IAEI Gelar Penutupan Silaknas, Sejumlah Tokoh dan Institusi Raih Penghargaan


Sabtu,29 Juli 2017 - 12:06:18 WIB
Reporter : Tim Redaksi
IAEI Gelar Penutupan Silaknas, Sejumlah Tokoh dan Institusi Raih Penghargaan Sejumlah kepala daerah mendapat penghargaa dari IAEI Award di Jakarta. humas IAEI

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM. Silaturahim Kerja Nasional (Silaknas), Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) digelar acara Halal bi Halal (HBH) Stakeholders Ekonomi Syariah 1438 H resmi ditutup, Jumat (28/7).

Acara yang diadakan di Hotel Fairmont Senayan, Jakarta dihadiri sekitar 500 orang terdiri dari Pengurus Pimpinan Pusat, Pengurus Wilayah, Pengurus Komisariat, Regulator Keuangan dan Perbankan Syariah, Asosiasi Ekonomi dan Keuangan Syariah, Direksi Keuangan Syariah serta Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta.

HBH sekaligus Closing Ceremony diawali dengan Laporan Panitia oleh Sekretaris Jenderal (Sekjend) IAEI Ibu Dra Munifah Syanwani, M.Si, dilanjutkan dengan pengukuhan pengurus IAEI periode 2017-2020 serta pengarah penutup dari Prof Bambang Brodjonegoro, Ph.D selaku Ketua Umum IAEI.

“Untuk pertama kalinya Silaknas IAEI sekaligus peluncuran KNKS yang diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia di Istana Negara. KNKS dibentuk melalui Peraturan Presiden No. 91 tahun 2016. Diharapkan dengan keberadaan KNKS ini akan membuat perkembangan ekonomi keuangan syariah menjadi lebih cepat lagi dan impian agar Indonesia menjadi barometer hub atau pusat internasional ekonomi keuangan syariah dapat terwujud”, papar Bambang Brodjonegoro dalam sambutan penutupnya.

Lebih lanjut disampaikan Bambang Brodjonegoro, ekonomi syariah bermanfaat untuk rakyat dan langsung menyentuh kepentingan masyarakat banyak. Hal penting dari pertemuan Silaknas IAEI ini yaitu bagaimana menggerakkan ekonomi umat atau sektor riil, dengan harapan semakin banyak wirausaha muslim ikut menggerakkan sektor riil di Indonesia.

“Kebutuhan instrumen keuangan syariah salah satunya seperti zakat, wakaf, dan micro finance akan menjadi pilihan masyarakat untuk solusi pengentasan kemiskinan, mengurangi pengangguran, serta mengurangi ketimpangan. Sehingga diperlukan langkah penting dengan segera menyiapkan rencana Arsitektur Keuangan Syariah Indonesia (AKSI) pengembangan keuangan ekonomi syariah dalam pembangunan ekonomi nasional,” terangnya.


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM