusiawi oleh warga Ampanggadang, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman terhadap pelaku mesum (asusila) di daerah itu, Senin (31/8/2020). Aksi main hakim oleh warga setempat viral dijagat maya seperti Facebook, Youtube dan WhatsApp. 

Dalam video berdurasi lima menit lebih itu tampak seorang wanita setengah telanjang diarak massa disepanjang di depan umum, disepanjang jalan raya Ampanggadang. Ironisnya, wanita yang diduga ditangkap basah oleh warga saat sedang mesum dengan salah seorang warga setempat tampak diseret, ditendang dan nyaris ditelanjangi. Bahkan, kepalanya dilumuri dengan lumpur kotor. 

"Hebat sekali cara mengajarinya. Sepertinya mereka tidak pernah saja berbuat dosa, seperti sudah suci saja semua, disinilah tiba murka Allah itu. Memang betul dia salah, tapi tidak demikian kali cara memperlakukan wanita itu," tulis Nurhidayah Ritonga. 

"Maha suci netizen! Pekerjaan salah tak seharusnya dihujat sampai dipermalukan sebegitunya. Ini negara hukum, apa salahnya langsung di bawa ke pihak berwajib, atau diselesaikan di ketua kampung atau apalah, tanpa harus tidak memanusiakan manusia! Mahaaa sucii netizeeen," ungkap Ilsa Nurahmi. 

"Yang salah memang tak boleh dibenarkan, tapi cara yang dipakai tak seharusnya seperti itu. Mahaaa suciii bagi para netizeeen. Menganggap dirinya paling suci seolah bertindak tanpa hati nurani dan tanpa merasa diri mempunyai noda dan dosaa! Yaaah. Netizeeen memang mahaaa suci. Merasaaa diri paling sucii tanpa tetesan aib tersembunyi sekalipun," sambungnya.
 
"Apa yang di perbuat oleh pelaku memang salah, tapi janganlah ditendang, diseret seperti itu kita punya hukum yang dapat menyelesaikannya," ucap Ria. 

Kecaman perlakuan warga terhadap pelaku mesum ini juga dilontarkan oleh Vie Rnb. Menurutnya, warga setempat sudah kehilangan hati nuraninya. Ia pun mempertanyakan keberadaan lembaga perlindungan perempuan di daerah itu. 

"Komnas Perempuan mana suaranya? Miris melihat tindakan orang orang yang tidak punya hati nurani bahkan tidak punya otak ini. Apa anda tidak punya anak perempuan, saudara perempuan, atau istri maupun Ibu. Jika perempuan perempuan kalian yang diperlakukan demikian apakah kalian terima. Atau apakah kalian sendiri sudah benar benar suci dan bersihkah? Allah, selalu menutup aib aib kita, baik yang kecil maupun yang besar. Tapi kalian dengan sombongnya mempertontonkan aib saudara kalian sendiri," pungkasnya. 

"Video di arak keliling kampung sangatlah tidak bermoral, demi tuk kata viral," ungkap Dedi Asmara. 

Hingga berita ini naik tayang, video berjudul, 'Pasangan ditangkap warga (Dibawa keliling kampung)' yang diunggah youtubers Vlog sudah ditonton sebanyak 3.847 kali sejak tayang 20 jam lalu di Youtube. (*)

loading...
Reporter : Yudhi Lubis /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]rianhaluan.com