Libur Lebaran, Sampah Berserakan di Rimbo Panti


Minggu,09 Juli 2017 - 16:51:28 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Libur Lebaran, Sampah Berserakan di Rimbo Panti Sampah di Kawasan Rimbo Panti

PASAMAN, HALUAN— Taman Wisata Alam (TWA) Rimbo Panti di Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman merupak salah sato objek wisata alam yang jadi andalan di daerah itu.  Pada libur Lebaran lalu, kawasan ini jadi pilihan wisatawan memanfaatkan masa liburan.  Hal ini berdampak pula dengan peningkatan sampah di kawasan itu.

Tidak hanya itu, beberapa lapak pedagang juga masih dibiarkan tegak berdiri. Selain sampah, kondisi ini, jelas kian merusak pesona objek wisata andalan kabupaten itu. Sejauh ini belum ada tanda-tanda akan dibersihkan oleh pihak terkait.

Salah seorang warga setempat, Erik (37) menyayangkan kian kumuhnya kondisi objek wisata Rimbo Panti itu. Padahal, kata dia, kawasan objek wisata andalan itu selalu ramai dikunjungi, baik oleh warga lokal maupun para turis mancanegara.

"Patut disayangkan, sampah-sampah dari perayaan lebaran kemarin masih tetap dibiarkan, tidak dibersihkan. Demikian pula lapak jualan yang ditinggal pemiliknya begitu saja," keluh Erik, Sabtu kemarin.

Ia mengatakan, ratusan pedagang berjualan disepanjang kawasan taman wisata alam Rimbo Panti, selama perayaan libur lebaran. Kawasan itu pun, kata dia, diserbu oleh ribuan pengunjung setiap harinya.

"Iya, ada ribuan orang kesini (Rimbo Panti, red) datang setiap hari sehingga menghasilkan banyak sampah," katanya.

Minimnya tempat pembuangan sampah ditengarai menjadi penyebab warga dan para pedagang membuang sampah disembarang tempat. Baik di selokan, dibalik pohon besar hingga dipinggir-pinggir jalan.

"Bisa dilihat, sampah masih banyak berserak disana-sini. Belum ada tindakan apa-apa dari dinas terkait. Sampah masih dibiarkan begitu saja, sehingga membuat Rimbo Panti kian jorok dan kumuh," tukasnya.

Hal serupa juga dikeluhkan sejumlah pengunjung lainnya. Ratna (26) mengaku risih akan sampah yang terlihat berserak disejumlah titik di kawasan objek wisata yang dilengkapi dengan pemandian air panasnya itu.

"Aduuh, gimana yah ngomongnya. Seharusnya kawasan ini secepatnya dibersihkan, biar pengunjungnya betah. Ini kagak, udah minim fasilitas, tidak terawat, kebersihannya kurang terjaga dengan baik pula. Kan, kita-kita juya yang malu," ujarnya.

Seharusnya, kata dia, pihak terkait, dalam hal ini Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata serta pihak nagari setempat segera mencarikan solusinya. Jika kekurangan tenaga kebersihan, harus segera dicarikan solusinya.

"Jangan karena luasnya area yang hendak dibersihkan dan minimnya  tenaga kebersihannya, jadi alasan," ucapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Pasaman, Ricky Riswandi mengatakan, bahwa pihaknya bersama Walinagari Panti, sudah mulai melakukan pembersihan di kawasan itu dari sampah.

"Sudah. Itu sudah mulai kita bersihkan secara bertahap. Lokasi Rimbo Panti yang hendak dibersihkan itu kan cukup luas, jadi bertahap lah," katanya.

Sejumlah keluhan lainnya berhasil dihimpun Haluan dari sejumlah pengunjung yang datang ke kawasan objek wisata itu, diantaranya fasilitas dan sarana prasarana yang masih minim dan tidak memadai.

Seperti, fasilitas WC pada rusak dan tidak terpakai. Gedung Herbarium, yang mulai rusak dan kotor, Musholla yang tidak dibersihkan dan terkesan diabaikan demikian pula tempat pemandian air panasnya. Pagar pengaman air panas sudah banyak rusak serta kolam renang yang kumuh. (h/yud)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM