ASN dan Nakes Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Corona Sinovac? Begini Penjelasan Tim Penguji


Senin, 27 Juli 2020 - 18:28:05 WIB
ASN dan Nakes Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Corona Sinovac? Begini Penjelasan Tim Penguji Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Tim penelitian uji klinis vaksin Corona Sinovac, Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Padjajaran (Unpad), mengungkapkan masyarakat yang hendak menjadi relawan bisa dari berbagai kalangan. Begitu juga bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga kesehatan (nakes) bisa mendaftar sebagai relawan vaksin.

Peneliti dari FK UNPAD Prof Kusnandi Rusmil mengatakan persyaratan bagi relawan yang akan mengikuti uji klinis harus dipastikan sehat dan berusia antara 18 hingga 59 tahun.

"Tenaga kesehatan juga boleh menjadi relawan asal tadi sehat dan tidak ada indikasi tertular COVID-19. Karena pengawasan nanti kita ada timnya dari Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS)," kata Kusnandi di Balai Kota, Senin (27/7/2020).

Kusnandi mengatakan, tidak hanya bagi tenaga medis, peluang menjadi relawan uji klinis vaksin juga akan terbuka bagi masyarakat.

"Masyarakat yang mau ikut dipersilahkan, nanti setelah kita mendapat izin baru setelah itu buka pendaftaran dan yang paling cepat daftar akan kita proses," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengungkapkan tidak ada paksaan bagi para ASN yang ingin menjadi relawan uji klinis vaksin Sinovac.

"ASN minta daftar silahkan, boleh asal memenuhi kriteria, mendukung program tersebut dan berharap segera terdapat vaksin COVID-19," tandasnya.

Manajer Lapangan Uji Klinis Vaksin COVID-19 Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Padjadjaran (Unpad) Eddy Fadlyana mengatakan hingga saat ini pendaftaran relawan secara resmi belum dibuka. Pihaknya masih menunggu pernyataan perizinan dari Komite Etik internal.

"Kita belum bisa mencatat ada berapa orang yang mendaftar karena belum dapat izin dari Komite Etik. Rencananya hari ini izin akan keluar dan besok kita akan mulai membagikan selebaran-selebaran kepada masyarakat," kata Eddy.(*)

loading...
 Sumber : detik.com /  Editor : Nova Anggraini

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 19 September 2020 - 08:03:30 WIB

    Pemerintah RI Kerahkan COVID-19 Hunter, Ini Tugasnya

    Pemerintah RI Kerahkan COVID-19 Hunter, Ini Tugasnya HARIANHALUAN.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) sekaligus Wakil Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) Luhut Binsar Pandjaitan membeberkan ada COVID-19.
  • Rabu, 16 September 2020 - 15:23:02 WIB

    Dukung PSBB Ketat DKI Jakarta, Hasnaeni: Karena Nyawa Tak Dapat Dibeli

    Dukung PSBB Ketat DKI Jakarta, Hasnaeni: Karena Nyawa Tak Dapat Dibeli HARIANHALUAN.COM-Sosok perempuan kerap disebut 'wanita emas', Hasnaeni Moein, mendukung penerapan  pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta secara total oleh Gubernur Anies Baswedan..
  • Senin, 31 Agustus 2020 - 06:32:07 WIB

    Banyak ASN Wanita Bersuami Lebih dari Satu, Menpan RB: Ini Fenomena!

    Banyak ASN Wanita Bersuami Lebih dari Satu, Menpan RB: Ini Fenomena! HARIANHALUAN.COM - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Tjahjo Kumolo mengatakan, ada fenomena baru yang dilakukan oleh aparatur sipil negara (ASN) perempuan. Banyak ASN perempuan melakuk.
  • Sabtu, 22 Agustus 2020 - 09:56:01 WIB

    Begini Nasib Gaji Pegawai KPK Jika jadi ASN

    Begini Nasib Gaji Pegawai KPK Jika jadi ASN HARIANHALUAN.COM - Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 41/2020 tentang Pengalihan Pegawai KPK jadi ASN. Di dalam PP tersebut salah satu yang dijamin adalah gaji pegawai tidak akan berkurang meskipun tel.
  • Selasa, 11 Agustus 2020 - 06:58:23 WIB

    Wajib Tahu! Ternyata PNS dan ASN Itu Berbeda, Ini Penjelasannya

    Wajib Tahu! Ternyata PNS dan ASN Itu Berbeda, Ini Penjelasannya HARIANHALUAN.COM - Banyak yang salah kaprah soal status Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Aparatur Sipil Negara (ASN). Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014, status keduanya adalah berbeda. Status PNS d.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]