Libur Lebaran di Sawahlunto, Yuk Berkunjung ke Museum Budaya


Jumat,23 Juni 2017 - 20:47:12 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Libur Lebaran di Sawahlunto, Yuk Berkunjung ke Museum Budaya Koleksi lukisan di Museum Budaya Sawahlunto yang menunggu dilaunching. (Foto: Ist)

SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM—Ratusan koleksi sejarah dan budaya lokal hingga internasional, yang dipamerkan di Museum Budaya, menunggu kedatangan wisatawan di ‘Kota Pusaka’ Sawahlunto, sepanjang libur lebaran 1438 H mendatang.

 

Pemerintah Sawahlunto mendirikan tiga museum sekaligus, yakni Museum Etnografi Kayu, Museum Tari dan Museum Lukisan, yang berada di bawah bendera Museum Budaya.

 

Tidak kurang dari 710 koleksi dipamerkan di ketiga museum, yang berada di tengah kota, di kawasan Lapangan Segitiga, yang didirikan dengan memanfaatkan Bangunan Cagar Budaya.

Walikota Sawahlunto, Ali Yusuf mengungkapkan, keberadaan Museum Budaya sebagai bukti cinta kita terhadap Sawahlunto dan Indonesia, dengan menjaga budaya dan sejarah yang ada.

 

“Agar generasi mendatang tahu dan mempelajari serta melestarikan budaya serta sejarah yang dimiliki bangsanya,” ungkap Ali Yusuf, di sela-sela persiapan lounching Museum Budaya, beberapa waktu lalu.

 

Sawahlunto yang semakin akrab dengan slogan ‘Pusaka’, ujar Bapak tiga anak itu, akan terus berupaya menjaga, melestarikan dan menggali seluruh potensi budaya dan sejarah yang ada.

 

Makanya, lanjut Ali Yusuf, hingga tahun keempat kepemimpinannya bersama Wakil Walikota Ismed, terus berkomitmen menjadikan sejarah dan budaya sebagai bagian penting dalam pengembangan kota.

 

“Selain bermanfaat untuk pelestarian, budaya dan sejarah sebagai potensi utama menjadi pendorong pengembangan pariwisata dalam mengangkat ekonomi masyarakat,” tambah pria kelahiran 11 Mei 1970 itu.

 

Untuk itu, Ali Yusuf mengajak semua perantau yang pulang dan berlebaran di Sawahlunto maupun Sumatera Barat, untuk berkunjung ke Museum Budaya.

 

Kepala Dinas Kebudayaan, Peninggalan Bersejarah dan Permuseuman Kota Sawahlunto, Hendri Thalib, mengatakan, ketiga museum yang berada di bawah Museum Budaya, akan dilaunching, Jumat (23/6).

 

“Insya Allah, launching Museum Budaya akan dihadiri Ketua DPRD Sumbar, Bapak Hendra Irwan Rahim, beserta pihak terkait pariwisata dan permuseuman di Sumatera Barat,” ujar Hendri Thalib.

 

Hendri mengungkapkan, Museum Budaya merupakan objek wisata pengetahuan seni dan sejarah, yang baru dan disiapkan khusus untuk menyambut 1 Syawal Idul Fitri 1438 H.

Dari ketiga museum, akan terpajang tidak kurang dari 710 koleksi, yang terdiri dari 262 koleksi lukisan, 197 koleksi etnografi kayu, 123 keleksi tari Minangkabau, dan sisanya 128 koleksi alat musik.

Pria yang kenyang dengan asam garam organisasi kepemudaan itu menyebutkan, di museum lukisan, pengunjung dapat menikmati karya seni lukis seniman mancanegara dan intenasional.

Kemudian juga memamerkan peralatan alat musik tradisional lokal, serta juga akan beragam jenis alat musik tradisi dunia. Museum Budaya, akan menjadi alasan baru bagi wisatawan untuk datang kembali ke Sawahlunto.

 

Hendri Thalib melanjutkan, Museum Budaya berisikan benda-benda yang sangat jarang ditemukan di keseharian, baik lokal, maupun di Indonesia sendiri. Sehingga diyakini Museum Budaya menambah pengalaman dan pengetahuan wisatawan.

 

“Datang dan lihat, beragam alat musik tradisional Indonesia, hingga dari Australia, Afrika, Prancis hingga China. Bahkan, benda unik bersejarah beserta lukisan dari pelukis terkenalpun akan segera dipamerkan di sini,” ujarnya.

 

Lukisan yang dipajang diantaranya merupakan hasil karya pelukis maestro terkenal, mulai dari Basuki Abdullah hingga Marya Cui. Kehadiran Museum Budaya, tentu akan semakin menghidupkan kawasan Lapangan Segitiga, yang telah menjadi salah satu ikon wisata di Sawahlunto.

 

Apalagi, tidak jauh dari kawasan Museum Budaya, terdapat puluhan bagunan tua peninggalan kolonial Belanda, yang begitu artistik. Sedangkan untuk masuk ke ketiga museum yang berada di bawah Museum Budaya itu, wisatawan tidak perlu merogoh kocek dalam.

 

Sebab, untuk satu orang dewasa hanya dikenai Rp12 ribu, sedangkan untuk anak-anak tiket yang harus dibayarkan hanya Rp6 ribu. Datanglah bersama keluarga, lihat, kenali dan lestarikan budaya dan sejarah bangsa.(h/nto)

 

Editor: Rivo Septi Andries

 


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM