UNP, Berbahasa Indonesialah!


Selasa,06 Juni 2017 - 11:19:49 WIB
Reporter : Tim Redaksi
UNP, Berbahasa  Indonesialah! Rektorat UNP

Oleh Darman Moenir

Sastrawan

 

KEPALA Balai Bahasa Sumatra Barat, Agus Sri Danardana, menyayangkan penamaan gedung baru rektorat Universitas Negeri Padang (UNP) menggunakan bahasa Inggris: Rectorate And Research Center. Ya, mengapa gedung itu tidak diberi nama Rektorat dan Pusat Riset atau Rektorat dan Pusat Penelitian?

 

Pertanyaan berikut adalah, apakah And dalam Rectorate And Research Center dieja dengan huruf besar? Tidakkah nama itu menjadi Rectorate and Research Center, and dengan a kecil? Lalu, center atau centre? Dalam bahasa Indonesia kedua kata berarti pusat. Akan tetapi, center dan centre beda. Menurut Webster’s New Universal Undbridge Dictiorary (2129 halaman, lebih tebal daripada bantal) centre adalah chiefly British spelling (ejaan gampang bahasa Inggris Inggris), dan contoh untuk kalimat Inggris Amerika adalah Broadway is the theatrical centre (Broadway adalah pusat teater). UNP berkiblat ke mana?

 

Pakar bahasa, termasuk bahasa Inggris (ada beberapa di UNP), tentu mafhum beda sekaligus rasa bahasa, bukan? Seperti diberitakan Haluan, Jumat, 2 Juni lalu, secara santun Danardana menyatakan, tidak baik perguruan tinggi di Indonesia menggunakan bahasa Inggris untuk menamai gedung.

 

“Kenapa lembaga pendidikan, yang mestinya menjadi contoh, justru melihatkan sikap tidak positif terhadap bahasa Indonesia. Sikap seperti itu jelas melemahkan rasa bangga masyarakat terhadap bahasa, bangsa, dan negara Indonesia,” ujar Danar.

 

Menurut Danar, dengan menamai gedung memakai bahasa Inggris, UNP melihatkan sikap bertentangan dengan Undang-undang No. 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.

 

Danar menyarankan UNP mengganti nama gedung itu dengan bahasa Indonesia. Kalau UNP ingin juga gedung itu bernama Inggris, utamakan bahasa Indonesia. Buat pelang dalam dua bahasa. Ukuran huruf bahasa Indonesia harus lebih besar daripada bahasa Inggris.

           

Saya amat sangat setuju dengan kritik, saran dan pendapat Danar.

***

 

AKAN tetapi Rektor UNP, Ganefri, mengatakan, penamaan gedung itu menggunakan bahasa Inggris sesuai dengan proposal yang diajukan kepada Islamic Development Bank sebagai pendana pembangunan. Kontraktor yang melaksanakan pembagunan membuat nama gedung sesuai dengan perencanaan. Saya menggaris-bawahi kata perencanaan.

 

“Ada 11 gedung baru di UNP yang dibangun dengan dana Islamic Development Bank. Jadi, kontraktor membuatnya sesuai dengan perencanaan berdasarkan proposal yang disetujui bank itu,” tutur Ganefri.

 

Namun, masya Allah, menurut Ganefri tidak ada persoalan pemakaian bahasa Inggris pada penamaan gedung itu karena bahasa Inggris sudah banyak menjadi bahasa Indonesia. Tidak ada persoalan?! Lagi pula, katanya, nama gedung bisa saja diubah dengan menggunakan bahasa Indonesia.

 


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM