Puluhan Tahun Terisolasi, Warga Dusun Salak Berharap Pembangunan Jembatan


Senin,07 Agustus 2017 - 20:00:06 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Puluhan Tahun Terisolasi, Warga Dusun Salak Berharap Pembangunan Jembatan Sejumlah anak-anak dan masyarakat di Dusun Salak, Kampung Jalamu, Kecamatan IV Koto Hilir, Kecamatan Batang Kapas, Pessel, saban hari terpaksa melawan arus demi mencapai tujuan dan cita-cita mereka. (Okis Mardiansyah)

PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Sejumlah masyarakat Dusun Salak, tepatnya di Kampung Jalamu, Kenagarian IV Koto Hilir, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), setiap hari harus manyabung nyawa. Sebab, akses mereka untuk mengantarkan hasil panen keluar daerah, ataupun menuju sekolah tempat anak-anak mereka mengenyam bangku pendidikan, setiap hari harus menyebrangi bentangan arus Sungai yang deras, hal itu dikarenakan tidak adanya akses penghubung seperti sarana Jembatan sebagai akses penghubung dikampung itu.

Seorang warga setempat, Ujang (62), mengatakan, ia sangat berharap adanya perhatian dari Pemerintah Daerah setempat, untuk membangun sebuah jembatan permanen demi kelancaran transportasi dikampung tersebut. Sebab, tidak hanya anak sekolah saja yang setiap hari berjuang melawan derasnya arus sungai, namun sebanyak 30 KK warga yang tinggal di Dusun Salak, setiap hari memang merasakan kesulitan yang serupa.

"Setiap hari anak-anak kami yang pergi ke Sekolah, harus melawan arus Sungai Jalamu sepanjang 40 meter tersebut. Mereka menenteng sepatu, rok, dan celana setiap paginya. Jika air sungai meluap, maka tak jarang pula seragam Sekolah mereka basah. Namun, mereka tetap gigih dan semangat untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik. Bagi mereka tak apa-apa basah, tak apa-apa setiap hari harus manyabung nyawa, yang penting bisa Sekolah," ungkap Ujang, dengan wajah penuh iba.

Ia bersama masyarakat setempat, sudah puluhan tahun mendambakan adanya sebuah jembatan gantung permanen untuk memudahkan akses dan transportasi keluar daerah. Namun, hal itu sepertinya luput dari perhatian pemerintah, dikarenakan harapan itu tak pernah terwujud sampai saat ini. Menurutnya, sampai saat ini warga Dusun Salak Jalamu, masih mengalami kesulitan untuk membawa hasil tani dan kebun mereka seperti Padi dan Sawit.

"Kepada siapa lagi kami harus mintak tolong pak. Oh, bapak yang punya jabatan dan wewenang, tolonglah bantu wujudkan impian kami ini pak. Sebab, jembatan ini memang sangat besar manfaatnya bagi kami semua, terutama untuk mengangkut hasil panen keluar daerah, dan untuk memudahkan anak-anak pergi sekolah," sebutnya penuh harap.

Lebih jauh dikatakan Ujang, sejak tahun 1950 Indonesia merdeka, sebanyak 30 KK masyarakat yang tinggal di Dusun Salak, Kampung Jalamu, belum satupun tersentuh bantuan pemerintah. Bila hujan lebat, dipastikan Batang Jalamu meluap, sehingga masyarakat terpaksa harus memutar arah, hingga harus melewati jalan setapak di area lereng perbukitan Dusun Salak, dengan jarak sekitar 3 Kilometer.

"Kepada siapa lagi kami harus mengadu. Hati kami serasa iba, jika kampung ini dibandingkan dengan kampung lain yang sudah sangat maju. Bahkan, sebagian daerah jalan ke ladang saja, sudah ada yang di aspal. Sedangkan kami yang jelas tinggal sebanyak 30 KK ini, belum mendapatkan apa-apa. Padahal, hasil tani dan kebun masyarakat disini lumayan banyak, sekitar 12 hektare lebih adalah lahan produktif. Masyarakat memiliki ladang karet, sawit, gambir, cengkeh, kopi cokelat, buah pala, dan padi. Jika tiba musim panen, sangat sulit untuk dibawa keluar daerah, karena tidak memiliki jembatan," sebutnya dengan nada polos.

Sementara itu, Walinagari IV Koto Hilir, Satria Putra, kepada Haluan, mengaku masih sangat kesulitan untuk mewujudkan cita-cita dan impian masyarakat tersebut. Sebab, dengan anggaran nagari yang juga sangat terbatas, ia tidak dapat berbuat banyak. Menurutnya, untuk pembangunan sebuah jembatan gantung sepanjang 40 meter itu, membutuhkan anggaran yang sangat besar, bahkan mencapai miliaran. Sehingga tidak akan tertampung dengan dana nagari/desa.


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM