Di Payakumbuh, Tarif Parkir Tak Sesuai Perda Dikeluhkan


Senin,12 Juni 2017 - 00:10:12 WIB
Reporter : Tim Redaksi

PAYAKUMBUH, HALUAN – Sejumlah pengunjung di Pasar Payakumbuh mengeluhkan pemungutan uang parkir yang tak sesuai dengan tarif yang sudah ditetapkan dalam Perda nomor 19 tahun 2011 tentang Restribusi Parkir. Selisih tarif yang dipungut juru parkir sekitar Rp1.000.

Dalam Perda, ditetapkan untuk tarif parkir roda dua sebesar Rp1.000, kendaraan roda empat, Rp2.000, kendaraan roda enam, Rp2.500. Sedangkan untuk bus sebesar Rp3.000 untuk sekali parkir. Tapi nyatanya, di lapangan, biaya yang diminta lebih tinggi. Seperti di pusat kota, tarif parkir kendaraan roda dua sebesar Rp2.000 untuk sekali parkir. Para pengunjung menggerutu dibuatnya. Mereka merasa dipalak.

"Sudah jelas diumumkan pada plang untuk tarif parkir sebesar Rp1.000 tapi masih saja diminta Rp2.000 oleh petugas parkirnya. Ini harus dievaluasi. Semestinya tarif sesuai dengan yang tertera ,"ucap Toni (40), seorang pengendara.

Toni bukan keberatan soal membayar biaya parkir oleh petugas di lapangan, tetapi Toni berharap tarif parkir yang ada di Kota Payakumbuh harus jelas sesuai dengan yang sudah ditetapkan. Apalagi jumlah kendaraan yang parkir mencapai ribuan unit per harinya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Payakumbuh, Adrian memastikan tarif parkir sudah sesuai dengan yang sudah ditetapkan dalam Perda. Pihaknya tidak menetapkan kenaikan. "Tarif parkir sudah sesuai dengan apa yang ditetapkan. Rp1.000 untuk sepeda motor, Rp2.000 untuk mobil," terang Adrian.

Katanya, apabila ada petugas yang meminta tarif parkir di luar dari biaya yang sudah ditetapkan, berarti itu merupakan oknum parkir yang bukan dari Dinas Perhubungan. "Untuk mengawasi tarif parkir ini, kita juga menugaskan anggota Dishub di beberapa titik parkir. Hal ini, supaya tidak ada petugas parkir yang menaikkan tarif kepada masyarakat," terang Adrian lagi.

Apabila masih ada oknum ataupun petugas parkir yang meminta tarif tidak sesuai yang sudah ditentukan, Adrian mengimbau kepada masyarakat parkir  jangan dibayar dan harap melaporkan prilaku petugas parkir ke Dinas Perhubungan Kota Payakumbuh. "Petugas parkir resmi, mereka menggunakan karcis dan biaya sebagai jasa parkir yang diminta ke masyarakat tidak melebihi tarif yang sudah ditetapkan sesuai Perda Kota Payakumbuh. Kalau ada petugas yang meminta jasa parkir melebihi yang sudah ditetapkan, harap parkir jangan dibayar dan laporkan kondisi ini ke kami," ucap Adrian lagi. (h/ddg)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu,18 Oktober 2017 - 13:20:14 WIB

    Puluhan Jorong di Pasbar Tak Ada Sinyal Komunikasi

    Puluhan Jorong di Pasbar Tak Ada Sinyal Komunikasi PASBAR, HARIANHALUAN.COM — Sebanyak 56 jorong yang tersebar di beberapa kecamatan di Pasaman Barat hingga hari ini masih belum terjangkau sinyal handphone. Akibatnya, masyarakat setempat sulit melakukan komunikasi dengan da.
  • Selasa,17 Oktober 2017 - 20:53:59 WIB

    Komit Begerak Di Bidang Sosial dan Kemanusiaan, APP Pessel Salurkan Bantuan Korban Kebakaran

    Komit Begerak Di Bidang Sosial dan Kemanusiaan, APP Pessel Salurkan Bantuan Korban Kebakaran PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Pengurus Aliansi Pessel Peduli (APP), menyambangi kediaman Deswanti (45), korban kebakaran beberapa waktu lalu, di Kampung Luhung, Kenagarian Pasar Baru, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan.
  • Sabtu,14 Oktober 2017 - 15:55:11 WIB

    Meringanka Korban Banjir di Ranah Batahan, Polres Pasbar Serahkan Bantuan

    Meringanka Korban Banjir di Ranah Batahan, Polres Pasbar Serahkan Bantuan PASBAR, HARIANHALUAN.COM- Donasi bantuan banjir bandang yang terjadi di Jorong Kampung Baru, Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat terus mengalir. Kali ini, Jajaran Polres Pasaman Barat turun langsung kelokasi ters.
  • Jumat,13 Oktober 2017 - 21:29:29 WIB

    Anggota Polres Pasaman Ini Diangkat Menjadi Datuak di Pessel

    Anggota Polres Pasaman Ini Diangkat Menjadi Datuak di Pessel PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Kasat Binmas Kepolisian Resor Pasaman AKP Syafrizen SH, dikukuhkan sebagai Datuak di Kampung halamannya Padang Mandiangin, Kenagarian Lakitan Utara, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan (P.
  • Minggu,08 Oktober 2017 - 17:44:41 WIB

    Ada 247 Orang Penderita Gangguan Jiwa di Solsel

    Ada 247 Orang Penderita Gangguan Jiwa di Solsel SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM -- Dinas Kesehatan Solok Selatan (Dinkes Solsel) memastikan setiap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) tidak ada yang terlantar. Hal ini diungkapkan Kepala Dinkes Solsel, Novirman pada Haluan (6/.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM