Bangunan Bersejarah di Padang Hanya Jadi Gudang


Jumat,21 Juli 2017 - 10:16:56 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Bangunan Bersejarah di Padang Hanya Jadi Gudang Dokumentasi Haluan

PADANG, HARIANHALUAN.COM--Kalangan anggota DPRD Kota Padang menilai bangunan peninggalan bersejarah banyak yang terabaikan. Padahal asal mulanya Kota Padang adalah di kawasan Kota Tua.

Anggota Komisi IV  DPRD Kota Padang Gustin Pramona mengatakan, pada masa jayanya,  Kota Padang menjadi pusat niaga  ketika Belanda bercokol di Sumatra Barat. Namun hal itu berlalu dimakan waktu.

Ia sayangkan, kawasan yang dahulunya  ramai dan menjadi cikal-bakal Kota Padang ini, kurang terawat.

 Sepanjang Muaro, Pasar Gadang, Pasar Batipuh kini hanya difungsikan sebagai gudang saja. Nilai estetikanya,  kurang diperhatikan.

 "Tambah parahnya,   berbagai bangunan tua yang merupakan aset cagar budaya dijadikan bangunan minimalis dan  anehnya  pemerintah kota  mengeluarkan izin untuk itu, " katanya

Ia menegaskan, jika   Pemko Padang  ingin lakukan revitalisasi,  menjadikan kawasan Pondok sebagai Kawasan Wisata Terpadu(KWT)/Kawasan Kota Tua (destinisasi wisata,red), kawasan pedestrian, harusnya,  Pemko Padang menyiapkan langkah- langkah bagaimana kelanjutan kawasan ini.

“Kemudian,  jelas blue printnya, planning, penataan dan melibatkan tokoh dan masyarakat setempat. Adanya komunikasi, antara pemerintah dan masyarakat, hal itu akan  sangat bagus sekali.

Adanya pertemuan dan melibatkan tokoh masyarakat,   apa yang akan direncanakan pemerintah kota bisa singkron bersama masyarakat khususnya kawasan kota tua," ujarnya.

Gustin Pramona mengatakan, pemerintah agar mengundang pemilik bangunan tua sepanjang kawasan Batang Arau Muara Padang juga organisasi pada pihak klenteng Pondok. 

Ia  menegaskan, mengenai revitalisasi ataupun renovasi bangunan cagar budaya di Kota Tua sangat  rumit, karena bukan aset pemda.

Apalagi tidak ada anggaran dan tidak bisa dianggarkan  di APBD, maupun ABPN karena UU tidak mendukung hal tersebut. 

"Namun,  apabila pemilik bangunan bersedia menyerahkan bangunan tua pada pemerintah. Maka, pemerintah  berusaha mencarikan anggaran untuk bangunan tua itu.

Ya seperti mencarikan bapak asuh atau sponsor. Tapi aturan untuk itupun tidak ada. Kami tidak ingin berurusan dengan BPK  dan  KPK, karena jika memaksakan untuk melakukan renovasi pada bangunan tua.

Sementara aturan tidak ada, sama saja  korupsi untuk memperkaya orang lain. Karena di Kota Padang,   bangunan tua  merupakan milik pribadi orang perorangan, bukan company ( satu perusahaan pemilik skala besar,red).

Dalam aturannya,   pemilik bangunan tua atau cagar budaya tidak boleh merubah bentuk  aslinya. Namun merubah fungsi agar bisa bermanfaat tak masalah, selama bangunan itu tidak berubah dari bentuk aslinya. 

"Semua aturan itu adalah tugas dan pengawasan dari Dinas Tata Ruang Tata Bangunan (TRTB) Padang," ungkapnya.(h/ade)

 

Editor: Rivo Septi Andries


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu,13 September 2017 - 03:11:26 WIB
    DIJADIKAN KAWASAN MARINA

    Bangunan di Tepi Batang Arau Dibongkar

    Bangunan di Tepi Batang Arau Dibongkar PADANG, HALUAN---Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Padang kembali melakukan pembongkaran sejumlah bangunan yang berada di sepanjang tepian Batang Arau, Selasa (12/9). Sebanyak dua pleton anggota dikerahkan untuk melakuka.
  • Senin,04 September 2017 - 02:38:54 WIB

    Dua Bangunan di Jalan Siteba Terbakar

    Dua Bangunan  di Jalan Siteba Terbakar PADANG, HALUAN--- Sebuah toko perkakas dan rumah warga yang diperuntukan sebagai tempat kos-kosan di Jalan Raya Siteba dilahap si jago merah, Minggu (3/9) pagi. .
  • Senin,14 Agustus 2017 - 10:44:23 WIB

    Pulangkampuang.com, Gerakan Pembangunan Daerah Dari Anak Muda Minang

    Pulangkampuang.com, Gerakan Pembangunan Daerah Dari Anak Muda Minang JAWA TENGAH HARIANHALUAN.COM—Memasuki era desentralisasi, partisipasi publik dalam mempercepat pembangunan daerah sangat diperlukan. Salah satu organisasi asal Sumatra Barat yang mengambil peran strategis tersebut adalahpul.
  • Selasa,01 Agustus 2017 - 16:06:28 WIB

    Padang Jadi Kota Pertama Pengenalan Target Pembangunan Berkelanjutan dari PBB

    Padang Jadi Kota Pertama Pengenalan Target Pembangunan Berkelanjutan dari PBB PADANG, HARIANHALUAN.COM—Kota Padang menjadi kota pertama dari rangkaian agenda Roadshow Indonesian Citizen Summit (ICS) 2.0 yang diselenggarakan di delapan kota besar Indonesia. .
  • Rabu,12 April 2017 - 08:50:45 WIB

    Padang Harus Dukung Pembangunan Infrastruktur ke Mandeh

    Padang Harus Dukung Pembangunan Infrastruktur ke Mandeh PADANG, HALUAN - Anggota Komisi V DPRD Sumbar, Saidal Masfiyuddin, berharap pengembangan wisata Mandeh di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) turut didukung oleh Pemerintah Kota (Pemko) Padang sebagai daerah terdekat dengan Ka.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM