Pembangunan RSUD Terbengkalai, Bupati Pessel: Saya Akan Proses Secara Hukum.


Minggu,18 Juni 2017 - 20:36:05 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Pembangunan RSUD Terbengkalai, Bupati Pessel: Saya Akan Proses Secara Hukum. Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M. Zein Painan, yang beralamat di Bukit Kabun Taranak, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), sudah 80 persen. Namun, sampai saat ini masih belum jelas kapan akan di lanjutkan kembali. (Okis Mardiansyah).
PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), memastikan tidak akan melanjutkan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Puncak Kabun Taranak, Kecamatan IV Jurai, Painan. Hal tersebut karena belum adanya dokumen "amdal".
 
 
"Saya tidak akan melanjutkan pembangunan RSUD itu sebelum amdal keluar, saya tidak berani mengambil resiko, dan saya tidak mau berurusan dengan hukum," sebut Bupati Hendrajoni, saat menyampaikan Jawaban Pemerintah Terhadap Pandangan Umum Fraksi Partai di gedung DPRD Pessel pada Sidang Paripurna Tentang Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2016. Jumat (16/6).
 
 
Menurut Bupati, dugaan penyelewengan terkait pembangunan RSUD tersebut, sudah diketahuinya sebelum ia ditetapkan menjadi Bupati Pessel, atau sewaktu mencalonkan diri sebagai Bupati Pessel. Sebab, terlihat dari sejumlah persyaratan dan kelengkapan administrasi standar pendirian bangunan yang tidak jelas secara aturan dan prosedur.
 
 
"Masa iya, bangunan seluas 12.000 meter tidak memiliki amdal, dan hanya mengantongi izin UKL dan UPL. Anehnya lagi, izin tersebut baru dikeluarkan pada tahun 2016 silam," kata Bupati.
 
 
Dijelaskan Bupati, terkait dengan permohonan awal pemerintah daerah meminjam ke PIP, pada saat itu sudah disepakati untuk membangun RSUD tersebut seluas 9000 Meter, dengan biaya Rp96 Milyar, namun faktanya ditemukan luas bangunan itu mencapai 12.000 Meter.
 
 
"Nah, dari sini saya menilai ada indikasi kecurangan, tidak mungkin luas bangunan tersebut bertambah dengan sendirinya. Sementara anggarannya tidak ada, mau dikerjakan pakai apa nanti," sebutnya.
 
 
Dikatakan Bupati, sebelumnya pada saat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Sumbar melakukan pemeriksaan, dimana saat itu ditemukan sejumlah kejanggalan terkait pembangunan gedung RSUD M. Zein yang bertempat di puncak Kabun Taranak, sehingga pemerintah daerah harus segera mengambil sikap dan terpaksa memberhentikan kelanjutan pembangunannya.
 
 
Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM