MENU TUTUP
MENJUAL RASA DAN SELERA

Bakmi DKI Kini Hadir di Padang

Senin, 29 Agustus 2016 | 02:24:10 WIB
Bakmi DKI Kini Hadir di Padang Dedi Suryadi diapit Eko Yanche Edrie dan Hasril Chaniago, di depan outlet Bakmi DKI Cabang Padang, Jl. Veteran No.69.

PADANG, HALUAN — Bagi Anda penggemar mie, ini saatnya berburu kuliner terbaru dengan rasa dan kualitas yang oke. Ya, Bak­mi DKI, demikian sang pemilik Dedi Suryadi, 55, memberi nama, kini hadir di Padang. Tepatnya di Jl. Veteran No.­69, Padang.

Saat soft opening outlet ke-13 di Indonesia ini, Ming­gu (28/8), Dedi yang putra Padangpanjang itu, hadir bersama dua saha­batnya yang kemudian jadi advisor Bakmi DKI Cabang Padang Hasril Chaniago, serta Komunikator Bakmi DKI Cabang Padang Eko Yanche Edrie.

Kepada Haluan, ia me­ngaku bangga jadi orang Minang, yang sukses de­ngan bisnis mie. Karena, dulunya, pemain bisnis mie sangat kental dengan bangsa chinese.

“Ini otlet ke-13, mudah-mudahan cocok dengan lidah urang awak  di kam­pung halaman,” kata Hasril Cha­niago yang juga  war­tawan senior itu.

Bakmi DKI dimulai dari kisah 14 tahun silam  saat itu, Dedi Suryadi (55) ber­sama istrinya Ima mulai mengadu peruntungan mem­bangun usaha bakmi. Padahal ketika itu sejumlah brand bakmi terkenal sudah duluan melaju di bisnis kuliner ibukota.

Bakmi DKI, nama yang muncul tak sengaja, akhir­nya menjadi salah satu bak­mi terkenal di Jakarta. “Tak banyak yang tahu kalau itu adalah milik urang awak. Padahal awalnya diberi nama Bakmi 511,” kata Dedi di­dampingi Hasril Chaniago.

Nama Bakmi DKI lahir setelah Bakmi 511 pertama dibuka di depan Bank DKI Pasar Slipi, Jakarta Barat. Ketika para penggemar bak­mi tahu bahwa ada bakmi yang ‘beda’ dari bakmi yang ada, pelanggan pun berda­tangan. Nama bakmi 511 ‘tenggelam’ oleh nama tem­patnya yang di depan Bank DKI. Sejak tu perlahan na­manya lebih dikenal dengan Bakmi DKI.

“Ya, sudah, kita paten­kan saja merk itu menjadi Bakmi DKI hingga jumlah outlet terus berkembang dan tum­buh,” ujar Dedi Suryadi.

Satu hal yang membe­dakan Bakmi DKI dengan yang lain, seluruh bahannya diproduksi sendiri. Mi dibu­at sendiri, bakso diolah sendiri.

“Mi kita produksi sen­diri dan hanya dipakai untuk sehari, setelah itu jika tak terpakai akan dibuang karena kita tak pakai bahan penga­wet, semuanya meng­gunakan bahan orisinil,” kata Dedi yang kini me­miliki sembilan karyawan untuk melayani pelanggan di tahap awal ini.

Selain Bakmi yang men­jadi core menu, nasi goreng kambing termasuk menu andalan di semua outlet Bak­mi DKI. Kebetulan di Padang nasi goreng kambing masih terbilang baru. Di tengah ramainya bisnis kuliner di Padang saat ini, Bakmi DKI berke­ya­kinan bahwa mereka tidak menjual ‘suasana’ me­la­inkan menjual ‘rasa dan selera’. Bakmi DKI buatan urang awak  tak hanya dinik­mati warga Jakarta, tapi juga warga Padang dan sekitarnya.

Seperti halnya kuliner mie lain, harga untuk se­porsi hidangan ini terbilang stan­dar.  Misalnya, seporsi mie ayam original Rp­15.­000, bakmi ayam pangsit Rp­18.000, bakmi ayam bak­so Rp19.000, bakmi ayam pang­sit goreng Rp­19.000, bakmi ayam kom­plit goreng Rp23.000 dan aneka hi­dangan mie lainnya.

Juga tersedia nasi goreng spesial Rp20.000, nasi goreng kambing Rp25.000, ayam cobek Rp25.000 dan soto betawi Rp25.000. Ane­ka minuman juga tersedia di sini dengan harga sangat terjang­kau.

“Kami buka tiap hari mulai pukul 11.00 WIB sam­pai pukul 22.00 WIB. Silah­kan datang dan nikmati hi­dangan spesial kami,” tutup Eko. (h/atv)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




Berita Terkait +
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
Loading...
1

Pertanggungjawabkan Data, Al Chaidar Siap Datang ke Sumbar

2
Terkait 3000 Teroris di Sumbar

11 Ormas di Sumbar Laporkan Pengamat Terorisme Al Chaidar ke Polda

3

Pawai Alegoris di Padang, Lantamal II Turunkan Kapal Bersenjata

4

HUT ke-73 Republik Indonesia, Warga Berlomba Meniti Bambu di Batang Lunto

5

Balunau di Solsel, Ibu-ibu Ikut Main Bola Lumpur

6

Terlibat Curanmor, 2 Warga Sungai Nanam Diciduk Polisi

7

Pengibaran Bendera Merah Putih di Bawah Laut Pesisir Selatan

8

Terkait 3000 Teroris di Sumbar, Al Chaidar Kumpulkan Data Sejak Tahun 2000

9

Tim Gabungan Cari Anak Hilang di Pasbar

BERIA SEBELUMNYA +
Loading...
Pertanggungjawabkan Data, Al Chaidar Siap Datang ke Sumbar

Pertanggungjawabkan Data, Al Chaidar Siap Datang ke Sumbar

Sabtu, 18 Agustus 2018 - 17:55:57
11 Ormas di Sumbar Laporkan Pengamat Terorisme Al Chaidar ke Polda
Terkait 3000 Teroris di Sumbar

11 Ormas di Sumbar Laporkan Pengamat Terorisme Al Chaidar ke Polda

Sabtu, 18 Agustus 2018 - 17:18:12
Semarak HUT ke-73 RI, Pawai Alegoris di Nagari Kotobaru Meriah

Semarak HUT ke-73 RI, Pawai Alegoris di Nagari Kotobaru Meriah

Sabtu, 18 Agustus 2018 - 16:42:23
Pawai Alegoris di Padang, Lantamal II Turunkan Kapal Bersenjata

Pawai Alegoris di Padang, Lantamal II Turunkan Kapal Bersenjata

Sabtu, 18 Agustus 2018 - 12:33:32
HUT ke-73 Republik Indonesia Anggota TNI AU di Padang Lomba Memasak

HUT ke-73 Republik Indonesia Anggota TNI AU di Padang Lomba Memasak

Sabtu, 18 Agustus 2018 - 11:59:39
HUT ke-73 Republik Indonesia, Warga Berlomba Meniti Bambu di Batang Lunto

HUT ke-73 Republik Indonesia, Warga Berlomba Meniti Bambu di Batang Lunto

Jumat, 17 Agustus 2018 - 18:10:22
Balunau di Solsel, Ibu-ibu Ikut Main Bola Lumpur

Balunau di Solsel, Ibu-ibu Ikut Main Bola Lumpur

Jumat, 17 Agustus 2018 - 18:02:26
Terlibat Curanmor, 2 Warga Sungai Nanam Diciduk Polisi

Terlibat Curanmor, 2 Warga Sungai Nanam Diciduk Polisi

Jumat, 17 Agustus 2018 - 15:30:35
Pengibaran Bendera Merah Putih di Bawah Laut Pesisir Selatan

Pengibaran Bendera Merah Putih di Bawah Laut Pesisir Selatan

Jumat, 17 Agustus 2018 - 15:18:39
Terkait 3000 Teroris di Sumbar, Al Chaidar Kumpulkan Data Sejak Tahun 2000

Terkait 3000 Teroris di Sumbar, Al Chaidar Kumpulkan Data Sejak Tahun 2000

Jumat, 17 Agustus 2018 - 15:09:04
Selengkapnya