Sempat Kabur, Tahanan Polsek Ini Nyaris Tewas Menabrak Pohon


Kamis,29 Juni 2017 - 11:30:39 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Sempat Kabur, Tahanan Polsek Ini Nyaris Tewas Menabrak Pohon Tahanan kabur pada Sabtu (24/6/2017) lalu dalam kasus pencurian di kawasan Purus, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat bernama Wiji Andika Salelenggu (36) berhasil kembali ditangkap oleh polisi pada Kamis (29/6/2017) dinihari sekitar pukul 02.10 WIB. Terlihat pelaku harus mendapatkan perawatan usai terjatuh saat kejar-kejaran dengan petugas ketika hendak diamankan. MUHAMMAD AIDIL.
PADANG, HARIANHALUAN.COM - Sempat berhasil melarikan diri selama lima hari sejak Sabtu (24/6/2017), seorang pelaku pencurian berhasil ditangkap kembali oleh tim opsnal Polresta Padang, Kamis (29/6/2017) dinihari sekitar pukul 02.10 WIB.
 
Belakangan diketahui, pelaku pencurian di salah satu wisma penginapan di kecamatan Padang Barat ini bernama Wiji Andika Salelenggu (36), asal Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat ini ditangkap oleh pihak kepolisian sejak 18 Juni 2017 silam.
 
"Namun pada 24 Juni 2017 lalu, atau saat malam takbiran, pelaku mengaku kondisi fisiknya kurang fit dan harus pergi berobat. Petugas yang mengawal selama proses pengobatan yang bersangkutan dikejutkan dengan berhasilnya yang bersangkutan kabur dari RS Bhayangkara Polda Sumbar, tempat dimana dirinya mendapatkan perawatan," ucap Kapolsek Padang Barat, AKP Armijon kepada HarianHaluan.com saat ditemui di RS Bhayangkara Polda Sumbar.
 
Wiji, begitu pria asal Negeri Sikerei ini disebut ditangkap kembali oleh polisi setelah pelariannya selama lima hari sendiri disaat salah seorang tim opsnal Sat Reskrim Polresta Padang, Bripka Hendri Effendi mendapatkan laporan bahwa pelaku ditemukan keberadaannya di kawasan Purus 1, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat sembari mengedarai sepeda motor jenis Honda Beat warna merah kombinasi putih tanpa nomor polisi (nopol).
 
"Pelaku yang mengetahui bahwa polisi sudah memburu dan membuntutinya dari belakang di kawasan Purus tersebut kemudian menambah laju kecepatan kendaraannya sampai melewati jalan Ahmad Yani, Jalan Kartini, hingga pada akhirnya di Jalan Aur, atau tepatnya di belakang Mapolda Sumbar, pelaku yang hilang kendali kemudian menabrak sebuah tiang kayu dan tempat duduk permanen yang terbuat dari semen hingga akhirnya korban terjatuh dan kepalanya terbentur ke trotoar.
 
"Kami langsung larikan korban ke RS Bhayangkara Polda Sumbar terlebih dahulu untuk mendapatkan pengobatan karena korban mengalami luka dan benturan di beberapa bagian tubuhnya," ujar Kapolsek.
 
Pantauan Harianhaluan.com di RS Bhayangkara Polda Sumbar, Kasat Sabhara Polresta Padang, Kompol Sigit Saputra juga sempat datang untuk melihat kondisi pelaku karena timnya juga sedang melakukan patroli, tidak jauh dari lokasi penangkapan Wiji.
 
Armijon menyebut bahwa Wiji sendiri ditangkap lantaran diduga melakukan tindak pidana pencurian barang elektronik dan sejumlah uang di sebuah penginapan di wilayah hukum (wilkum) yang ia pimpin pada 18 Juni 2017 lalu. 
 
"Saat ini, pelaku sudah kami amankan kembali di sel tahanan Mapolsek Padang Barat dan pasca kejadian tersebut, kami akan memperketat seluruh perimeter di sekitar penjara sementara ini," tutur Kapolsek.
 
Sementara itu, Wiji dihadapan petugas kepolisian mengaku selama berhasil melarikan diri, ia selalu berpindah-pindah tempat karena mengaku terkendala pulang ke kampung halamannya akibat kehabisan uang dan kapal menuju ke Mentawai tidak ada karena suasana Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah. 
 
"Saya numpang tempat beberapa teman saya selama pelarian pak," katanya sembari menahan sakit di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit milik Polri tersebut. (h/mg-adl).
 
 
 
Editor: Rivo Septi Andries

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM