BERITA eksbis

Senin,22 Juni 2015 - 18:46:36 WIB

Cuaca Panas, 180 Orang Tewas di Pakistan

ISLAMABAD, HALUAN — Cua­ca panas yang dirasakan warga Kota Padang dalam beberapa hari belakangan belum seberapa dibanding yang terjadi di Pa­kistan. Gelombang panas di negara Asia Selatan itu meng­akibatkan banyak menelan korban jiwa. Lebih dari 180 orang dila­porkan tewas di provinsi Sindh, bagian selatan Pakistan dalam tiga hari terakhir akibat cuaca panas ekstrem tersebut.

Senin,22 Juni 2015 - 18:38:08 WIB

Lagi, 2 Pasien MERS Meninggal

SEOUL, HALUAN — Korban jiwa terus berjatuhan akibat wabah Sindrom Pernapasan Timur Tengah (MERS) di Korea Selatan (Korsel). Kementerian Kesehatan Korsel hari ini melaporkan dua lagi kematian akibat virus mematikan itu. Dengan demikian, hingga kini sudah 27 orang yang meninggal akibat MERS di Korsel. Demikian seperti diberitakan kantor berita Reuters, Senin (22/6/2015).

Senin,22 Juni 2015 - 18:37:38 WIB

Malaysia Buru Lima WNI Perompak

PUTRAJAYA, HALUAN — Badan Penegakan Ke­amanan Maritim Malaysia (MMEA) mengatakan warga negara Indonesia (WNI) yang terlibat perom­pakan tanker MT Orkim Harmony bukan delapan, tapi 13. MMEA masih mengejar lima lainnya. Datuk Ahmad Puzi Abdul Kahar, wakil direktur operasional MMEA, mengatakan selain delapan WNI perompak yang ditangkap di Vietnam, ada WNI lain yang membantu perompak menaiki Orkim Harmony.

Minggu,21 Juni 2015 - 18:31:18 WIB

ISIS Jadikan Makam Nabi Yunus Sebagai Taman

MOSUL, HALUAN — ISIS berencana membangun ta­man di lokasi makam Nabi Yunus di Mosul. Peme­rintah Irak marah dan me­nye­butnya tindakan kri­minal. Qais Hussain, Wakil Menteri Pariwisata dan Kepurbakalaan Irak, me­ngatakan rencaka ISIS me­ngubah lokasi makam Nabi Yunus sebagai taman adalah kejahatan terhadap warisan sejarah Irak. “Kami punya rencana membangun kembali ma­kam Nabi Yunus dan mas­jidnya setelah mem­be­bas­kan Mosul dari pen­dudu­kan ISIS,” ujar Hussain kepada situs Al-Sumaria News. ISIS menyita situs makam Nabi Yunus, Juni 2014, dan meng­hancur­kan­nya.

Minggu,21 Juni 2015 - 18:29:53 WIB

175 Warga Thailand Diduga Terpapar MERS

BANGKOK, HALUAN — Kementerian Kesehatan Thailand, Sabtu (20/6), mengumumkan 175 orang terpapar Sindrome Pernapasan Timur Tengah (MERS) tapi kondisi seluruh pasien terus membaik. “Kami menginstruksikan mereka menjauh dari ruang publik, dan tenaga medis terus membantau mereka,” demikian keterangan Kementerian Kesehatan Thailand. Jumat (19/6), Menkes Thailand Rajata Rajatanavin mengatakan wajah MERS di Thailand kemungkinan akan bisa ditekan, dengan cara mengisolasi pasien secepat mungkin.

Minggu,21 Juni 2015 - 18:29:03 WIB

220 Ribu Warga Palestina Salat Jumat di Al Aqsa

YERUSALEM, HALUAN — Lebih 200 ribu warga Pelestina dari Tepi Barat berbondong-bondong menuju Masjid Al Aqsa untuk menunaikan Salat Jumat pertama di bulan Ramadan. Mereka terdiri dari segala usia; mulai dari anak usia 12 tahun sampai pria usia 40 tahun. Mereka adalah kelompok usia yang dilarang Israel memasuki Yerusalem Timur dalam dua tahun terakhir. Pasukan Israel mengijinkan mereka memasuki halaman masjid, dan menunaikan salat, tapi mene­rapkan penjagaan ketat. Di lorong-lorong kota, tentara Israel mendirikan penghalang masuk ke kota tua Yerusalem. “Ini kali pertama saya salat di Masjid Al Aqsa dalam dua tahun terakhir, karena Israel melarang kami,” ujar Mohamed Maslmani, pria usia 43 tahun, kepada Anadolu Agency. “Saya merindunkan kota tua Yerusalem, bau pasar, dan orang-orang dari berbagai agama,” lanjutnya.

Jumat,19 Juni 2015 - 19:16:12 WIB

Ratusan Anak Mati di Gaza, PBB Kecam Israel

GAZA, HALUAN — Sekjen PBB, Ban Ki-moon hari Kamis (18/6) mengecam Israel atas kematian dan penderitaan anak-anak Pales­tina dalam konflik di Gaza tahun lalu dan mene-kankan tuntutannya agar pemerintah Israel mengam-bil langkah-langkah guna mencegah pembunuhan seperti itu. Sekjen PBB merujuk pada keputusannya minggu lalu untuk tidak memasuk-kan Israel dalam daftar pihak-pihak yang membu-nuh atau mencederai anak-anak dalam konflik bersenj-ata dalam pidatonya pada pertemuan Dewan Keama-nan PBB. Hal itu memicu protes dari kelompok-kelompok HAM dan ba-nyak negara Arab dan ne-gara lainnya.

Jumat,19 Juni 2015 - 19:15:23 WIB

Thailand Hadapi Kasus MERS Pertama

BANGKOK, HALUAN - Pemerintah Thailand me-mastikan bahwa mereka tengah menangani kasus pertama virus Middle East Respiratory Syndrome (MERS). Pasien berjenis kelamin pria itu sekarang berada dalam karantina di fasilitas penanganan penyakit menular tidak jauh dari ibu kota Thailand, Bangkok. Pejabat kesehatan di Thailand mengatakan lelaki berusia 75 tahun dari Oman itu sejatinya bertolak ke Bangkok untuk menja-lani pengobatan bagi penya-kit jantungnya. Thailand adalah pusat wisata medis, dan populer di kalangan warga Timur Tengah.

Jumat,19 Juni 2015 - 19:13:58 WIB

Pelaku Penembakan di Gereja Ditangkap

WASHINGTON, HA­LUAN — Seorang pria berse-njata berkulit putih yang menjadi tersangka penem-bakan yang mene­waskan sembilan orang Afrika-Amerika di satu gereja di Charleston, South Caro-lina, Amerika Se­rikat, dit-angkap pada Kamis (18/6). Dylann Roof, pria ber-usia 21 tahun asal Lexing-ton, South Carolina, dibawa ke tahanan di Shelby, North Carolina, kata kepala kepo-lisian Charleston, Gregory Mullen.

Senin,15 Juni 2015 - 19:20:54 WIB

Ribuan Sekolah Korsel Dibuka Kembali

SEMPAT DITUTUP KARENA MERS SEOUL, HALUAN — Ri­buan sekolah di Korea Sela­tan (Korsel) yang sempat ditutup guna menghindari penyebaran wabah MERS, hari ini dibuka kembali. Ini dilakukan seiring upaya negeri itu untuk kembali menjalani aktivitas seperti biasa, nyaris empat pekan sejak wabah muncul. Bela­kangan ini, penyebaran virus MERS di Korsel me­nun­jukkan tanda-tanda me­lambat. Lima kasus baru dila­porkan Kementerian Kese­hatan Korsel hari ini, se­hingga total penderita MERS menjadi 150 orang. Korsel merupakan negara dengan jumlah kasus ME­RS terbesar di luar Arab Saudi. Korban jiwa akibat MERS di Korsel sejauh ini tercatat sebanyak 16 orang.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM