JEMBATAN TURAWAN ROBOH

Akses Warga Padang Lua Terganggu


Kamis,12 Oktober 2017 - 05:14:31 WIB
Reporter : Tim Redaksi

TANAH DATAR, HALUAN - Pasca rusaknya jembatan di Jorong Turawan di Kenagarian III Koto, Kecamatan Rambatan, menyebabkan akses warga Padang Lua setempat terputus. Untuk menuju jalan utama, warga Padang Lua terpaksa mengambil jalan berputar yang jaraknya lebih jauh dengan mengambil jalan via Galogandang.
M Hatta, salah seorang tokoh masyarakat III Koto kepada Haluan, Rabu (11/10) menyebutkan, saat ini warga berharap agar jembatan tersebut untuk dapat segera diperbaiki Pemda Tanah Datar.
Menurut M Hatta, jembatan Turawan tersebut rusak pada Sabtu (7/9) lalu sekitar pukul 17.30 WIB. Beruntung saat itu tidak ada kendaraan yang melintas dan tidak sampai menimbulkan korban.
“Jembatan itu sudah dibangun sejak lama, namun beberapa tahun terakhir, jembatan itu direhap dan diperbesar dan sekarang rubuh,” ujarnya.
Dikatakan, rusaknya jembatan itu membuat akses warga Padang Lua terkendala, warga terpaksa harus menempuh jalan berputar, mesti berputar ke Gologandang dahulu dan ke luar menuju jalan utama, jaraknya lumayan jauh,
itu menyulitkan warga. Kami berharap agar jembatan ini segera diperbaiki,” harap M Hatta yang juga walinagari terpilih itu.
Dijelaskannya, saat terjadinya kerusakan jembatan itu, tidak ada penyebab seperti gempa atau getaran lain.

“Kami benar-benar kaget, jembatan itu rubuh sendiri. Barangkali, dasar jembatan terkikis oleh air dari Batang Air Bengkawas itu,” ujarnya.
Jembatan Turawan itu, diperkirakan memiliki panjang sekitar 10 meter, dengan lebar lebih kurang 8 meter. Saat ini tidak bisa dilalui kendaraan roda empat dan roda dua. Jembatan yang berlokasi persis di samping pasar Turawan itu menghubungkan sepuluh jorong, sekitar lima ribu warga setempat jika bepergian ke luar harus berjalan memutar.
“Selisih jaraknya dibanding jalan Simpang Gobah mencapai 3 kilometer. Kami berharap, segera diperbaiki pemerintah,” tukasnya.

Kepala Dinas PU Thamrin Basrul juga mengatakan, jembatan tersebut merupakan jembatan kecil, tahun 2014 diperlebar melalui dana PNPM Mandiri.
“Berdasarkan keterangan dari warga setempat, jembatan tersebut telah tiga kali dihantam banjir sehingga pondasi jembatan itu mulai tergerus sehingga mengakibatkan ketahanan jembatan semakin berkurang dan akhirnya amblas seperti yang terjadi itu," sebut Thamrin.
Sementara, Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma, saat meninjau ke lokasi pada Rabu (11/10) kemarin mengatakan bahwa jembatan tersebut akan dibangunkan jembatan darurat untuk membantu akses ke luar dan masuk warga setempat. Sedangkan untuk pembuatan jembatan permanen akan dikerjakan pada tahun 2018 mendatang. (h/fma)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM