Napi Asal Dharmasraya Bobol Lapas Nusakambangan


Selasa,11 Juli 2017 - 10:22:43 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Napi Asal Dharmasraya Bobol Lapas Nusakambangan Ilustrasi. Haluan

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Dua narapidana kabur dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas II-A Besi, Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Kedua narapidana kasus pencurian itu hingga kini masih diburu. Salah satunya diketahui berasal dari Dharmasraya.

Koordinator Lapas Se-Nusakambangan dan Cilacap Abdul Aris mengatakan dua narapidana kabur itu, bernama Hendra bin Amin Perkara. Warga Jorong Sebrang Piruoko Timur Kewalian Kota Baru Kecamatan Kota Baru, Kabupaten Dhamasraya, Sumatera Barat. Lalu, Agus Triyadi, alamat terakhir, Desa Kroya, Kecamatan Kroya, Cilacap.

“Hendra alias Hen, alamat terakhir Jorong Sebrang Piruko Timur, Kewalian Kota Baru, Kecamatan Kota Baru, Kabupaten Dharmasraya, Sumatra Barat, dengan masa pidana sembilan tahun dan 10 tahun penjara serta akan bebas pada 11 Juni 2030. Sedangkan rekannya, Abdul Haris, dengan masa pidana 14 tahun dan empat tahun penjara serta akan bebas pada 24 Juli 2026," kata dia yang juga Kepala Lapas Kelas I Batu, Pulau Nusakambangan.

Aris mengatakan berdasarkan laporan, kedua napi tersebut diketahui kabur dari Lapas Besi pada Ahad sekitar pukul 13.00 WIB setelah beraktivitas di luar kamar. Menurut Aris, seluruh napi pada pukul 07.30 WIB diberi kesempatan petugas jaga untuk keluar dari kamar masing-masing, namun tetap di dalam Lapas Besi. "Saat dilakukan pengecekan setelah mereka kembali ke kamar masing-masing pada pukul 13.00 WIB, petugas melihat kamar nomor 12 yang selama ini ditempati Agus Triadi dan Hendra dalam keadaan kosong," katanya.

Karena itu, kata Aris petugas segera mengecek ruangan lain. Salah satunya kamar mandi di pojok kamar tahanan yang selama ini sudah tidak digunakan. Saat dicek, petugas mendapati atap kamar mandi yang telah rapuh tersebut dalam kondisi jebol dan di luar terdapat dua lembar kain sarung yang diduga digunakan Agus Triadi dan Hendra untuk kabur dari penjara. "Tadi malam setelah menerima laporan itu sekitar pukul 01.00 WIB, saya segera menghubungi Pos Polisi Nusakambangan Kodim 0703/Cilacap untuk menginformasikan kalau ada dua napi yang kabur. Upaya pencarian masih tersebut berlangsung hingga sekarang," katanya.

Petugas pengganti Kepala Regu Jaga (Karuga) bernama Sonny Wicaksono mendapat laporan dari tamping regu bernama Angel Hariawan Siregar. Tamping atau napi yang dipekerjakan itu melihat napi atas nama Agus Triyadi melarikan diri dengan cara menjebol plafon dan genteng di atas kamar mandi umum di dalam blok. “Karuga langsung menuju TKP yang dilaporkan. Ternyata benar, plafon dan genteng kamar mandi di dalam blok telah jebol, dan kedua napi sudah tidak berada di dalam sel,” ujarnya.

Untuk memburu keberadaan kedua pelarian tersebut, saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk mencari keberadaan Hendra bin Amin dan Agus Triyadi bin Masimun yang diduga masih berada di dalam pulau. Selain menyebar foto identitas kedua buronan, pihaknya juga menutup semua akses jalan yang ada di Nusakambangan. "Kami sudah berkoordinasi dengan TNI Polri untuk melakukan pencarian. Selain itu kami juga telah menyebar foto dua napi ke para nelayan di sekitar Nusakambangan untuk semakin menutup ruang geraknya," tutupnya.

Terkait dengan kejadian dua narapidana kabur dari Lapas Besi, pihaknya akan meningkatkan kembali pengawasan terhadap napi, termasuk pemantauan blok belakang yang selama ini masih kurang.


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin,18 September 2017 - 21:07:56 WIB

    Enam Napi yang Kabur di Lapas Sijunjung Sempat Nonton Acara Kesenian dan Naik Truk Pasir

    Enam Napi yang Kabur di Lapas Sijunjung Sempat Nonton Acara Kesenian dan Naik Truk Pasir SIJUNJUNG, HARIANHALUAN.COM--Tim gabungan dari TNI, Polri, Kejaksaan, dan Kemenkumham, berhasil menangkap enam dari 12 narapidana yang kabur dari Lapas Muaro Sinjunjung, Minggu (18/9)..
  • Jumat,18 Agustus 2017 - 18:12:03 WIB

    Walikota Kaget, Jumlah Napi di Lapas Bukittinggi Meningkat

    Walikota Kaget, Jumlah Napi di Lapas Bukittinggi Meningkat AGAM, HARIANHALUAN.COM - Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengaku kaget dengan bertambahnya penghuni Lapas Kelas II A Bukittinggi yang mencapai 489 orang. Jika dibandingkan dengan tahun lalu bertambah hampir 200 orang. D.
  • Kamis,17 Agustus 2017 - 15:26:23 WIB

    HUT RI ke 72, Tiga Napi di Agam Bebas

    HUT RI ke 72, Tiga Napi di Agam Bebas AGAM, HARIANHALUAN.COM- Sebanyak 117 Warga Binaan  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B Padang Lansano, Kecamatan Lubuk Basung, mendapatkan remisi di kemerdekaan RI ke-72. Tiga warga binaan itu diantaranya dinyatakan be.
  • Kamis,27 Juli 2017 - 19:28:36 WIB

    Kakanwil Kemenkumham Sumbar Sidak Ke Rutan Klas II B Painan, Lima Orang Napi Positif Narkoba.

    Kakanwil Kemenkumham Sumbar Sidak Ke Rutan Klas II B Painan, Lima Orang Napi Positif Narkoba. PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Hak Azasi Manusia Provinsi Sumatera Barat (Kakanwil Kemenkumham Sumbar), Dwi Prasetyo melakukan inspeksi mendadak (Sidak), dalam rangka melakukan tes urin.
  • Kamis,22 Juni 2017 - 23:28:37 WIB

    2163 Napi di Sumbar Dapat Remisi Idulfitri

    2163 Napi di Sumbar Dapat Remisi Idulfitri PADANG, HARIANHALUAN.COM—Sebanyak 2163 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) atau narapidana di wilayah Kanwil Hukum dan Ham Sumatera Barat mendapat pengurangan masa pidana atau Remisi Khusus (RK) Idulfitri 2017. Angka tersebut.

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM