Sultan Pagaruyung: Cerita Adu Kerbau Adalah Bohong, dan Perlu Diluruskan


Kamis,13 Juli 2017 - 18:28:47 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Sultan Pagaruyung: Cerita Adu Kerbau Adalah Bohong, dan Perlu Diluruskan Sceenshot

TANAH DATAR, HARIANHALUAN.COM—Sultan Pagaruyung, Muhammmad Taufik sebut cerita Adu kerbau merupakan cerita bohong. Hal tersebut berlandaskan logika dan sejarah asal usul nama Minangkabau sebenarnya yang berasal dari bahasa Arab.

Dari hasil wawancara Harianhaluan.com dengan Sultan Taufik, Kamis (13/7), bahwa cerita peristiwa adu kerbau adalah karangan orang belanda yang hanya ingin mengadu domba orang Minang dengan orang Jawa.

Pasalnya dalam cerita tersebut seolah-olah menggambarkan kelicikan orang Minangkabau dan kebodohan orang Jawa.

"Bohong. Ini merupakan politik Belanda dalan mengadu domba kita dengan orang Jawa pada masa itu," ujarnya.

Ia juga melanjutkan, bahwa secara logika dan akal sehat alur cerita tersebut tidak masuk akal. Pasalnya, tidak mungkin anak kerbau memintak susu kepada kerbau jantan yang sedangkan dari baunya saja sudah berbeda. Sedangkan Allah menciptakan hewan dengan insting yang sangat baik.

"Hewan mempunyai insting yang bagus, yang lebih dari pada manusia," ujarnya lagi.

Lebih tidak masuk akal lagi, dalam cerita tersebut dikatakan bahwa kerbau jantan yang berasal dari Jawa itu, ketika perutnya robek, dan isinya sudah keluar, kerbau masih mampu berlari dari pertarungan itu.

"Tidak masuk diakal ketika kerbau yang perutnya sudah robek masih mampu berlari-lari," ujarnya lagi.

Menurutnya, peristiwa ini harus dan sangat perlu diluruskan. Pasalnya, cerita adu kerbau sudah banyak dipahami generasi Minangkabau sebagai asal mula nama Minangkabau. Terutama bagi pelajar disekolah, yang memakai Tambo sebagai buku pelajarannya.

"Semua pihak harus bertanggung jawab untuk meluruskan kesalah pahaman ini. Pasalnya jika tidak diluruskan ditengah-tengah masyarakat, gak dapat membodohkan masyarakat Minangkabau," tambahnya lagi.


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin,31 Juli 2017 - 19:59:19 WIB

    Sultan Bangsa Bengkulu Dianugerahi Gelar Kehormatan

    Sultan Bangsa Bengkulu Dianugerahi Gelar Kehormatan TANAH DATAR, HARIANHALUAN.COM - Keluarga besar Kerajaan Pagaruyung mendapat kohormatan mengukuhkan gelar bangsawan kepada Ketua Kaum Agung masyarakat Pekal, Kecamatan Putri Hijau Kabupaten Bengkulu Utara, Sabtu (29/7)..
  • Selasa,17 Mei 2016 - 04:15:22 WIB

    Limapuluh Kota Jadi Tempat Silatnas Raja-Sultan Nusantara ke-V

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Limapuluh Kota akan menjadi tempat Silaturahmi Nasional (Silatnas) Raja - Sultan Nusantara ke- V pada April 2017 mendatang. Hal ini diungkapkan Ra­ja Samu-Samu VI, De Laat­ste Van Koning Stamboom.
  • Minggu,26 Juli 2015 - 18:52:34 WIB

    Syaherdam-Sultani Diarak Pakai Bendi

    HARI INI MENDAFTAR KE KPU TANAH DATAR

    TANAH DATAR, HALUAN — Koalisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Hanura, resmi mengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati Tanah Datar, Kombes Pol (Pur.

  • Selasa,05 Mei 2015 - 18:23:34 WIB

    PKS Tanah Datar Usung Sultani

    TANAH DATAR, HALUAN — Setelah melalui se­rangkaian tahapan dari proses seleksi dan penyaringan di tingkat internal, DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Tanah Datar, resmi menetapkan Sultani sebagai kandidat ca.

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM