BERHASIL PERTAHANKAN DISERTASI

Skunda Diliarosta Raih Doktor


Rabu,13 September 2017 - 03:37:31 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Skunda Diliarosta Raih Doktor RAIH DOKTOR- Skunda Diliarosta menerima plakat kelulusan sebagai Doktor Pendidikan dari Direktur Program Pascasarjana UNP, Prof. Dr. Nurhizrah Gistituati, M.Ed. Skunda dinyatakan lulus sebagai doktor pendidikan dalam sidang terbuka program doktor (S3) di Pascasarjana Universitas Negeri Padang (UNP), Selasa (12/9) .AFRIANITA

PADANG, HALUAN—Skunda Diliarosta berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan tim penguji dalam sidang terbuka program doktor (S3) di Pascasarjana Universitas Negeri Padang (UNP), Selasa (12/9) .

Atas keberhasilan itu, Istri dari Ketua Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Kota Padang Isril Berd tersebut berhak menyandang gelar Doktor Pendidikan di belakang namanya.

Sidang terbuka di lantai IV Gedung Pascasarjana UNP itu diketuai Prof. Dr. Nurhizrah Gistituati, M.Ed selaku Direktur Program Pascasarjana UNP. Juga hadir Rektor UNP Ganefri.

Setelah rentetan pertanyaan dari tim penguji yang jumlahnya 10 orang, Skunda akhirnya dinyatakan lulus dengan prediket Sangat Memuaskan dan mengantongi  IPK hampir mendekati sempurna 3,75.

Skunda yang sehari-hari bertugas di Kopertis X itu mengangkat judul disertasi “Model Skunda’s Pesankan Dalam Pembentukan Perilaku Petani Sayur Berwawasan Lingkungan di Kota Padang”.

Judul disertasinya dilatarbelakangi perilaku petani sayur yang tidak memperhatikan aspek lingkungan. Misalnya dalam menyiram tanaman, masih banyak menggunakan air selokan dan sungai yang sudah terkontaminasi bakteri.

Begitu juga dalam hal penggunaan pupuk yang masih dominan pestisida dan melupakan pupuk organik. Padahal pestisida akan menurunkan kesuburan tanah, meningkatkan polusi tanah dan membahayakan kesehatan petani sendiri.

Untuk menulis disertasi ini, Skunda yang saat itu juga didampingi putra-putrinya, mengatakan membutuhkan waktu setahun , mulai dari menemukan judul hingga menyelesaikan penelitian dan disertasinya.

Skunda mengambil sampel 108 petani dari tiga kecamatan penghasil sayur terbanyak di Kota Padang yakni Kecamatan Kuranji, Koto Tangah dan Nanggalo.

Sempat 4 kali berganti-ganti judul, akhirnya Skunda menemukan judul yang pas dan ia rasa terbaik untuk disertasinya. Karena kesibukannya, ia juga butuh waktu 7 tahun untuk bisa menyelesaikan program doktornya.

“Tujuan penelitian ini tidak lain bagaimana agar masyarakat kita sehat. Dengan perilaku petani yang memperhatikan aspek lingkungan, maka hasil produksi pertanian juga akan lebih baik dikonsumsi masyarakat dan untuk petani itu sendiri,” tambah Skunda.

UNP Bidik Ranking 20 Terbaik

Sementara  itu Rektor UNP Ganefri yang juga berkesempatan hadir dalam sidang terbuka itu menyatakan bahwa Skunda adalah doktor ke-111 yang dilahirkan oleh UNP.

Dikatakannya hingga kini, mahasiswa UNP tercatat sebanyak 37 ribu untuk Strata Satu dan Diploma III. Sedangkan untuk program Pascasarjana sekitar 4 ribu orang.

Sementara itu untuk gelar professor, UNP punya 57 orang saat ini. Ke depan, UNP terus berupaya meningkatkan kualitas dosennya yakni 35 % harus doktor dan 10 % minimal bergelar professor.

Ditanya peringkat UNP yang berada di rangking 57 se-Indonesia saat ini, Ganefri mengatakan hal ini salah satunya karena lemahnya riset yang menjadi satu dari 4 poin penilaian Dikti yakni Sumber Daya Manusia, Manajemen, Riset dan Kemahasiswaan.

“Kita akan perbaiki kelemahan kita, Insya Allah tahun 2018 nanti kita bidik rangking 20 terbaik lagi se-Indonesia. Dengan potensi dan sumber daya yang kita punya, Insya Allah kita yakin kita bisa,” ujar Ganefri. (h/ita)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM