Dugaan Perusakan Terumbu Karang, Direktur Suwarnadwipa sebagai Tersangka


Jumat,08 September 2017 - 14:25:49 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Dugaan Perusakan Terumbu Karang, Direktur Suwarnadwipa sebagai Tersangka Sejumlah pengunjung sedang berpose di landmark Pulau Suwarnadwipa. foto: wisatapulausumaterabarat.com

PADANG, HARIANHALUAN.COM—Kasus dugaan adanya perusakan dan pengambilan karang yang dijadikan bangunan oleh pihak pengelola objek wisata Suwarnadwipa, mulai masuk ke ranah hukum. Penyidik PPNS dari Dinas Kelautan Perikanan Sumbar sudah melakukan penyelidikan dan melimpahkan kasus tersebut ke pihak Kejaksaan Tinggi Sumbar.

 “Terkait dengan tindakan perusakan terumbu karang oleh pihak pengelola tempat wisata swarnadwipa beberapa waktu yang lalu. Dimana terumbu karang di depan lokasi wisatanya diambil untuk bangunan dan keperluan lainnya. Setelah dilakukan penyelidikan dan penyidikan oleh penyidik PPNS DKP, maka ditetapkan tersangkanya dan kini kasusnya sudah P21. Kami serahkan ke Kejaksaan Negeri Padang melalui Kejaksaan Tinggi Sumbar untuk selanjutnya  diproses oleh kejari padang,” terang Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Yosmeri, kepada Harianhaluan.com, Jumat (8/9).

Sementara perwakilan dari pihak Swarnadwipa, Bram saat dihubungi Harianhaluan.com mengatakan, pihaknya sudah menerima informasi terkait ditetapkannya pengelola Swarnadwipa tadi pagi (hari ini, red).

“Ya saya sudah dengar tadi pagi. Satu orang tersangka yakni direkturnya Irawan Gea, dan kami menghormati proses hukumnya,” terang Bram. (h/tim)

Baca juga: Jadi-tersangka-perusakan-terumbu-karang-direktur-suwarnadwipa-ditahan

Editor: Rivo Septi Andries


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
Baca Juga Topik #Nasib Mandeh
Kawasan Mandeh, Bupati Pessel Instruksikan Pemberhentian Pembangunan Bupati Pessel: Mereka Anggap Mandeh Negeri Tidak Bertuan, Saya Akan Usut Tuntas Pelakunya Manfaatkan Karpet, Enam Napi Lapas Pariaman Kabur Perusak Mandeh Orang Penting Sumbar Ketua DPRD Pessel Ingatkan Soal Tata Ruang Mandeh Alat Berat di Lokasi Pengrusakan Mandeh “Menghilang” Jadi Ledekan Bule, Bikin Resah Warga Penegak Hukum LHK Turun Tangan, Kasus Mandeh Dibahas Dua Menteri Wagub Minta Semua Pihak Duduk Bersama, Kasus Mandeh Rugikan Sumbar Kawasan Mandeh Diblokir Sementara Ketua TPF PMP : Saya Sudah Ramal Masalah Besar Akan Terjadi Di Mandeh Terkait Kasus Mandeh, Semua Pihak Diminta Menahan Diri Tim KLH Sudah di Mandeh, Kumpulkan Data dan Cari Tahu Pelaku Perusakan Lima Objek Strategis Mandeh Rusak Tim Investigasi Polda Sumbar di Mandeh, Ditreskrimsus: di Negara Ini Tidak Ada yang Kebal Hukum DLH Pessel: Sudah Dilarang, Perusakan Mandeh Masih Berlanjut Gawat! Pengelola Pulau Suwarnadwipa Ambil Karang Untuk Bangun Penginapan Menteri Susi Geram! Karang Dijadikan Bahan Bangunan di Pulau Suwarnadwipa Pulau Suwarnadwipa Belum Kantongi Izin Kasus Mandeh Masuk Ranah Hukum, Bupati Pessel Diperiksa Polda Sumbar Walnag Hingga Bupati Diperiksa Polda Komisi IV DPRD Sumbar Desak Provinsi Siapkan RDTR Mandeh Bupati Pessel: Pejabat Melanggar Hukum Biasanya Hukuman Lebih Tinggi Didampingi Pejabat Kementerian LHK, Anggota DPR Tinjau Kerusakan Mandeh Mulyadi: Kami Akan Melakukan Upaya Pemulihan Terhadap Sejumlah Kerusakan Di Mandeh. Jadi Tersangka Perusakan Terumbu Karang, Direktur Suwarnadwipa Ditahan Kepala DKP Sumbar: Pengelola Suwarnadwipa Ambil Karang Hidup untuk Dinding Resort DPRD Gandeng Instansi Terkait Awasi Pulau Bangun Resort Dengan Terumbu Karang, Dirut Suwarnadwipa Mulai Disidang

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM