Kasus Mandeh Masuk Ranah Hukum, Bupati Pessel Diperiksa Polda Sumbar


Kamis,13 Juli 2017 - 15:13:11 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Kasus Mandeh Masuk Ranah Hukum, Bupati Pessel Diperiksa Polda Sumbar TIM INVESTIGASI - Polda Sumbar mengirimkan tim investigasi guna mengusut kerusakan Kawasan Mandeh. Terlihat, tim dari Reskrimsus Polda Sumbar saat berbincang dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pessel, Nelly Armidha di lokasi KWBT Mandeh, Rabu (3/5). Okis mardiansyah

PADANG, HARIANHALUAN.COM—Kasus kawasan mandeh di Pesisir Selatan yang sempat heboh karena diduga terjadi pembalakan hutan lindung, kini berlanjut ke ranah hukum. Bupati Pessel Hendra Joni, memenuhi panggilan Ditreskrimsus Polda Sumbar untuk dimintai keterangan, pada Senin (10/7).

“Salah satu pertanyaan penyidik, ya saya ditanya apakah pernah memberikan izin terkait eksplorasi, dan pembabatan lahan mandeh, saya jawab saya tidak pernah,” terang Hendra Joni kepada Harianhaluan.com, Kamis (13/7).

Disampaikannya, terkait kasus mandeh tersebut ia dan sejumlah pihak lainnnya juga sudah diperiksa.

“Dari walinari, camat, hingga kepala lingkungan hidup juga sudah diperiksa,” terangnya.

Sementara Kanit Kasubdit Tipiter Reskrimsus Polda SumbarAKBP Andri Kurniawan SIK saat dihubungi Harianhaluan.com mengatakan, pihak sudah melakukan pemanggilan ke sejumlah pihak.

“Untuk hari ini, kami minta keretangan dari kepala BPN PesisirSelatan. Ini sudah masuk tahap penyelidikan dan bakal masuk ke gelar perkara,” tuturnya.

Sebelunya, pada Rabu (3/5) tim investigasi di Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh yang terdiri dari tim dari Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Reskrimsus Polda Sumbar didampingi tim dari Pemkab Pesisir Selatan melihat dari dekat kerusakan hutan bakau dan terumbu karang di Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Pessel.(h/tim)

 

Editor: Rivo Septi Andries

 


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
Baca Juga Topik #Nasib Mandeh
Kawasan Mandeh, Bupati Pessel Instruksikan Pemberhentian Pembangunan Bupati Pessel: Mereka Anggap Mandeh Negeri Tidak Bertuan, Saya Akan Usut Tuntas Pelakunya Manfaatkan Karpet, Enam Napi Lapas Pariaman Kabur Perusak Mandeh Orang Penting Sumbar Ketua DPRD Pessel Ingatkan Soal Tata Ruang Mandeh Alat Berat di Lokasi Pengrusakan Mandeh “Menghilang” Jadi Ledekan Bule, Bikin Resah Warga Penegak Hukum LHK Turun Tangan, Kasus Mandeh Dibahas Dua Menteri Wagub Minta Semua Pihak Duduk Bersama, Kasus Mandeh Rugikan Sumbar Kawasan Mandeh Diblokir Sementara Ketua TPF PMP : Saya Sudah Ramal Masalah Besar Akan Terjadi Di Mandeh Terkait Kasus Mandeh, Semua Pihak Diminta Menahan Diri Tim KLH Sudah di Mandeh, Kumpulkan Data dan Cari Tahu Pelaku Perusakan Lima Objek Strategis Mandeh Rusak Tim Investigasi Polda Sumbar di Mandeh, Ditreskrimsus: di Negara Ini Tidak Ada yang Kebal Hukum DLH Pessel: Sudah Dilarang, Perusakan Mandeh Masih Berlanjut Gawat! Pengelola Pulau Suwarnadwipa Ambil Karang Untuk Bangun Penginapan Menteri Susi Geram! Karang Dijadikan Bahan Bangunan di Pulau Suwarnadwipa Pulau Suwarnadwipa Belum Kantongi Izin Walnag Hingga Bupati Diperiksa Polda Komisi IV DPRD Sumbar Desak Provinsi Siapkan RDTR Mandeh Bupati Pessel: Pejabat Melanggar Hukum Biasanya Hukuman Lebih Tinggi Didampingi Pejabat Kementerian LHK, Anggota DPR Tinjau Kerusakan Mandeh Mulyadi: Kami Akan Melakukan Upaya Pemulihan Terhadap Sejumlah Kerusakan Di Mandeh. Dugaan Perusakan Terumbu Karang, Direktur Suwarnadwipa sebagai Tersangka Jadi Tersangka Perusakan Terumbu Karang, Direktur Suwarnadwipa Ditahan Kepala DKP Sumbar: Pengelola Suwarnadwipa Ambil Karang Hidup untuk Dinding Resort DPRD Gandeng Instansi Terkait Awasi Pulau Bangun Resort Dengan Terumbu Karang, Dirut Suwarnadwipa Mulai Disidang

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM