Teluk Bayur Kembali Tercemar


Jumat,13 Oktober 2017 - 10:58:22 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Teluk Bayur Kembali Tercemar Petugas sedang mengamati kondisi perairan Pelabuhan Teluk Bayur yang tercemar akibat tumpahan solar, Kamis (12/10). Diduga ada kapal yang dengan sengaja membuang bahan bakar tersebut ke laut. HUDA PUTRA

“Setelah mengetahui ada tumpahan minyak, petugas langsung turun ke lapangan. Indikasinya belum diketahui, apakah minyak tersebut berasal dari kapal atau darat" Kolonel Laut (P) Yus K Usmany, Kepala KSOP Teluk Bayur.

PADANG,  HARIANHALUAN.COM– Perairan Teluk Bayur kembali tercemar. Kalau dua pekan lalu tumpahan minyak sawit yang mencemari, Kamis (12/10), pencemaran disebabkan solar yang merupakan buangan limbah kapal. Diduga, ada unsur kesengajaan dalam pencemaran tersebut.

Pantauan Haluan di Teluk Bayur, jumlah solar yang mencemari laut di sekitar Teluk Bayur tidak sebanyak PFAD milik PT Wira Innomas yang tumpah dua pekan lalu. Genangan solar terlihat jelas di sekitar dermaga enam pelabuhan Teluk Bayur. Pencemaran yang diduga dari pembuangan bahan bakar ditakutkan ekosistem laut.

Komponen minyak yang tidak dapat larut di dalam air akan mengapung yang menyebabkan air laut berwarna hitam. Beberapa komponen minyak tenggelam dan terakumulasi di dalam sedimen sebagai deposit hitam pada pasir dan batuan-batuan di pantai. Komponen hidrokarbon yang bersifat toksik berpengaruh pada pertumbuhan biota laut, terutama pada plankton. Bahkan dapat mematikan ikan.

Untuk jangka pendek, molekul hidrokarbon minyak dapat merusak membran sel biota laut, mengakibatkan keluarnya cairan sel dan berpenetrasinya bahan tersebut ke dalam sel. Berbagai jenis udang dan ikan akan beraroma dan berbau minyak, sehingga menurun mutunya. Secara langsung minyak menyebabkan kematian pada ikan karena kekurangan oksigen, keracunan karbon dioksida, dan keracunan langsung oleh bahan berbahaya.

Minyak di dalam laut dapat termakan oleh biota laut. Sebagian senyawa minyak dapat dikeluarkan bersama-sama makanan, sedang sebagian lagi dapat terakumulasi dalam senyawa lemak dan protein. Sifat akumulasi ini dapat dipindahkan dari organisma satu ke organisma lain melalui rantai makanan. Secara tidak langsung, pencemaran laut akibat minyak mentah dengan susunannya yang kompleks dapat membinasakan kekayaan laut dan mengganggu kesuburan lumpur di dasar laut. Lapisan minyak yang tergenang tersebut juga akan mempengarungi pertumbuhan rumput laut  


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM