Dua Penulis Asal Padang Terpilih untuk Tampil di Ubud Writers & Readers Festival 2017


Selasa,11 Juli 2017 - 11:22:10 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Dua Penulis Asal Padang Terpilih untuk Tampil di Ubud Writers & Readers Festival 2017 Ubud Writers & Readers Festival 2017

BALI,  HARIANHALUAN.COM—Yayasan Mudra Swari Saraswati, lembaga nirlaba yang menaungi Ubud Writers & Readers Festival (UWRF), mengumumkan 15 penulis emerging terpilih dari penjuru nusantara Indonesia, untuk tampil di perhelatan sastra dan seni internasional terbesar di Asia Tenggara pada tanggal 25-29 Oktober.

Dari rapat kuratorial yang diadakan di kantor Yayasan Mudra Swari Saraswati di Ubud pada hari Jumat, (7/7), terpilih 15 penulis dari penjuru nusantara dan dua di antaranya berasal dari Padang, mereka adalah: Mohammad Isa Gautamadan M. Subhan. Mohammad Isa Gautama memiliki profesi Dosen dan terpilih untuk puisi karyanya yang berjudul Mimpi Alondra dan Sajak Insomnia. Sedangkan M. Subhan yang berprofesi Penulis terpilih untuk penulisan novel berjudul Rumah di Tengah Sawah.

Selain mereka berdua, berikut adalah nama-nama lain yang juga terpilih;Abdul Azis Rasjid dari Banyumas, Ade Ubaidil dari Cilegon, A. Nabil Wibisana dari Kupang, Aksan Taqwin Embe dari Tangerang, Bayu Pratama dari Mataram, Erich Langobelen dari Maumere, Morika Tetelapta dari Ambon, Na’imatur Rofiqoh dari Ponorogo, Rizki Amir dari Sidoarjo, Taufiqurrahman dari Yogyakarta, dan Seruni Unie dari Surakarta.

Selama masa submisi, terkumpul 913 karya yang lalumelewati seleksi ketat oleh nama-nama besar di bidang sastra Indonesia. Setiap karya terlebih dahulu dibaca oleh National Program Manager UWRF, I Wayan Juniarta, yang lalu memilih karya-karya yang paling menarik untuk dimasukkan dalam daftar panjang. Daftar panjang tersebut lalu diserahkan kepada tim kurasi yang beranggotakan tiga penulis, jurnalis, dan penyair kawakan Indonesia, Seno Gumira Ajidarma, Leila S. Chudori, dan Warih Wisatsana.

“Banyak karya-karya yang masuk submisi adalah penulisan metasastra, mengambil tema-tema yang mempersoalkan sastra dan bahasa, dan ini sangat menarik karena berarti penulis-penulis muda Indonesia mulai banyak mengulik mengenai persepsi kecendekiaan.” ujar Seno Gumira Ajidarma, penulis dan jurnalis kawakan Indonesia dalam release yang diterima Harianhaluan,com, Selasa (11/7).

15 penulis emerging terpilih datang dari berbagai macam latar belakang, mulai dari mahasiswa dan guru, hingga jurnalis, buruh, dan nelayan. Yang menarik di seleksi tahun ini juga jumlah penulis terpilih yang berasal dari Indonesia Timur, yaitu 6 penulis.

Keberagaman asal penulis menghasilkan karya-karya yang menarik, ini dibenarkan oleh Warih Wisatsana, penulis dan penyair.


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat,21 Juli 2017 - 20:21:08 WIB

    DPP IKM dan Gebu Minang, Dua Organisasi Urang Awak Ini Dikukuhkan

    DPP IKM dan Gebu Minang, Dua Organisasi Urang Awak Ini Dikukuhkan JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pengurus Gebu Minang dibawah pimpinan Oesman Sapta Odang Dt. Bandaro Sutan Nan Kayo dan DPP Ikatan Keluarga Minang yang dipimpin Fadli Zon dikukuhkan di Jakarta, Jumat (21/7). .
  • Rabu,19 April 2017 - 23:08:59 WIB

    Penegak Hukum LHK Turun Tangan, Kasus Mandeh Dibahas Dua Menteri

    Penegak Hukum LHK Turun Tangan, Kasus Mandeh Dibahas Dua Menteri PADANG, HARIANHALUAN.COM – Perusakan Kawasan Wisata Terpadu (KWT) Mandeh tidak hanya membuncah di Sumbar, tapi juga jadi perbincangan di tingkat nasional. Bahkan, permasalahan ini dibahas para menteri. Di antaranya, Menteri.
  • Jumat,04 November 2016 - 00:01:47 WIB

    Ribuan Pengaduan Masuk ke Kemen-PAN RB

    JAKARTA, HALUAN — Ribuan pengaduan dan permintaan informasi masuk Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Refomasi Birokrasi (PANRB) sejak 1 Januari sampai 31 Oktober 2016. Tercatat sebanyak sebanyak 7.327 pengaduan d.
  • Senin,29 Agustus 2016 - 02:16:34 WIB

    Pengajuan Guru Besar Cukup Dua Bulan

    JAKARTA, HALUAN —Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kemenristek Dikti Prof Dr Ali Gufron Mukti kembali menegaskan tidak benar jika proses pe­ngu­rusan jenjang kepang­katan dosen untuk menjadi guru besar butuh waktu la.
  • Senin,22 Agustus 2016 - 02:48:06 WIB
    KINI PROSES PEMULIHAN

    Dua WNI Berhasil Kabur

    Dua WNI Berhasil Kabur JAKARTA, HALUAN— Dua orang WNI berhasil kabur dari penyanderaan teroris kelompok Abu Sayyaf di Filipina. Kedua orang itu bernama Ismail dan M Sofyan..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM