Bupati Hendrajoni: Bantuan Alsintan Jangan Dimanfaatkan untuk Pribadi


Kamis,08 Juni 2017 - 11:42:14 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Bupati Hendrajoni: Bantuan Alsintan Jangan Dimanfaatkan untuk Pribadi Bupati Pessel Hendrajoni saat menyerahkan Alsinta kepada kelompok tani di Pesisir Selatan, Rabu (7/6). OKIS

PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Agar sektor pertanian benar-benar memberikan jaminan terhadap kesejahteraan masyarakat petani di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), maka sesuai dengan potensi besar yang dimiliki daerah itu, diharapkan kepada kelompok tani mampu mengolah setiap lahan yang digarapnya dengan serius dan terarah.

"Jika dilihat dari potensi yang dimiliki daerah kita, maka sudah sejak dulunya kita menjadi lumbung padinya Sumbar. Dengan potensi ini, tentu sangat kita harapkan terus dipertahankan kedepanya. Sebab, semakin berkembangnya ilmu teknologi pertanian, maka peningkatan hasil produksi padi kita semakin tinggi pula," sebut Bupati Hendrajoni, disela-sela penyerahan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan), kepada 45 kelompok tani, di kantor Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan. Rabu (7/6).

 

Menurut Bupati, melalui sejumlah alat pertanian yang bersumber dari anggaran APBN tersebut, maka diharapkan kepada masyarakat yang tergabung sebanyak 45 kelompok tani (Gapoktan) itu, benar-benar mampu mengelolah lahan pertanian mereka secara maksimal dan menyeluruh.


"Sekali lagi kita ingatkan kepada pengurus kelompok tani penerima bantuan saat ini, jangan menguasainya untuk kepentingan sendiri. Namun, harus dipergunakan untuk seluruh anggota kelompok. Sebab, itu sudah sesuai dengan aturan yang ditetapkan," tegas Bupati Hendrajoni yang saat itu didampingi oleh Kadis Tanaman Pangan Hortukultura dan Perkebunan Pessel, Jumsu Trisno, Sekretaris, Zaitul Ikhlas, Kabid Sarana dan Prasarana, Yuskardi, dan sejumlah perwakilan kelompok tani.

Lebih lanjut ditegaskan Bupati, jika kedapatan terjadi semacam penyelewengan, yang mana Alsintan hanya dikuasai oleh satu orang atau dua orang saja, maka Pemerintah Daerah melalui Dinas terkait, akan menarik kembali bantuan Alsintan yang sudah diberikan itu, dan akan diserahkan kepada kelompok lain yang benar-benar serius dalam memanfaatkan lahan pertanian mereka.

 

"Jika kelompok tani memiliki organisasi dan manajemen yang bagus, maka tidak mustahil Alsintan ini akan mendatangkan keuntungan yang bagus pula bagi kelompoknya. Oleh karena itu, buatlah aturan pengelolaan dengan baik dan benar, agar mendapatkan hasil yang baik pula demi kesejahteraan petani dimasa mendatang," harapnya.


Ditambahkannya, Pessel sebagai kawasan pertanian dan lumbung padi terbesar di Sumbar, maka bantuan Alsintan tersebut sangat diperlukan untuk menunjang hasil produksi para petani.

"Kedepannya, saya tidak menginginkan adanya laporan dari masyarakat bahwa bantuan Alsintan ini hanya dimanfaatkan oleh satu atau dua orang saja, yaitu hanya ketua dan sekretaris kelompok saja. Akan tetapi harus dimanfaatkan seluruh anggota. Dan bantuan Alsintan ini tidak boleh dijual atau berpindah tangan kepada pihak lain yang tidak berhak. Dari itu, dinas terkait akan selalu melakukan pengawasan terhadap penggunaan Alsintan ini," tegasnya.

Sementara itu, Kadis Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Jumsu Trisno didampingi Kabid Sarana dan Prasarana, Yuskardi mengatakan, bahwa bantuan Alsintan memang sangat dibutuhkan oleh para petani untuk meningkatkan hasil produksi pertanian mereka. Maka sesuai target yang sudah disepakati, pada tahun 2017 ini, diharapkan terjadi peningkatan produksi pertanian sebanyak 310 ribu ton, yang mana pada tahun sebelumnya 2016 hanya 270 ribu ton.

Menurutnya, penggunaan Alsintan tersebut pada masyarakat petani, diharapkan mampu meringankan biaya pengolahan lahan yang digarap, sehingga membuat waktu kerja menjadi lebih efektif dan efesien dalam meningkatkan produksi pertanian masyarakat. 

"Bantuan Alsintan tahap awal ini sebanyak 45 unit dengan nilai anggaran Rp3,2 miliar bersumber dari APBN tahun 2017. Sedangkan dari APBD Kabupaten, juga sedang kita pesan Alsintan seperti Hand Traktor roda dua 13 unit, Cultivator 5 unit, dan Power Threser 4 unit, senilai Rp600 juta," tutupnya. (h/mg-kis)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu,17 Juni 2017 - 00:52:29 WIB

    Bupati Pasaman Geram, Puluhan Staf Umum Izin Massal

    Bupati Pasaman Geram, Puluhan Staf Umum Izin Massal PASAMAN, HARIANHALUAN.COM - Bupati Pasaman, Yusuf Lubis, lagi-lagi dibuat jengkel oleh sebagian pegawai di Sekretariat Daerah (Setda) setempat, khususnya pada bagian umum. Kegusarannya disebabkan puluhan pegawai tidak hadir a.
  • Selasa,13 Juni 2017 - 19:40:37 WIB

    Melirik Nagari Singgalang, Bupati Tanah Datar: Tularkan Keberhasilan Pariangan

    Melirik Nagari Singgalang, Bupati Tanah Datar: Tularkan Keberhasilan Pariangan TANAH DATAR, HARIANHALUAN.COM--Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmizi bidik pontensi wisata alam di Nagari Singgalang Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Selasa, (13/6). Hal demikian bermula saat bupati menyambangi Naga.
  • Sabtu,10 Juni 2017 - 14:20:01 WIB

    Bupati Agam Minta Warga Suksekan Pilwana

    AGAM, HALUAN -- Bupati Agam, Indra Catri, Dt Malako Nan Putiah meminta masyarakat di nagari untuk menjaga persatuan dan kesatuan, kenyamanan di kampung, serta jangan ada fitnah dan saling menjelekan antar sesama, menjelang ma.
  • Kamis,01 Juni 2017 - 16:12:47 WIB

    Belasan Dokter Muda di Dharmasraya Bertemu Bupati

    Belasan Dokter Muda di Dharmasraya Bertemu Bupati DHARMASRAYA, HALUAN - Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr.Ramahdian menerima sedikitnya 14 orang Dokter Interenshif yang diperbentukan untuk pelayanan kesehatan di Puskesmas dan.
  • Rabu,31 Mei 2017 - 13:13:50 WIB
    BPN SUMBAR

    Peruntukan Tanah Negara di Tarok Diserahkan ke Bupati

    Peruntukan Tanah Negara di Tarok Diserahkan ke Bupati PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM-- Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan (BPN) Sumatera Barat, Musriadi mengungkapkan, tanah perkebunan yang dinyatakan menjadi tanah yang dikuasai langsung oleh negara pada diktum pertama ke.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM