Rektor Bakal Dipilih Presiden

Jokowi Berupaya Kembalikan Kampus Seperti Orde Baru


Senin,05 Juni 2017 - 15:37:56 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Jokowi Berupaya Kembalikan Kampus Seperti Orde Baru Rektorat UI

JAKARTA, HALUAN -- Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Andre Rosiade menyayangkan sikap pemerintah yang menarik dunia kampus dalam pusaran politik Istana. Pemilihan rektor perguruan tinggi, sesuai rencana akan ditentukan oleh Presiden Joko Widodo, sebagaimana disampaikan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. 

"Kenapa harus ditarik ke Presiden dalam pemilihan rektor perguruan tinggi? Biar saja dibawah kewenangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, yang penting prosesnya transparan," tegas Andre saat dihubungi wartawan, Senin (5/6). 

Menurutnya, beban Presiden saat ini sudah sangat berat. Dari permasalahan ekonomi hingga pelaksanaan program pembangunan infrastruktur. Belum lagi penanganan kekisruhan politik belakangan yang membutuhkan banyak energi. 

Dari kasus makar terhadap pemerintahan dengan menangkap sejumlah aktifis dan tokoh kritis oleh polisi, ekses kekalahan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pilkada DKI Jakarta di daerah hingga penangkapan sejumlah ulama dan kasus Imam Besar FPI Habib Rizieq. 

"Situasi politik tanah air ini kan masih belum reda, jangan ditambahi lagi beban politik Presiden dengan kekisruhan baru soal pemilihan rektor," kata Andre.

Sebagai mantan Presiden Senat Mahasiswa Universitas Trisakti, Andre melihat rencana penentuan rektor oleh Presiden sebagai indikasi upaya pembungkaman dunia kampus. Salah satunya indikasi membungkam gerakan mahasiswa yang selama berdiri sebagai agen perubahan di masyarakat. 

Penentuan rektor oleh Presiden juga dinilainya sama dengan mengembalikan pengelolaan dunia kampus kembali seperti era Orde Baru. Dimana pengekangan kampus saat itu melalui Normalisasi Kehidupan Kampus dan Badan Koordinasi Kemahasiswaa (NKK/BKK). 

"Kerangka yang disampaikan karena khawatir pemilihan rektor diikuti isu radikalisme, terorisme, tapi publik tetap melihatnya ini sebagai bagian dari pembungkaman dunia kampus," tegas Andre.  

"Jangan sampai NKK BKK hidup kembali, tolong jangan cara-cara Orba dihidupkan lagi, saya berharap Presiden bijak melihat persoalan ini. Lebih baik tetap di Kemenristek Dikti, tapi lebih transparan dan bertanggungjawab, daripada ditarik ke Presiden," ucapnya.  

Seperti diketahui, Pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan hasil komunikasi Mensesneg dengan Presiden dan Menristek Dikti mengenai penentuan akhir rektor berada di tangan Presiden, Kamis (1/6).

Berlaku demikian karena pemerintah khawatir munculnya ideologi selain Pancasila menyusup ke dunia kampus. Tjahjo lantas mengungkap bagaimana ada dekan yang menganut paham Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) dan terbongkar saat akan dilantik sebagai pimpinan perguruan tinggi. 

Belakangan atau beberapa saat setelah ramai ditanggapi publik, Tjahjo menyatakan bahwa tidak rektor dipilih Presiden melainkan dikonsultasikan terlebih dulu ke Presiden. Konsultasi dilakukan karena posisi rektor dipandang strategis dan berpengaruh terhadap proses pembelajaran mahasiswa. 

"Hasilnya dilaporkan kepada Bapak Presiden, sehingga Bapak Presiden tahu siapa rektor perguruan tinggi karena dipilih senat perguruan tinggi dan usul pemerintah lewat Menristekdikti," katanya. (h/mat)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa,06 September 2016 - 03:04:23 WIB

    Kursi PKPI Bakal Hilang di Kabinet Jokowi

    Kursi PKPI Bakal Hilang di Kabinet Jokowi JAKARTA, HA­LU­AN — Komisaris Jen­deral Budi Gu­na­wan (BG), akan segera meng­gan­tikan Letnan Jen­deral (Purn) Suti­yoso sebagai Kepala Badan Intelijen Ne­gara (BIN). Per­gan­tian itu diprediksi berjalan mulus,.
  • Selasa,02 Agustus 2016 - 03:12:50 WIB

    Golkar Mulai Kampanyekan Jokowi Capres 2019

    Golkar Mulai Kampanyekan Jokowi Capres 2019 JAKARTA, HALUAN — Po­litikus Partai Golkar Mis­bakhun mulai me­nyo­siali­sasikan sosok Joko Wi­­dodo sebagai calon presi­den pada Pemilu 2019. Seca­ra resmi Partai Golkar men­de­kla­ra­sikan bakal dukung Jo­ko.
  • Jumat,20 November 2015 - 20:44:45 WIB

    Jokowi Hadiri KTT ASEAN di Malaysia

    JAKARTA, HALUAN — Presiden Joko Widodo (Jokowi), Jumat (20/11) sore bertolak ke Kuala Lumpur, Malaysia untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN 21-22 November 2015.

    Presiden Jokowi .

  • Kamis,05 November 2015 - 20:32:19 WIB

    Jokowi Harus Berani Keluar dari Tekanan

    RESHUFFLE KABINET JILID II

    JAKARTA,  HALUAN — Dalam melakukan reshuffle kabinet jilid II, Presiden Jokowi harus benar-benar berani ke­luar dari tekanan partai politik .

  • Kamis,29 Oktober 2015 - 18:15:22 WIB

    Jokowi Bagikan Santunan Korban Asap

    KORBAN MENINGGAL TERIMA RP15 JUTA

    PALEMBANG, HALUAN — Presiden Joko Widodo me­ngu­n­jungi dan berdialog dengan masyarakat selama kun­jungan­nya di kabupaten Ogan Ko­mering.

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM