Harian Haluan

Harianhaluan.com

Sawahlunto Targetkan Batang Lunto Jadi Ikon Wisata

Sawahlunto Targetkan Batang Lunto Jadi Ikon Wisata
 

“Aliran Batang Lunto yang membelah pusat kota ini, bisa menjadi ikon wisata ke depan. Tentu, didukung dengan keber­sihan dan pelestarian ling­kungan aliran sungai itu sen­diri,” ungkap Walikota Sawah­lunto, Ali Yusuf, di sela-sela gotong royong. Bapak tiga anak itu menga­ku, pihaknya telah melakukan komunikasi de­ngan Kemen­terian Peker­jaan Umum RI, dalam upaya mena­ta ka­wasan aliran Batang Lunto, dalam beberapa waktu ke depan.

Sebagai langkah awal, lan­jut Ali Yusuf didampingi Wa­kil Walikota Ismed, peme­rintah kota tentu harus mela­kukan gerakan. Salah satunya dengan melaksanakan gotong royong pembersihan aliran Batang Lunto. Dalam sejarah­nya, aliran Batang Lunto memi­liki peran yang sangat besar, dalam mem­bantu perkem­bangan kota. Termasuk ketika Indonesia masih dalam pendu­dukan kolo­nial Belanda.

Aliran Batang Lunto men­jadi modal utama bagi kolonial da­lam membangun pem­bang­kit listrik bertenaga uap, yang dulunya dipusatkan di kawa­san Mudik Air Sawahlunto. Pem­ba­ngkit listrik ber­tenaga uap itu, menjadi sumber uta­ma pene­rangan Sawahlunto di jamannya. Berselang waktu, kawasan pem­bangkit listrik uap itu berubah menjadi gu­dang senjata.

Kini, pembangkit listrik uap dan bekas gudang senjata itu telah berubah menjadi mesjid Agung Nurul Islam Sawahlunto, mesjid utama bagi kota berpen­duduk 65 ribu jiwa itu. Dalam rencananya, Ali Yusuf bersa­ma Ismed akan kembali turun bersama selu­ruh SKPD ke aliran Batang Lunto, pada 31 Mei menda­tang. (h/dil)

Loading...
Ikuti kami di
Loading...
Loading...