Kenapa Sih Kita Bisa Pingsan? Ketahui Penyebab dan Cara Mencegahnya


Rabu, 22 Juli 2020 - 19:36:08 WIB
Kenapa Sih Kita Bisa Pingsan? Ketahui Penyebab dan Cara Mencegahnya Pingsan Merupakan Sebuah Kejadian Yang Cukup Sering Dialami (Sumber: Freepik)

HARIANHALUAN.COM - Pingsan sekarang identik dengan sebuah imej sinetron ketika seorang aktor atau aktris tiba-tiba jatuh tidak sadarkan diri karena terlalu kaget akan sesuatu. Namun, kenapa sih kita bisa pingsan?.

Seperti dikutip dari Haluan.co (Haluan Media Group), Rabu (22/7/2020), dikenal dengan nama medis sinkop, pingsan merupakan sebuah bentuk kehilangan kesadaran yang diakibatkan oleh kurangnya laju darah ke otak.

Pingsan berlangsung singkat karena setelah laju darah otak kembali, maka seseorang akan dengan cepat kembali kesadarannya.

Gangguan saraf atau psikogenik tidak termasuk dalam kondisi pingsan.

Hampir 1/3 orang akan pernah pingsan dan penyebabnya dapat diabgi menjadi 3 hal yaitu: reflex-mediated (dimediasi oleh refleks), hipotensi ortostatik, dan penyebab kardiovaskular.

Penyebab tersering pingsan adalah akibat reflex-mediated. Kategori ini meliputi vasovagal, situasional, dan akibat sinus karotid.

Tipe pingsan ini terjadi ketika sebuah refleks mengalami stimulasi yang berlebihan sehingga pembuluh darah Anda melebar dan laju darah ke otak akan menurun.

Biasanya, tipe pingsan reflex-mediated dipicu oleh stres fisik atau emosional, ketakutan yang berlebihan, atau orang yang takut akan darah melihat darahnya sedang diambil.

Anda pernah mengalami atau menyaksikan orang yang sangat terkejut tiba-tiba pingsan? Inilah alasannya.

Tipe pingsan yang kedua adalah hipotensi ortostatik yang terjadi karena tekanan darahnya terlalu rendah yang biasanya terjadi akibat berdiri terlalu lama, dehidrasi, atau obat-obatan.

Beberapa penyakit dapat menganggu sistem saraf otonom yang berfungsi untuk mengatur tekanan darah Anda. Penyakit tersebut dapat berupa diabetes, amiloidosis, dan penyakit Parkinson.

Uniknya dari hipotensi ortostatik ini adalah kondisi ini dapat mengaktifkan refleks vagal sehingga mengakibatkan pingsan tipe reflex-mediated juga.

Kategori pingsan yang terakhir adalah penyebab kardiovaskular yang disebabkan oleh kejanggalan dalam ritme jantung atau disebut juga dengan aritmia yang dapat berupa nadi terlalu cepat (takiaritmia) atau nadi terlalu lambat (bradiaritmia).

Hampir semua penyakit jantung dapat mengakibatkan pingsan tipe ini yang dapat berupa (namun tidak terbatas) penyakit jantung koroner, kardiomiopati, penyakit katup jantung, dan embolus pulmoner.

Untuk Anda yang mengalami pingsan pertama kalinya, ada baiknya Anda mengetahui penyebab pastinya ke dokter Anda sehingga apabila terdapat sesuatu yang mendasari pingsan tersebut akan dapat diatasi oleh dokter Anda.

Dokter Anda akan memulai dengan sesi tanya jawab (anamnesis) mengenai penyakit dan riwayat pengobatan dan penyakit Anda.

Setelah melalui pemeriksaan fisik, apabila dokter Anda merasa membutuhkan maka akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut seperti ekokardiografi atau elektrokardiografi (rekam jantung).

Mengapa Kita Mengorok?

Sebagian besar kasus pingsan memiliki penyebab yang tidak serius namun pemeriksaan menyeluruh tetap dibutuhkan untuk menyingkirkan penyebab yang lebih serius yang dapat berakibat pada kematian mendadak. (*)

loading...
 Sumber : Haluan Media Group /  Editor : Milna Miana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]