Di Era New Normal, PNP 'Move On' ke Kuliah Digital


Senin, 20 Juli 2020 - 06:15:23 WIB
Di Era New Normal, PNP 'Move On' ke Kuliah Digital Direktur PNP Surfa Yondri. Ist

HARIANHALUAN.COM - Menjalani kehidupan New Normal bukan berarti kembali kepada tatanan kehidupan normal yang pernah dijalani sebelumnya. Akan tetapi bagaimana bisa menyesuaikan diri dengan pandemi virus Corona atau Covid-19 tersebut untuk menuju masa depan yang lebih baik.

"Di sini yang perlu kita tanamkan adalah mindset digital, dan kita memang harus berani move on, kalau perlu pembelajaran praktik langsung hands on learning bisa diselenggarakan secara online tanpa mengabaikan nilai-nilai, karakter atau soft skill mahasiswa atau peserta didik," kata Direktur Politeknik Negeri Padang, Surfa Yondri, baru-baru ini.

Mengacu pada kondisi hari ini, menurut Direktur Surfa Yondri, harus dipisah konsep online learning yang telah dilaksanakan pada semester lalu dengan online learning yang bakal kita jalani semester mendatang.

"Pembelajaran online yang kita jalani semester lalu lebih dikarenakan untuk menjawab tantangan Pandemi Covid-19, namun online learning yang bakal kita jalankan dalam new normal adalah untuk menjawab tantangan masa depan. Ini yang disebut literasi digital dan digital mindset," terang Surfa Yondri.

Terakhir, Surfa Yondri menuturkan, mendadak digital dalam e-learning semester kemaren diibaratkannya sebagai orang hanyut, ketemu kasur pegang kasur, ketemu kayu, pegang kayu. Ke depan proses pembelajaran daring tidak seperti itu.

"Pembelajaran daring seperti yang dipaparkan narasumber Webinar tersebut, harus didesain sedemikian rupa sehingga kita tidak hanyut di sungai yang sama," tukasnya.

Sementara itu, Anggota Tim E-learning Kemendikbud, Muhammad Adri mengatakan, perbedaan utama antara pembelajaran sinkron dan asinkron adalah bahwa pembelajaran sinkron mirip dengan kelas virtual, melibatkan sekelompok siswa yang terlibat dalam pembelajaran pada saat yang sama, sementara pembelajaran asinkron melibatkan pembelajaran yang berpusat pada siswa mirip dengan pendekatan belajar mandiri dengan sumber belajar online yang diperlukan.

"Dengan demikian akan ada waktu bagi dosen untuk bertatap maya dengan mahasiswa jika dalam model itu ada fasilitasnya yang disebut big blue button (BBB) atau menggunakan cup. BBB merupakan produk open source dengan lisensi GNU GPL yang memungkinkan penggunanya memodifikasi source code sesuai kebutuhan masing-masing usernya," katanya. (*)

loading...
Reporter : Milna Miana /  Editor : Milna Miana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]