Baru Sebulan Hirup Udara Luar, Residivis Ini Ditembak Polisi


Senin, 20 Juli 2020 - 23:05:00 WIB
Baru Sebulan Hirup Udara Luar, Residivis Ini Ditembak Polisi ilustrasi penangkapan

HARIANHALUAN.COM - Tak kapok masuk penjara, begitulah perilaku Rangga Pratama, warga Kelurahan Padang Tiakar Hilir, Kecamatan Payakumbuh Timur. Kali ini, pria 28 tahun itu kembali harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah aksi kejahataannya terbongkar. Bahkan, salah satu kakinya terpaksa ditembak karena berusaha melawan petugas saat dilakukan penangkapan.

Kurang dari sebulan menghirup udara bebas, Rangga Pratama kembali mendekam di jeruji besi. Pada 2018 lalu, Rangga Pratama pernah ditangkap petugas kepolisian di Padang dan mendekam di sel LP Muaro Padang. Dua tahun menjalani hukuman penjara karena terlilit kasus pencurian dengan pemberatan, pada April lalu Rangga Pratama dinyatakan bebas.

Setelah keluar dari penjara, pria asal Kecamatan Payakumbuh Timur itu tidak kapok. Malah kembali melakukan aksi kejahatannya, yakni dengan menjambret tas milik warga. “Tersangka merupakan residivis, bebas pada April dan kembali beraksi pada Mei. Dari pengakuannya, sudah beraksi sejak 3 bulan ini,” terang Kapolres Payakumbuh, AKBP Dony Setiawan saat konferensi pers pada Senin (20/7/2020) siang.

Diterangkan AKBP Dony, selama menjalankan aksinya, tersangka Rangga Pratama sudah beraksi di 9 TKP. “Sasaran tersangka adalah kelompok rentan, pengendara sepeda motor yang mayoritas wanita dalam keadaan sendirian dan membawa tas. Kemudian tersangka membuntuti dari belakang dan menarik paksa tas milik korban,” ucap Kapolres.

Dalam waktu tiga bulan tersebut, kata AKBP Dony, tersangka membawa kabur barang dan uang tunai milik korban senilai belasan juta di 9 TKP. Masing-masing korban yakni, RZO dengan kerugian Rp3 juta dan ponsel Samsung. WY, warga Ibuah dengan kerugian sekitar Rp3 juta. Lalu, korban AZ warga Padang Alai dengan kerugian Rp1,5 juta, YM dengan kerugian ponsel Xiaomi Redmi Note 4 dan surat berharga lainnya serta YS dengan kerugian sekitar Rp 2juta.

“Ada juga TKP lain tapi korban belum melapor. Seperti dua perkara di Kelurahan Ibuah, 1 perkara dekat lapangan Saribulan dan 1 perkara di Kelurahan Payobasuang. Selain kerugian materi, para korban ada yang terluka akibat terjatuh saat ditarik paksa oleh tersangka. Tersangka menjual hasil barang hasil curian dan mempergunakan uangnya untuk membeli narkoba,” terangnya.

Tersangka Rangga Pratama terpaksa dilumpuhkan petugas Satuan Reserse Kriminal Polres Payakumbuh. Salah satu kaki tersangka ditembak petugas karena berusaha melawan saat dilakukan penangkapan pada 17 Juli lalu di Nagari Kubang Putiah, Kecamatan Bahuhampu, Kabupaten Agam. Saat penangkapan, petugas juga menyita barang bukti yakni, satu unit sepeda motor, ponsel Samsung, kalung emas 2 gram dan liontin 0,7 gram, sejumlah tas serta dompet. (*)

loading...
Reporter : Dadang Esmana /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]