Pendulang Emas Hanyut di Sungai Kuantan


Rabu,07 Juni 2017 - 09:24:17 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Pendulang Emas Hanyut di Sungai Kuantan ilustrasi

SIJUNJUNG, HALUAN — Bak kata pepatah untung tak dapat diraih, malang tak dapat dielak. Begitu pulalah kejadian yang menimpa Syamsimar (50), warga Kenagarian Silokek Kecamatan Sijunjung yang diduga hanyut terbawa arus saat menyeberangi Sungai Batang Kuantan.

Saat itu, Syamsimar menggunakan sampan (perahu kecil), yang biasa digunakan bersama temannya. Perahu itu terbalik dan terbawa arus sungai yang deras, di Kenagarian Silokek Kecamatan Sijunjung.

Dari informasi yang diperoleh, kejadian bermula saat korban bersama dua rekan seprofesinya hendak mencoba peruntungan dengan mendulang emas secara manual di sungai tersebut.

Pada Selasa (6/6) sekitar pukul 08.00 wib itu, mereka menyeberangi sungai Batang Kuantan menggunakan sampan yang biasa mereka gunakan bersama satu orang operator sampan.

Awalnya, sampan yang mereka gunakan berjalan biasa saja, namun diduga karena derasnya arus sungai, sampan yang mereka tumpangi tiba-tiba oleng dan tidak bisa dikendalikan. Sampan tersebut terbalik dan empat orang yang berada di atasnya tercebur ke dalam sungai.

Keempat penumpang yang terbawa arus sungai berteriak minta tolong. Warga yang mengetahui kejadian tersebut pun berlarian untuk melakukan pertolongan. Dua penumpang dan satu operator sampan berhasil diselamatkan warga.

Namun nahas, Syamsiar terseret derasnya arus sungai sehingga tidak terselamatkan oleh warga. Akhirnya warga melalui wali nagari melaporkan kejadian tersebut ke Badan Penangguangan Bencana Daerah (BPBD) Sijunjung.

Kepala BPBD Sijunjung Hardiwan SP mengatakan bahwa setelah pihaknya mendapatkan laporan dari Wali Nagari Silokek langsung menerjunkan personelnya beserta satu unit perahu karet untuk melakukan pencarian terhadap korban. Personel BPBD menyisiri aliaran Sungai Batang Kuantan bersama dengan warga sekitar.

“Kita menurunkan satu unit perahu karet beserta personel TRC (Tim Reaksi Cepat) BPBD Sijunjung ke lokasi kejadian dan melakukan pencarian di sepanjang aliran Sungai Batang Kuantan dibantu warga sekitar,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (6/6).

Hardiwan menambahkan pencarian terhadap korban dilakukan sampai Selasa sore dan tidak membuahkan hasil. Pencarian dihentikan sementara waktu dan akan dilanjut esoknya (hari ini, red).

“Pencarian kita lakukan sampai sore hari dan korban belum berhasil ditemukan, pencarian akan dilanjutkan esok hari (hari ini, red) dengan menyisiri aliran Sungai Batang Kuantan serta mendirikan posko BPBD di tepi aliran Sungai Batang Kuantan. Mudah-mudahan korban dengan cepat bisa kita temukan,” ujarnya. (h/ogi)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM