Harga Cabai Anjlok, Petani Solok Gigit Jari


Kamis,01 Juni 2017 - 15:31:54 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Harga Cabai Anjlok, Petani Solok Gigit Jari Ilustrasi. Haluan

SOLOK, HARIANHALUAN.COM – Petani cabai di Solok gigit jari lantaran harga cabai pada tingkat pedagang pengumpul sangat anjlok sekali, 1 kg cabai hanya dihargai Rp 13.000 sampai 15.000. Anjloknya cabai pada level sangat rendah itu membuat petani terpukul.

 

Sangat jarang harga cabai turun pada level Rp 13.000/kg dan baru di bulan Ramadan tahun ini harga cabai sangat jatuh sekali, jika harga cabai tidak membaik sudah jelas petani merugi karena selisih harga antara penjualan dengan biaya produksi jauh berbeda. Biasanya kalau harga turun itu paling berkisar Rp 25.000 sampai Rp 30.000/kg, tutur seorang petani cabai Wandri yang ditemui Haluan di pasar Solok, Kamis (1/5).

 

Wandri yang melakukan budidaya cabai seluas 0,5 hektar merasa terpukul anjloknya harga cabai, fasalnya dalam analisa usaha yang dilakukan jelas akan merugi, biaya produksi mulai dari pengolahan tanah, pemeliharaan dan kegiatan lainnya membutuhkan biaya besar apalagi untuk pembelian insektisida cukup mahal. 1 kaleng insektisida saja Rp 75.000, belum lagi fungisida.

 

Jatuhnya harga cabai ditingkat pedagang pengumpul selain permintaan yang kurang juga terjadi panen raya pada sentra-sentra produksi cabai, di Solok sentra produksi cabai umumnya dari Kecamatan Kubung, Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, Kecamatan X Koto Diatas dan Kecamatan Lubuk Sikarah Kota Solok.

 

Beberapa kecamatan diatas, penjualannya ke pasar Solok yang dikenal pasar sayur di samping terminal Bareh Solok, setiap Selasa dan Jumat pagi, petani cabai sudah berdatangan memasarkan cabainya pada pedagang pengumpul. Lantaran banyaknya pasokan ke pasaran apalagi bulan Ramadhan tingkat konsumsi cabai berkurang membuat harga cabai anjlok.

 


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin,21 Agustus 2017 - 01:48:17 WIB

    Harga Emas Merangkak Naik Lagi

    Harga Emas Merangkak Naik Lagi PADANG, HALUAN - Dalam dua pekan terakhir, harga emas terus merangkak naik. Pantauan Haluan, Sabtu (19/8) harga emas murni (99,9 persen) di Toko Emas Murni Pasar Raya Padang, berada pada kisaran harga Rp1.380.000 per mas, nai.
  • Kamis,10 Agustus 2017 - 08:44:42 WIB

    Ribuan Petani Agam dan Pasaman Menjerit, Harga Sawit Sumbar Dimainkan?

    Ribuan Petani Agam dan Pasaman Menjerit, Harga Sawit Sumbar Dimainkan? PADANG, HARIANHALUAN.COM—Ombudsman Sumatera Barat (Sumbar) akan memanggil dan memeriksa Kepala Dinas (Kadis) Tanaman dan Holtikultura dan Perkebunan Sumbar, Candra, sehubungan dengan belum ditetapkannya harga Tandan Buah Se.
  • Rabu,26 Juli 2017 - 11:01:39 WIB

    Harga Gambir di Pessel Anjlok

    Harga Gambir di Pessel Anjlok PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Petani Gambir di Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), kembali mengeluh akibat tidak stabilnya harga komoditas tersebut sejak  beberapa bulan terakhir..
  • Selasa,25 Juli 2017 - 16:26:53 WIB

    Langka, Harga Garam di Sawahlunto Merangkak Naik 

    Langka, Harga Garam di Sawahlunto Merangkak Naik  SAWAHLUNTO,HARIANHALUAN.COM--Kelangkaan garam yang terjadi disejumlah daerah, juga merambah ke Kota Sawahlunto. .
  • Rabu,19 Juli 2017 - 17:01:36 WIB

    Harga Emas Kembali Naik

    Harga Emas Kembali Naik PADANG, HARIANHALUAN.COM - Memasuki pekan ketiga Juli 2017, harga emas kembali merangkak naik. Pantauan Haluan, Selasa (18/7) di Toko Emas Murni Pasar Raya Padang, harga emas murni 99,9 persen saat ini berada pada kisaran har.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: harianhaluan@yahoo.co.id
APP HARIANHALUAN.COM