BERITA artikel

Selasa,06 Juni 2017 - 11:19:49 WIB

UNP, Berbahasa Indonesialah!

KEPALA Balai Bahasa Sumatra Barat, Agus Sri Danardana, menyayangkan penamaan gedung baru rektorat Universitas Negeri Padang (UNP) menggunakan bahasa Inggris: Rectorate And Research Center. Ya, mengapa gedung itu tidak diberi nama Rektorat dan Pusat Riset atau Rektorat dan Pusat Penelitian?

Kamis,27 April 2017 - 14:56:26 WIB

Korban Longsor Aia Dingin, Sempat Berpegangan Tangan Sebelum Sang Istri Tertimbun

"Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih". Pepatah ini setidaknya menggambarkan betapa dekatnya kita dengan musibah. Musibah bisa datang sekejap mata saja, dan terkadang tanpa ada firasat sebelumnya. Atau boleh dikata jika mujur sepanjang hari, maka untuk malang cuma sekejap mata.

Kamis,27 April 2017 - 11:45:30 WIB

Suami-Istri Ini Hidupi 14 Anaknya Dengan Penuh Keterbatasan

Pasangan suami istri Tardi (51) dengan Jetri Murni (40) bersama empat belas orang anaknya tinggal di rumah tanpa dinding, dan rumah itupun baru dibangun sesudah gempa 2009 yang silam dengan adanya bantuan. Akan tetapi, sampai sekarang ini rumah tersebut hanya bisa diatap saja dengan dana bantuan itu, namun pasangan suami istri itu tinggal bersama anak-anaknya tanpa penerangan lampu listrik. LAPORAN : BUSTANUL ARIFIN

Jumat,21 April 2017 - 23:45:58 WIB

Mengenang Teror ke Semen Padang di Makassar

Semen Padang FC meraih hasil positif kala melakoni laga tandang di Gresik. Vendri Mofu Cs menang meyakinkan 3-1 atas tuan rumah Persegres Gresik United, Jumat (21/4) sore . Kemenangan ini sangat berarti bagi tim ini untuk mengarungi kompetisi sebenarnya. Oleh: Rakhmatul Akbar

Rabu,19 April 2017 - 09:52:29 WIB

TIGA JAM MENYUSURI KAWASAN WISATA MANDEH

Jadi Ledekan Bule, Bikin Resah Warga

DERU boat dengan mesin tempel yang membawa tim liputan Haluan dari Dermaga Carocok Tarusan, Pesisir Selatan tak memecah konsentrasi kami untuk mengungkap sosok-sosok di belakang rusaknya hutan di sekitar kawasan wisata Mandeh, yang digadang-gadang sebagai Raja Ampat dari Indonesia Barat.

Jumat,14 April 2017 - 21:33:47 WIB

*PDRI, Chatib Sulaiman, dan Peristiwa Situjuah Batur*

Dalam lembaran sejarah Indonesia, Sumatra Barat diposisikan sebagai daerah yang banyak melahirkan para pemikir dan penggegas kemerdekaan, sebut saja diantaranya Mohammad Hatta, Haji Agus Salim, Tan Malaka, Sutan Syahrir, Muhammad Yamin, Buya Hamka, Mohammad Natsir, Abdul Moeis, Rasuna Said, dan lain sebagainya. Pada harian Kompas, tanggal 7 Maret 2017 sebuah tulisan memaparkan mengenai keterlibatan tokoh asal Sumatra Barat tersebut dalam pergerakan kebangsaan Indonesia, hal menarik dari tulisan tersebut adalah mengenai judulnya yakni Minangkabau “Rumah” Para Pendiri Bangsa. Adalah suatu yang tidak berlebihan untuk dipaparkan karena memang pada kenyataannya Sumatra Barat telah banyak melahirkan tokoh yang sangat berperan dalam mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia, baik yang berperan di tingkat lokal Sumatra Barat maupun pada tingkat nasional.

Rabu,12 April 2017 - 11:13:17 WIB

Menyigi Saksi Bisu Perjanjian Renvile

MENGUTIP perkataan Presiden pertama RI Ir. Soekarno yang mengungkapkan bahwa Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah, oleh karenanya wartawan Haluan mencoba menelusuri sejarah RI di Kabupaten Tanah Datar. Laporan: KHAIRUL

Jumat,07 April 2017 - 21:04:47 WIB

Depati Parbo: Pewaris Perang Paderi dari Kerinci

Jika dalam sejarah Sumatra Barat kita pernah mendengar nama Tuanku Imam Bonjol yang sangat melegenda atas perjuangannya melawan Belanda, maka dalam sejarah Kerinci kita mengenal nama Depati Parbo sebagai tokoh sentral menentang kekuasaan Belanda tersebut.

Kamis,30 Maret 2017 - 12:50:07 WIB

Budaya, Kebudayaan dan Budayawan

Lahirnya Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat (DK) baru-baru ini patut kita syukuri, perlu dihargai dan dimaknai sebagai sebuah sikap mulai adanya kepedulian dan kesungguhan pemerintah dan lembaga terkait lainnya terhadap persoalan kebudayaan Ranah Minangkabau ini.

Kamis,23 Maret 2017 - 18:20:52 WIB

Adibahasa

Sudah pernah mendengar kata Adipura? Ya, sebuah penghargaan yang diberikan oleh pemerintah kepada daerah yang terjaga kebersihannya. Bagaimana dengan Adibahasa? Saya yakin belum banyak yang mengenal kata tersebut. Adibahasa adalah penghargaan tertinggi yang diberikan oleh pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kepada provinsi yang menggunakan (mengutamakan) bahasa Indonesia yang baik dan benar, baik dalam naskah dinas (surat, laporan, dokumen kebijakan tentang bahasa dan sastra, dll.) maupun dalam media luar ruang (ruang publik).

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM