Pelaku Pungli Pendidikan Harus Ditindak Tegas


Jumat,16 Juni 2017 - 13:46:05 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Pelaku Pungli Pendidikan  Harus Ditindak Tegas Ilustasi/Haluan

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Wakil Ketua DPRD Sumbar, Guspardi Gaus meminta penegak hukum mengambil tindakan tegas terhadap pelaku pungli di dunia pendidikan. Dikatakan Guspardi tindakan tegas perlu diambil terhadap mereka yang terbukti melakukan pungli di sekolah guna memberi efek jera.

 

"Saat ditindak dengan profesional, itu akan jadi pelajaran untuk institusi yang lain agar tidak bermain-main di dunia pendidikan," ucap Guspardi Gaus, di sela-sela kunjungan Safari Ramadan DPRD Sumbar, ke Kabupaten Agam, Rabu (14/6) malam.
 

Disampaikan Guspardi setiap mereka yang terjun di dunia pendidikan harus bisa memberi contoh yang baik di tengah masyarakat. Sebab dunia pendidikan adalah tempat anak-anak dididik untuk menjadi calon pemimpin-pemimpin bangsa ini ke depan. Jika hal-hal buruk dibiarkan biasa di dunia pendidikan akan jadi apa bangsa ini ke depan. Jadi, kata Guspardi, dunia pendidikan ini haruslah benar-benar bersih dari yang namanya pungli atau tindakan-tindakan melenceng lainnya.
 

Sekretaris Komisi V DPRD Sumbar, Rafdinal sebelumnya juga menghimbau proses penerimaan siswa baru di setiap sekolah agar dilakukan dengan transparan.  Tujuannya untuk menghindari terjadinya pungli dan menjaga integritas dalam dunia Pendidikan. Himbauan ini berlaku untuk semua tingkatan sekolah. Termasuk untuk SMA/SMK yang tahun sekarang resmi menjadi tanggungjawab provinsi.

 

“Khusus SMA/SMK yang tahun sekarang beralih tanggungjawab dari kabupaten/kota ke provinsi, banyak hal yang harus dibenahi. Disamping aparatur, tenaga pengajar dan administrasi, termasuk dalam hal penerimaan siswa baru,” ujar  Rafdinal.
 

Disampaikan politisi Fraksi PKS ini, proses penerimaan siswa baru memang adalah kegiatan rutin tiap tahun. Namun demikian, kegiatan tersebut masih rentan dengan sejumlah persoalan. Salah satunya pungli. Hal ini, disebut harus diberantas hingga ke akar-akarnya. Sebelumnya, Tim Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) pungli Polresta Padang mengamankan Kepala Sekolah (Kepsek) dan Wakil Kepala Sekolah (Wakepsek) Bidang Humas MTsN Model Padang. Keduanya diamankan karena menawarkan pada orang tua calon siswa yang tak bisa masuk jalur umum untuk masuk lewat jalur khusus. Dengan syarat para orang tua harus menyerahkan sejumlah uang kepada kepala madrasah. Rata-rata Rp3 juta hingga Rp3,5 juta persiswa. (h/len)

 

Editor: Rivo Septi Andries


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM