Gedung LKAAM, Biang Selisih Dua “Penjaga Budaya”


Rabu,09 Agustus 2017 - 17:28:10 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Gedung LKAAM, Biang Selisih Dua “Penjaga Budaya” Kondisi gedung Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar.

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Bangunan dengan arsitektur atap bagonjong dengan corak ukir khas Minang berdiri gagah di Jalan KH Ahmad Dahlan. Tapi tanpa kegiatan, tanpa hingar bingar. Berbelukar. Dulunya, ketika dibangun, gedung itu sedianya diperuntukan bagi para pemangku Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar. Tapi, sampai sekarang tidak jua ditempati. Kacanya penuh debu. Tidak terawat.

Selasa siang di Jalan KH Ahmad Dahlan ramai. Ada yang berjualan baju, sandal jepit, celana hawai, hingga makanan tradisional lamang tapai. Sejak Masjid Raya berdiri, Jalan KH Ahmad Dahlan lambat laun menjadi lokasi berjualan PKL. Sedari pagi hingga malam, suara bising yang bersumber dari proses tawar menawar antara pembeli dan penjual di kawasan itu cukup membuat ramai. Tak ada habisnya. Ekonomi hidup di sana.

Bergeser sedikit, sekitar 100 meter dari bibir jalan, gedung LKAAM jauh dari keriuhan. Bangunan megah itu tak terjamah. Perlahan kusam. Sejumlah pipa yang seyogyanya digunakan untuk pembuangan limbah AC juga sudah pecah-pecah dan mengantung di dinding gedung. Pohon pelindung tinggi dan begitu merimbun. Warga sekitar merasa aneh, kenapa gedung semegah itu tak pernah digunakan.

"Dibangunnya setelah gempa, sekitar 2010 tak pernah dipakai hingga sekarang. Kabarnya untuk LKAAM, tapi saya tidak tahu juga kenapa masih tak kunjung digunakan," ulas Wita.

Pertengahan tahun, ada kabar kantor itu akan ditempati. Bangunan milik pemerintahan yang sudah lama terbengkalai dan didirikan dengan dana tak sedikit itu akan digunakan. Ini tentu akan membuat anggaran pembangunan yang telah dikucurkan selamah ini jadi tak terbuang sia-sia. Tapi, kabar itu sekali lalu saja. Malah memantik perselisihan.

Pemprov ingin, gedung milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tersebu ditempati LKAAM dan Dinas Kebudayaan. Tapi, pengurus LKAAM ogah berbagi, karena sejak awal memang diperuntukan untuk mereka.

Dua lembaga yang sama-sama dipercaya mengawal sendi-sendi budaya di Minangkabau ini akan berkantor di tempat yang sama.

Dinas Kebudayaan sendiri adalah OPD baru di lingkungan pemerintahan Sumbar, baru terbentuk tahun lalu dan belum memiliki kantor sendiri. Selain untuk aktivitas kantor, dua lembaga tadi sama-sama diamanahkan merawat dan membuat bangunan ini selalu indah pastinya.

Dinas Kebudayaan merasa punya hak disebut-sebut tak mau menyerahkan kunci gedung pada pihak LKAAM. Jika LKAAM akan menggunakan kantor itu, terlebih dahulu diminta mengajukan surat peminjaman.

Mendengar apa yang disampaikan pada mereka, pengurus LKAAM yang berasal dari unsur niniak mamak tersinggung. Mereka meradang, merasa harga dirinya dilukai.


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa,03 Oktober 2017 - 01:11:51 WIB

    Puluhan Warga Maek Demo Gedung Dewan

    Puluhan Warga Maek Demo Gedung Dewan Limapuluh Kota, Haluan - Senin (2/10) pagi, gedung DPRD Kabupaten Limapuluh Kota mendadak ramai didatangi oleh puluhan warga Nagari Maek, Kecamatan Bukit Barisan. Kedatangan warga dari Jorong Nenan sekaligus daerah pinggir Ka.
  • Selasa,22 November 2016 - 01:06:45 WIB

    BPKP Akan Audit Pembangunan Gedung Dishut

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Retak-retaknya gedung Dinas Kehutanan dan Pertambangan Kabupaten Limapuluh Kota menimbulkan kekhawatiran bagi pegawai yang bekerja di sana. Hampir setiap, rasa cemas dan takut menghantui hampir 60.
  • Kamis,27 Oktober 2016 - 02:15:59 WIB

    Wabup Ferizal Ridwan: Proyek Gedung Dishut Harus Diusut

    Wabup Ferizal Ridwan: Proyek Gedung Dishut Harus Diusut Limapuluh Kota, Haluan — Pasca retaknya gedung Dinas Kehutanan dan Pertambangan Kabupaten Limapuluh pada Selasa (25/10) siang, membuat Wakil Bupati Limapuluh Kota angkat bicara. Orang nomor dua di Kabupaten Limapuluh Kota i.
  • Rabu,12 Oktober 2016 - 01:31:38 WIB
    EFISIENSI ANGGARAN OMONG KOSONG

    DPRD Sumbar Bangun Gedung Baru

    DPRD Sumbar Bangun Gedung Baru PADANG,HALUAN — Efesiensi anggaran yang disuarakan pemerintah, sepertinya menjadi omong kosong pada tataran realitas. DPRD Sumbar memastikan terus membangun gedung baru yang akan digunakan 65 anggota DPRD Sumbar untuk berka.
  • Kamis,06 Oktober 2016 - 03:17:01 WIB

    Gedung PN Pariaman Diresmikan

    Gedung PN Pariaman Diresmikan PARIAMAN, HALUAN — Setelah tertun­da beberapa lama, akhirnya peresmian pembangunan gedung baru Pengadilan Negeri (PN) Pariaman yang meliputi wilayah kerja Kota Pariaman dan Kabu­paten Padang Pariaman. Kegiatan peres­mian.

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM