Sebelum Pandemi, Usaha Tenun Pandai Sikek Capai Omzet 30 Juta Per Bulan


Rabu, 15 Juli 2020 - 13:19:30 WIB
Sebelum Pandemi, Usaha Tenun Pandai Sikek Capai Omzet 30 Juta Per Bulan Menenun kain songket

HARIANHALUAN.COM - Sebelum pandemi Covid-19 melanda Indonesia, khususnya Sumatra Barat, usaha tenun menjadi salah satu mata pencaharian primadona di Pandai Sikek Kabupaten Tanah Datar. Apalagi Pandai Sikek salah satu daerah yang dikenal dengan pekerjaan utama masyarakatnya adalah bertenun.

Seorang pemilik usaha tenun Songket Limo Putri, Usmila Dewi mengatakan bahwa usahanya sudah dimulai sejak 1994 hingga sekarang. 
"Songket merupakan warisan temurun dari nenek moyang kami disini. Satu stel songket terdiri dari selendang dan bawahan. Serta terdapat beberapa jenis motif diantaranya bacatua, balapak, dan balapak bacatua. Untuk bahan songket juga bervariasi seperti pakai benang, emas, silver, tembaga, kristal dan sutra. Kami juga membuat songket full sutra jika ada permintaan," katanya kepada Harianhaluan.com, Rabu (15/7/2020).

Lanjut Usmila, untuk penjualan songket siap pakai biasanya juga ada yang divariasikan dengan sulaman dan suji kapalo samek yang dikerjakan langsung dengan tangan dari Koto Gadang. Pembuatan songket memakan waktu tujuh hari untuk satu helai selendang dan 10 hingga 15 hari untuk pembuatan satu helai kodek atau rok songket.

"Hal ini dikondisikan dengan anak tenunnya sendiri. Jika permintaan mendesak, maka proses pengerjaan bisa lebih cepat," tambahnya.

Mengenai harga bervariasi, sesuai motif dan bahan yang digunakan, dimulai dengan tarif dua jutaan untuk bahan yang sudah siap pakai dan telah diberikan lapisan furing dan pada selendang sudah diberikan tambahan rendo. 
"Usaha kami ini merupakan usaha rumahan dan telah mempunyai sekitar 20 anak tenun yang bekerja dalam pembuatan songket," ujarnya.

Diakuinya, omzet usaha ini selama periode sebelum wabah virus corona mencapai 20 hingga 30 juta rupiah dalam sebulan yang kemudian dibagi ke seluruh anak tenun tergantung permintaan dari toko atau konsumen langsung.

Pemasarannya pun cukup luas, biasanya langsung dijual ke toko souvenir atau kerajinan di sekitar Pandai Sikek dan ada juga konsumen yang langsung membeli ke tempat produksi. Distribusi songket biasanya dibeli oleh konsumen dari Sumbar, Medan, Aceh, Pekanbaru, Jakarta bahkan beberapa sampai mancanegara seperti Malaysia, Singapura, dan Jerman.

Sebagai informasi, di adat Minangkabau songket biasanya digunakan sebagai pakaian adat pernikahan, sebagai seserahan dan lainnya. Selain itu, songket juga digunakan ke acara formal atau semiformal seperti peresmian, pelantikan, dan pesta. Karena songket merupakan kain exclusive yang sudah diketahui dan digunakan hingga ke ranah nasional dan internasional. (*)
 

loading...
Reporter : Metria Indeswara /  Editor : Rahma Nurjana

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 14 Oktober 2020 - 17:43:57 WIB

    Sebelum Dimusnahkan, Polres Sijunjung Persilakan Pemilik Ambil Motor yang Disita

    Sebelum Dimusnahkan, Polres Sijunjung Persilakan Pemilik Ambil Motor yang Disita HARIANHALUAN.COM - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sijunjung mengimbau kepada masyarakat setempat yang merasa memiliki kendaraan roda dua (motor) yang disita karena melakukan pelanggaran lalu lintas. Sehingga dijadikan .
  • Selasa, 30 Juni 2020 - 15:40:03 WIB

    Ini Pengakuan Keluarga Sebelum Fadly Arif Meninggal

    Ini Pengakuan Keluarga Sebelum Fadly Arif Meninggal HARIANHALUAN.COM - Pihak keluarga ceritakan awal mula, sebelum terjadinya penganiayaan terhadap Fadli Arif (36) dijalan kawasan Perumahan Tangkai Permata Dua, Keluarahan Koto Baru, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Selas.
  • Sabtu, 23 Mei 2020 - 01:59:10 WIB

    DPMD Sumbar Targetkan Sebelum Idul Fitri BLT DD Rampung di 603 Nagari

    DPMD Sumbar Targetkan Sebelum Idul Fitri BLT DD Rampung di 603 Nagari HARIANHALUAN.COM -- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumbar targetkan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) yang dikucurkan untuk masyarakat terdampak Covid-19 bisa rampung sebanyak 603 Nagari/Desa.
  • Rabu, 25 April 2018 - 12:20:29 WIB

    Sebelum Ramadan, PKL Kelok Sembilan Akan Direlokasi

    Sebelum Ramadan, PKL Kelok Sembilan Akan Direlokasi LIMAPULUH KOTA, HARIANHALUAN.COM — Jalan layang Kelok Sambilan, di Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota akan bersih dari PKL sebelum memasuki bulan Ramadan dan hari raya Idul Fitri. PKL itu akan direlokasi ke tempat y.
  • Senin, 07 Agustus 2017 - 19:10:55 WIB

    Minas Kawi Dipanggil Allah Sebelum Sempat Terbang ke Tanah Suci

    Minas Kawi  Dipanggil Allah Sebelum Sempat Terbang ke Tanah Suci Tak pendek waktu yang dipersiapkan Minas Kawi untuk bertolak ke tanah suci guna menunaikan ibadah haji musim ini. Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Limapuluh Kota itu ditemukan meninggal di Asrama Haji Tabing, Padang han.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]