Peluncuran Pilkada Padang Diundur, Tahapan Kembali Molor


Senin,04 September 2017 - 19:42:27 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Peluncuran Pilkada Padang Diundur, Tahapan Kembali Molor Ketua KPU Sumbar Amnasmen 

PADANG, HARIANHALUAN.COM—Tahapan Pilkada Padang kembali molor, peluncuran (launching) pilkada yang semulanya sudah direncanakan 6 September 2017 kembali diundur ke tanggal 20 September.

“Kalau launching sudah dilakukan, baru kami akan laksanakan tahapan induk. Karena aneh juga rasanya launching belum, tapi tahapan sudah dilaksanakan,” ujar Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang Muhammad Sawati, Senin (4/9).

M Sawati mengatakan, pengunduran launching pilkada serentak ini atas pertimbangan dan hasil konsultasi KPU Padang dengan KPU Sumbar. Kalau KPU Padang melaksanakan launching tanggal 6 September, maka tiga daerah lain akan jauh tertinggal nantinya dan lagipula menyamakan jadwal launching juga akan memudahkan pusat (KPU RI) untuk menghadirinya nanti.

“KPU Sumbar memandang terlalu jauh jaraknya dengan daerah lain, dan disarankan agar sama dengan daerah lain. Kalaupun tidak bisa sama, setidaknya berdekatan waktunya karena kan berharapnya KPU RI datang. Jadi, agar gampang ya waktunya berdekatan saja,” ulasnya.

Namun begitu, KPU Padang akan tetap melakukan kegiatan internal untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi setiap tahapan pilkada. Salah satunya, dalam waktu dekat KPU akan melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk memberikan pemahaman pada seluruh karyawan semua tahapan.

“Sehingga ketika ada masyarakat bertanya terkait tahapan, bukan hanya komisioner atau sekretariat saja yang bisa menjawabnya tapi semua karyawan tahu,” ujarnya.

Selain itu, KPU Padang juga akan melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) bersama KPU Sumbar untuk membahas isu-isu krusial dan peraturan Undang-undang pemilu yang akan dihadapi nanti. “Kami akan diskusi dengan provinsi terkait aturan atau UU pemilu yang baru dan UU yang lama juga, agar nanti tidak gagap dalam setiap tahapan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPU Sumbar Amnasmen mengatakan, tertundanya lounching pilkada bukan berarti menunda juga tahapan pilkada karena lounching tersebut bukan tahapan tapi masuk dalam salah satu tahapan sosialisasi KPu untuk memberitahu pada public bahwa pilkada akan segera dimulai dan KPU siap melaksanakannya.

“Daerah lain bahkan ada yang tidak melakukan launching, dan ada juga yang lounchinga di bulan Oktober. Sebenarnya, tahapan sosialisasi kan sudah bisa dimulai sejak Juni kemarin,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan, alasan penyamaan proses launching pilkada serentak di empat daerah ini agar gema pilkada lebih terdengar gaungnya di masyarakat. Kendala yang terjadi saat ini adalah, ada daerah yang jaraknya jauh sehingga tidak bisa ditempuh dalam waktu satu hari, dan ada juga agenda lain yang sudah tersusun.

“Mungkin lounching ini akan dilakukan dalam dua waktu yang berbeda, misalnya saja KPU Padang dan Sawahlunto lounchingnya tanggal 20 September 2017 dan Pariaman tanggal 30 Septembernya. Sementara untuk Padang Panjang saat ini masih menunggu konfirmasinya, dan jadwal ini masih tentative bisa saja berubah tanggalnya. Kalaupun tidak disamakan, tapi minimal berdekatanlah agar memudahkan nantinya,” jelas Amnasmen.

Selain berkoordinasi dengan KPU RI, KPU provinsi juga akan turun ke daerah untuk mengkomunikasikan launching pilkada tersebut salah satunya dengan Padang Panjang. “Padang waktu lounching nanti, KPu juga sekalian akan resmikan Rumah Pintar Pemilu (RPP) di daerah maisng-masing, karena RPP ini juga sangat erat kaitannya dengan sosialisasi dan partisipasi masyarakat nantinya,” pungkasnya. (h/rin)

 

Editor: Rivo Septi Andries

 

 


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM